Ahad, 30 April 2017

AL FATIHAH ..MANUSIA MENJAWAB..

..HambaKu menyanjung-nyanjungKu
Allah menyatakan ''Akulah yang mengasihi kamu dan menyayangi kamu''
Dengan sifat inilah yang manusia itu diberi segala kenikmatan serta apa yang terkandung dimuka bumi ini.. Allah itu sedikitpun tidak bersikap zalim pada manusia walaupun manusia itu engkar ataupun tidak beriman kepadaNYA. Allah Swt tetap memberi rezeki dan udara walaupun manusia..


Surat Al-Fatihah yang merupakan surat pertama dalam Al Qur’an dan terdiri dari 7 ayat adalah masuk kelompok surat Makkiyyah, yakni surat yang diturunkan saat Nabi Muhammad di kota Mekah. Dinamakan Al-Fatihah, lantaran letaknya berada pada urutan pertama dari 114 surat dalam Al Qur’an. Para ulama bersepakat bahwa surat yang diturunkan lengkap ini merupakan intisari dari seluruh kandungan Al Qur’an yang kemudian dirinci oleh surat-surat sesudahnya. Surat Al-Fatihah adalah surat Makkiyyah, yaitu surat yang diturunkan di Mekkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Surat ini berada di urutan pertama dari surat-surat dalam Al-Qur’an dan terdiri dari tujuh ayat. Tema-tema besar Al Qur’an seperti masalah tauhid, keimanan, janji dan kabar gembira bagi orang beriman, ancaman dan peringatan bagi orang-orang kafir serta pelaku kejahatan, tentang ibadah, kisah orang-orang yang beruntung karena taat kepada Allah dan sengsara karena mengingkariNya, semua itu tercermin dalam intipati surat Al Fatihah.

Allah berfirman dalam hadis Qudsi;
"Wahai Bani Adam !!....
Aku telah menurunkan kepadamu tujuh ayat (7)..
Tiga di antaranya untukKu...
Tiga lagi untukmu...
Satu untuk kita bersama...
Adapun yang tiga (3) untukKu ialah;
الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.. الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ.. مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
Yang satu (1) untuk kita bersama ialah;
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
Dari pihakmu melakukan ibadah, sementara dari pihakKu memberikan pertolongan.
Adapun yang khusus untukmu (3) ialah;
..اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ.. صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ ..غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ
(HQR Thabaraan)

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيم


ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِين
"Pujian bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam"
  Allah Taa’la menjawab: Hambaku memujiKu..
Allah menjadikan manusia dan jin untuk memujinya.. maka itu haram bagi kita memuji diri sendiri dan merasa sombong atas apa yang Allah kurniakan pada kita.Maka jawapan manusia itu '' Ya Allah aku adalah hambaMU yang sering mengharap belas ihsan dariMU

ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيم
"Yang Maha Pengasih, lagi Maha Menyayangi"

Allah Taa’la menjawab: HambaKu menyanjung-nyanjungKu
Allah menyatakan ''Akulah yang mengasihi kamu dan menyayangi kamu''
Dengan sifat inilah yang manusia itu diberi segala kenikmatan serta apa yang terkandung dimuka bumi ini.. Allah itu sedikitpun tidak bersikap zalim pada manusia walaupun manusia itu engkar ataupun tidak beriman kepadaNYA. Allah Swt tetap memberi rezeki dan udara walaupun manusia itu tidak mentaatiNYA.

Maka jawapan pada manusia itu ialah.. '' ya Allah aku bersyukur diatas segala nikmat yang telah Engkau berikan keatas hambamu dimuka bumi ini.

مَـٰلِكِ يَوْمِ ٱلدِّين
"Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat)"
HambaKu mengagung-agungkanKu
Allah menyatakan bahawa DIA yang akan menentukan diakhirat kelak samaada kita digolongkan rugi atau beruntung, berdasarkan segala perlakuan kita didunia.


إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
"Engkaulah sahaja (Ya Allah) Yang Kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan"
Ini adalah antara Aku dengan hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta.

Disinilah bermulanya manusia itu diberikan peluang untuk bermunajat dan memohon kepadaNYA.
Maka ALLAH pula yang menjawab.. '' ya hambaKU.. pertolongan apakah yang kamu mahukan dariKU''

ٱهْدِنَا ٱلصِّرَ ٰط ٱلْمُسْتَقِيمَ
 "Tunjukilah kami jalan yang lurus"
Maka manusia yang taat serta tunduk kepada perintahNYA akan berkata '' Ya Allah.. tunjuklah kami jalan yang kau redhai yang mana mengikut AlQuran serta hadis dan sunnah Rasulullah SAW.'' janganal kau dorongkan kami mengikut jalan hawa nafsu serta jalan syaitan.''“Berilah kami petunjuk pada jalan yang lurus, bimbinglah kami menujunya, dan perlihatkan kepada kami jalan petunjuk yang membuat kami sampai padaMu.”
Makna ayat ini secara keseluruhan: “Ya Allah, tetapkanlah kami atas keimanan, beri kami taufiq untuk melakukan amal-amal soleh, dan jadikan kami orang-orang yang berjalan di jalan Islam hingga sampai ke syurga yang penuh kenikmatan.”
Maka Allah
 menjawab '' Ya hambaKU jalan bagaimana yang kamu inginkan DARIKU''

صِرَ ٰطَ ٱلَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ ٱلْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ ٱلضَّاۤلِّينَ
"Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang dimurkai ke atas mereka, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat"


Dan Manusia itu akan meminta agar ''dikurniakan'' jalan ke syurga dan jalan yang diredhai Allah Swt. Manusia itu meminta agar dijauhkan atau dipalingkan dari jalan orang yang dimurkai Allah dan jalan orang yang dalam kesesatan. 
Maka Allah akan berkata Wahai hambaku.. maka injialah jalan yang kamu mahukan.. maka akan beruntunglah kehidupan kamu..
Ini adalah untuk hambaKu dan bagi hambaKu apa yang dia minta. (HR. Muslim dan An-Nasai)

آمين
Aamiin..
Sabda Rasulullah SAW yang:
Apabila selesai membaca ayat akhir al-Fatihah, maka sebutlah Aamin nescaya diterima Allah SWT bagimu.
(Riwayat Muslim)
~Wallahu'alam
~Jaksa Kotaraja



Tiada ulasan:

Catat Ulasan