Isnin, 25 Mac 2013

BURUNG HUD-HUD,PUTERI SABA/BALKIS/LEDANG DAN NABI SULAIMAN

                                                gambar hiasan
 ..ia dibawa masuk ke dalam sebuah ruangan yang sengaja dibangun untuk penerimaannya. Lantai dan dinding-dindingnya terbuat dari kaca putih. Balqis segera menyingkapkan pakaiannya ke atas betisnya ketika berada dalam ruangan itu, mengira bahawa ia berada di atas sebuah kolam air yang dapat membasahi tubuh dan pakaiannya..

Saba dan Ratunya bernama Balqis. Kisah tentang negeri Saba dan penduduknya terdapat di dalam al-Quran, iaitu surah Saba ayat 15-21. Surah Saba diturunkan di Mekah, mengandungi 54 ayat. Dinamakan surah Saba (perihal penduduk Saba), kerana kisah mereka ada disebutkan pada ayat-ayat 15 hingga 21. Pada awal surah ini, Allah menegaskan bahawa segala puji bagi-Nya kerana Dialah yang menciptakan dan menguasai seluruh alam, dan Dialah yang maha melimpah nikmat-Nya dan rahmat-Nya kepada sekalian makhluk-Nya di alam kehidupan ini, dan yang maha melimpah nikmat-Nya dan rahmat-Nya kepada orang-orang beriman pada hari akhirat.

Ternyata bahawa burung hud-hud yang dipanggilnya itu tidak berada diantara kawasan burung yang selalu berada di tempat untuk melakukan tugas dan perintah Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman marah dan mengancam akan mengajar burung Hud-hud yang tidak hadir itu bila ia datang tanpa alasan yang nyata.

Berkata burung Hud-hud yang hinggap didepan Sulaiman sambil menundukkan kepala ketakutan: “Aku telah melakukan penerbangan pengintaian dan menemukan sesuatu yang sangat penting untuk diketahui oleh paduka Tuan. Aku telah menemukan sebuah kerajaan yang besar dan mewah di negeri Saba yang dikuasai dan diperintah oleh seorang ratu. Aku melihat seorang ratu itu duduk di atas sebuah tahta yang megah bertaburkan permata yang berkilauan. Aku melihat ratu dan rakyatnya tidak mengenal Tuhan Pencipta alam semesta yang telah mengurniakan mereka kenikmatan dan kebahagian hidup. Mereka tidak menyembah dan sujud kepada-Nya, tetapi kepada matahari. Mereka bersujud kepadanya dikala terbit dan terbenam. Mereka telah disesatkan oleh syaitan dari jalan yang lurus dan benar.”

Berkata Sulaiman kepada Hud-hud: “Baiklah, kali ini aku ampuni dosamu karena berita yang engkau bawakan ini yang aku anggap penting untuk diperhatikan dan untuk mengesahkan kebenaran beritamu itu, bawalah suratku ini ke Saba dan lemparkanlah ke dalam istana ratu yang engkau maksudkan itu, kemudian kembalilah secepat-cepatnya, sambil kami menanti perkembangan selanjutnya bagaimana jawaban ratu Saba atas suratku ini.”

Hud-hud terbang kembali menuju Saba dan setibanya di atas istana kerajaan Saba dilemparkanlah surat Nabi Sulaiman tepat di depan ratu Balqis yang sedang duduk dengan megah di atas tahtanya. Ia terkejut melihat sepucuk surat jatuh dari udara tepat di depan wajahnya. Ia lalu mengangkat kepalanya melihat ke atas, ingin mengetahui dari manakah surat itu datang dan siapakah yang secara kurang hormat melemparkannya tepat di depannya. Kemudian diambillah surat itu oleh ratu, dibuka dan baca isinya yang berbunyi: “Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang, surat ini adalah dariku, Sulaiman. Janganlah kamu bersikap sombong terhadapku dan menganggap dirimu lebih tinggi daripadaku. Datanglah sekalian kepadaku berserah diri.”

Setelah dibacanya berulang kali surat Nabi Sulaiman Ratu Balqis memanggil para pembesarnya dan para penasihat kerajaan berkumpul untuk memusyawarahkan tindakan apa yang harus diambil sehubungan dengan surat Nabi Sulaiman yang diterimanya itu.

Berkatlah para pembesar itu ketika diminta petimbangannya: “Wahai paduka tuan ratu, kami adalah putera-putera yang dibesarkan dan dididik untuk berperang dan bertempur dan bukan untuk menjadi ahli pemikir atau perancang yang patut memberi partimbangan atau nasihat kepadamu. Kami menyerahkan kepadamu untuk mengambil keputusan yang akan membawa kebaikan bagi kerajaan dan kami akan tunduk dan melaksanakan segala perintah dan keputusanmu tanpa ragu. Kami tidak akan gentar menghadapi segala ancaman dari mana pun datangnya demi menjaga keselamatanmu dam keselamatan kerajaanmu.”

Ratu Balqis menjawab: “Aku memperoleh kesan dari uraianmu bahwa kamu mengutamakan cara kekerasan dan kalau perlu kamu tidak akan gentar masuk medan perang melawan musuh yang akan menyerbu. Aku sangat berterima kasih atas kesetiaanmu kepada kerajaan dan kesediaanmu menyabung nyawa untuk menjaga keselamatanku dan keselamatan kerajaanku. Akan tetapi aku tidak sependirian dengan kamu sekalian. Menurut partimbanganku, lebih bijaksana bila kami menempuh jalan damai dan menghindari cara kekerasan dan peperangan. Sebab bila kami menentang secara kekerasan dan sampai terjadi perang dan musuh kami berhasil menyerbu masuk kota-kota kami, maka niscaya akan berakibat kerusakan dan kehancuran yang sangat menyedihkan. Mereka akan menghancur binasakan segala bangunan, memperhambakan rakyat dan merampas segala harta milik dan peninggalan nenek moyang kami. Hal yang demikian itu adalah merupakan akibat yang wajar dari tiap peperangan yang dialami oleh sejarah manusia dari masa ke semasa. Maka menghadapi surat Sulaiman yang mengandung ancaman itu, aku akan coba melunakkan hatinya dengan mengirimkan sebuah hadiah kerajaan yang akan terdiri dari barang-barang yang berharga dan bermutu tinggi yang dapat mempesonakan hatinya dan menyilaukan matanya dan aku akan melihat bagaimana ia memberi tanggapan dan reaksi terhadap hadiahku itu dan bagaimana ia menerima utusanku di istananya.”

Selagi Ratu Balgis siap-siap mengatur hadiah kerajaan yang akan dikirim kepada Sulaiman dan memilih orang-orang yang akan menjadi utusan kerajaan membawa hadiah, tibalah hinggap di depan Nabi Sulaiman burung pengintai Hud-hud memberitakan kepadanya rancangan Balqis untuk mengirim utusan membawa hadiah baginya sebagai jawaban atas surat beliau kepadanya. Setelah mendengar berita yang dibawa oleh Hud-hud itu, Nabi Sulaiman mengatur rencana penerimaan utusan Ratu Balqis dan memerintahkan kepada pasukan Jinnya agar menyediakan dan membangunkan sebuah bangunan yang megah yang tiada taranya yang akan menyilaukan mata utusan Balqis bila mereka tiba.

Tatkala utusan Ratu Balqis datang, diterimalah mereka dengan ramah tamah oleh Sulaiman dan setelah mendengar uraian mereka tentang maksud dan tujuan kedatangan mereka dengan hadiah kerajaan yang dibawanya, berkatalah Nabi Sulaiman: “Kembalilah kamu dengan hadiah-hadiah ini kepada ratumu. Katakanlah kepadanya bahawa Allah telah memberiku rezeki dan kekayaan yang melimpah ruah dan mengaruniaiku dengan karunia dan nikmat yang tidak diberikannya kepada seseorang dari makhluk-Nya. Di samping itu aku telah diutuskan sebagai nabi dan rasul-Nya dan dianugerahi kerajaan yang luas yang kekuasaanku tidak saja berlaku atas manusia tetapi mencakup juga jenis makhluk Jin dan binatang-binatang. Maka bagaimana aku akan dapat dibujuk dengan harta benda dan hadiah serupa ini? Aku tidak dapat dilalaikan dari kewajiban dakwah kenabianku oleh harta benda dan emas walaupun sepenuh bumi ini. Kamu telah disilaukan oleh benda dan kemegahan duniawi, sehingga kamu memandang besar hadiah yang kamu bawakan ini dan mengira bahawa akan tersilaulah mata kami dengan hadiah Ratumu. Pulanglah kamu kembali dan sampaikanlah kepadanya bahawa kami akan mengirimkan bala tentera yang sangat kuat yang tidak akan terkalahkan ke negeri Saba dan akan mengeluarkan ratumu dan pengikut-pengikutnya dari negerinya sebagai- orang-orang yang hina-dina yang kehilangan kerajaan dan kebesarannya, jika ia tidak segera memenuhi tuntutanku dan datang berserah diri kepadaku.”

Utusan Balqis kembali melaporkan kepada Ratunya apa yang mereka alami dan apa yang telah diucapkan oleh Nabi Sulaiman. Balqis berfikir, jalan yang terbaik untuk menyelamatkan diri dan kerajaannya ialah menyerah saja kepada tuntutan Sulaiman dan datang menghadap dia di istananya. Nabi Sulaiman berhasrat akan menunjukkan kepada Ratu Balqis bahawa ia memiliki kekuasaan ghaib di samping kekuasaan lahirnya dan bahwa apa yang dia telah ancamkan melalui rombongan utusan bukanlah ancaman yang kosong. Maka bertanyalah beliau kepada pasukan Jinnya, siapakah diantara mereka yang sanggup mendatangkan tahta Ratu Balqis sebelum orangnya datang berserah diri.

Berkata Ifrit, seorang Jin yang tercerdik: “Aku sanggup membawa tahta itu dari istana Ratu Balqis sebelum engkau sempat berdiri dari tempat dudukimu. Aku adalah pesuruhmu yang kuat dan dapat dipercayai.” Seorang lain yang mempunyai ilmu dan hikmah nyeletuk berkata: “Aku akan membawa tahta itu ke sini sebelum engkau sempat memejamkan matamu.(
seorang menteri manusia bernama Asif bin Burkhya (seorang abadi dan soleh) yang pula sanggup mendatanglan Istana Ratu Saba’ itu sebelum Mata Nabi Sulaiman as sempat berkelip pun dengan karamah kurnian Allah swt (disinilah disebutkan dalil bahawa Karamah Wali Allah boleh mengatasi Sakti milik Jin). Ada beberapa versi akan cerita ini, ada yang mengatakan orang soleh itu adalah Nabi Allah Khaidir as dan ada juga yang mengatakan mungkin juga Nabi Sulaiman as sendiri. Maka Istana Kerajaan Saba’ pun dipindahkan bersebelahan Istana Nabi Sulaiman. Kemudiannya ia telah dicantikkan lagi oleh semua balatentera Nabi). 
Ketika Nabi Sulaiman melihat tahta Balqis sudah berada didepannya, berkatalah ia: “Ini adalah salah satu kurniaan Tuhan kepadaku untuk mencuba apakah aku bersyukur atas kurniaNya itu atau mengingkariNya, kerana barang siapa bersyukur maka itu adalah semata-mata untuk kebaikan dirinya sendiri dan barangsiapa mengingkari nikmat dan kurniaan Allah, ia akan rugi di dunia dan di akhirat dan sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Mulia.”

Menyonsong kedatangan Ratu Balqis, Nabi Sulaiman memerintahkan orang-orangnya agar mengubah sedikit bentuk dan warna tahta Ratu itu yang sudah berada di depannya kemudian setelah Ratu itu tiba berserta pengiring-pengiringnya, bertanyalah Nabi Sulaiman seraya menundingkan jari kepada tahtanya: “Serupa inikah tahtamu?” Balqis menjawab: “Seakan-akan ini adalah tahtaku sendiri,” seraya bertanya-tanya dalam hatinya, bagaimana mungkin bahawa tahtanya berada di sini padahal ia yakin bahawa tahta itu berada di istana tatkala ia bertolak meninggalkan Saba.

Selagi Balgis berada dalam keadaan kacau fikiran, keheranan melihat tahta kerajaannya sudah berpindah ke istana Sulaiman, ia dibawa masuk ke dalam sebuah ruangan yang sengaja dibangun untuk penerimaannya. Lantai dan dinding-dindingnya terbuat dari kaca putih. Balqis segera menyingkapkan pakaiannya ke atas betisnya ketika berada dalam ruangan itu, mengira bahawa ia berada di atas sebuah kolam air yang dapat membasahi tubuh dan pakaiannya.

Berkata Nabi Sulaiman kepadanya: “Engkau tidak usah menyingkap pakaianmu. Engkau tidak berada di atas kolam air. Apa yang engkau lihat itu adalah kaca-kaca putih yang menjadi lantai dan dinding ruangan ini.”

“Oh,Tuhanku,” Balqis berkata menyedari kelemahan dirinya terhadap kebesaran dan kekuasaan Tuhan yang dipertunjukkan oleh Nabi Sulaiman, “aku telah lama tersesat berpaling daripada-Mu, melalaikan nikmat dan karunia-Mu, merugikan dan menzalimi diriku sendiri sehingga terjatuh dari cahaya dan rahmat-Mu. Ampunilah aku. Aku berserah diri kepada Sulaiman Nabi-Mu dengan ikhlas dan keyakinan penuh. Kasihanilah diriku wahai Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”
Kemudian ia berkata seperti yang diungkapkan di dalam Quran, firman Allah SWT surah An Naml ayat 44 bermaksud: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah Tuhan semesta alam.” Setelah itu Ratu Balqis pun berkahwin dengan Nabi Sulaiman as. Peristiwa pernikahan Nabi Sulaiman dengan Ratu Balqis ini terjadi pada hari Jumaat.

Demikianlah kisah Nabi Sulaiman dan Balqis Ratu Saba. Dan menurut sementara ahli tafsir dan ahli sejarah nabi-nabi, bahawa Nabi Sulaiman pada akhirnya berkhawin dengan Balqis dan dari perkawinannya itu lahirlah seorang putera. Menurut pengakuan maharaja Ethiopia Abessinia, mereka adalah keturunan Nabi Sulaiman dari putera hasil perkawinannya dengan Balqis itu. ~Wallahu'alam

~jaksa kotaraja

Ahad, 24 Mac 2013

PUTERI SABA/BALKIS/LEDANG


..Balqis termasuk seorang Ratu yang bijaksana, suka berunding dan berdamai. Negeri Saba yang dipimpinnya disebut di dalam al-Quran sebagai negeri yang baik dengan Tuhan Yang Maha Pengampun (Surah Saba: 15), kerana Allah s.w.t telah mengurniai tanah Saba dengan lading-ladang yang amat subur..

Kerajaan Saba’ dan Maharaninya bernama Ratu Balqis. Ratu Balqis berketurunan manusia dan jin. Ayahnya seorang Raja bernama Shurahil dan Ibunya bernama Rayhanah As-Sakn daripada satu bangsa Jin. Maka lahirlah Balqamah, nama asal Ratu Balqis yang telah diberi oleh Ibunya. Kepercayaan asal Raja dan rakyat Kerajaan Saba’ ini ialah percaya kepada Allah, tetapi telah dipisongkan oleh Syaitan (yang zahir menyerupai orang alim) mengajar mereka menyembah matahari dan beragama Majusi.
Telah dikatakan juga apabila raja iaitu ayah kepada Balqamah meninggal dunia, mereka melantik Balqamah menjadi Ratu.


Sebuah hadis sahih daripada Ibnu Abbas menjelaskan bahawa Rasulullah s.a.w pernah ditanya seseorang, yang bermaksuid: “Apakah Saba itu nama negeri atau nama seseorang?” Nabi menjawab, “Dia adalah manusia beranak sepuluh. Enam tinggal di Yaman dan empat di Syam. Yang di Yaman ialah Mudzhij, Kindah, Alazad, Asa’ariyum, Anmar dan Himyar. Yang di Syam adalah Lakham, Judzam, Amilah dan Ghassan.”
Nenek moyang mereka dikatakan berasal daripada kabilah-kabilah Arab Yaman. Asal kediaman mereka bernama Saba, kemudian menjadi nama negeri atau kerajaan dengan ibu kota Maarib.

Kerajaan Saba pernah dipimpin oleh seorang Ratu yang bernama Balqis. Kepimpinan Balqis menunjukkan bahawa seorang wanita boleh terlibat dan berperanan dalam mengelola pemerintahan. Balqis termasuk seorang Ratu yang bijaksana, suka berunding dan berdamai. Negeri Saba yang dipimpinnya disebut di dalam al-Quran sebagai negeri yang baik dengan Tuhan Yang Maha Pengampun (Surah Saba: 15), kerana Allah s.w.t telah mengurniai tanah Saba dengan lading-ladang yang amat subur.

Allah s.w.t melimpahkan rezeki-Nya kepada penduduk Saba dengan memberi mereka dua kumpulan kebun yang luas lagi amat subur. Namun kerana mereka tidak mensyukuri nikmat yang telah diberikan, Allah s.w.t menggantikan pohon-pohon di kebun itu dengan pohon yang berbuah pahit, iaitu pohon Asl dan Sidr. Asl adalah pohon yang berakar kuat sehingga sukar dicabut. Adapun pohon Sidr adalah pohon yang tidak mengenyangkan untuk dimakan.

Kisah negeri Saba dengan penduduknya merupakan petunjuk, pengajaran dan tanda akan nyatanya kekuasaan Allah s.w.t, sebagaimana firman-Nya: “… Sesungguhnya bagi kaum Saba ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka…”

(Surah Saba: 15).

@ banyak pendapat mengatakan diMalaysia,gunung ledang adalah tempat asal kediaman puteri balkis sebelum beriman dengan Allah dan ketika itu nusantara Asian dipenuhi candi yang berasaskan agama majusi(penyembah api/matahari). Selepas berpindahnya istana tersebut dan berimannnya puteri Balkis maka candi tersebut terkuburnya dengan sendiri hingga ke hari ini....
Wallahu'alam.........
~jaksa kotaraja.

Isnin, 18 Mac 2013

Berdisiplin Dalam Makan Dan Minum

..Janganlah makan salah seorang kamu dengan tangan kirinya dan janganlah minum (salah seorang kamu dengan) tangan kirinya; maka sesungguhnya syaitan makan  dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.)''..

Berdisiplin Dalam Makan Dan Minum


Kebanyakan penyakit yang menimpa manusia berkait rapat dengan makan dan minum mereka. Nabi s.a.w. sering kali mengingatkan umat Islam tentang bahaya perut supaya mereka berwaspada dengannya.
Sabda Rasulullah s.a.w : ''Jangan kamu makan banyak, nanti minum pun akan banyak , maka hati kamu akan menjadi keras''.
Di dalam kitab Ihya Ulumuddin, Imam Ghazali telah menyenaraikan tujuh adab sebelum makan dan ia perlu diambil berat:
Memastikan makanan daripada sumber yang halal.
Membasuh tangan.
Meletakkan makanan di dalam bekas yang diletakkan di atas lantai kerana ia melatih diri tawaduk. Jika sekiranya makanan di letakkan di atas meja tanpa melampaui batas, ia tidaklah dilarang.
Duduk dengan cara yang betul dan dilarang makan sambil berbaring atau bersandar.
Berniat supaya makanan itu mendatangkan kekuatan untuk beribadah kepada Allah.
Bergembira dengan rezeki yang terhidang dan bersyukur.
Berusaha supaya tidak makan seorang diri tetapi bersama-sama dengan orang lain walaupun daripada kalangan keluarga dan anak sendiri.

Selain itu, Imam Ghazali juga turut menyenaraikan beberapa adab ketika makan yang perlu dijaga supaya makanan itu diberkati oleh Allah S.W.T.:
Mulakan dengan bismilah dan doa.
Makan dengan tangan kanan.
Mengunyah dengan baik.
Jangan dicaci sebarang makanan.
Sebaik-baiknya makan makanan yang paling hampir kecuali buah-buahan.
Jangan menghembus di atas makanan yang panas. Tunggulah dengan sabar.
Jangan makan secara berlebihan.
Apabila terpaksa minum air, pastikan dalam kadar yang sedikit kecuali dalam keadaan terdesak.

Disamping itu, Imam Ghazali juga turut menggariskan beberapa adab selepas makan:
Berhenti makan sebelum kenyang.
Menjilat jari.
Membasuh tangan.
Berdoa.
Mengeluarkan makanan yang terlekat dicelah gigi atau flossing.
Banyak bersyukur kepada Allah S.W.T.
Beristighfar supaya diampunkan Allah andainya terdapat unsur-unsur syubhah pada makanan itu.


Diriwayatkan hadith dari Ubaidillah b Abdullah b Omar hadith dari Abdullah b Omar bahawasanya Nabi (s.a.w) bersabda:'' Jangalah makan salah seorang kamu dengan tangan kirinya dan janganlah minum (salah seorang kamu dengan) tangan kirinya; maka sesungguhnya syaitan makan dia dengan tangan kirinya dan minum dia dengan tangan kirinya.)''  Hadith at-Termidzi.

Sabda Rasullullah SAW,“Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan apabila kami makan tidaklah sampai memadatkan perut.”

Ahad, 17 Mac 2013

CARA RASULULLAH NIKMATI HIDANGAN...


..Tiadalah wadah yang disisi anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya sendiri, di mana dia menyangka bahawa dengan beberapa makanan, maka tulang sulbi (kekuatannya) akan dapat tegak kembali. Seandainya dia terpaksa bersikap demikian, maka (isilah perutnya) sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan yang sepertiga lagi dikosongkan untuk pernafasan (bernafas).”..

Firman Allah s.w.t.dalam Al-Quran pada Surah Al-A’raf ayat 31 yang bermaksud :
“Makan dan minumlah, tetapi janganlah berlebihan, sesungguhnya Allah s.w.t. tidak suka orang yang berlebih-lebihan.”
Seperti manusia biasa lain, Rasulullah s.a.w juga makan dan minum. Namun Baginda seorang yang amat berdisplin dalam hal makan dan minum. Alangkah baik jika kita mengamalkan sunah Rasulullah ini kerana ia bukan sahaja mendapat keberkatan, tetapi baik untuk kesihatan.

Kepentingan menjaga permakanan dapat dapat diterangkan dalam hadis nabi s.a.w yang diriwayatkan oleh At-Tirmizi dari Abdullah Al-ashory, Rasulullah s.a.w bersabda. Maksudnya, "Sesiapa dalam keadaan badan sihat, aman, bahagia dan memiliki makanan yang mencukupi, seolah-olah dunia ini miliknya."

ADAB MAKAN DAN MINUM

Beberapa cara makan dan minum yang diamalkan oleh Rasulullah seperti berikut:

Sebelum makan , Baginda membasuh tangan, selepas itu dimulakan makan dengan tangan kanan.

Memulakan makan dan minum dengan lafaz 'Bismillahi rahmani rahim' yang bermaksud dengan nama Allah yang Maha Pemurah Lagi Maha Mengasihani.

Diikuti dengan doa. Sekiranya terlupa Baginda akan menyebut, 'Bismillahi awwala wal aakhirah,' bermaksud, 'dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhir.'

Baginda makan sambil duduk dalam posisi 'Mutawarikan', iaitu meletakkan pinggul pada kedua-dua tumit dan menempatkan telapak kaki kiri di atas punggung kanan.

Rasulullah s.a.w juga tidak makan sambil bersandar, seperti yang diriwayatkan dalam hadis At-Tirmizi, Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Majah: "Aku tidak makan sambil bersandar."
Bagaimanapun Anas bin Malik berkata bahawa dia pernah melihat baginda makan sambil bersandar disebabkan seperti yang diriwayatkan oleh At-Tarmizi, Muslim dan Abu Dawud. iaitu, "Rasulullah s.a.w pernah dihidangkan kurma, aku pernah melihat baginda makan sambil duduk bersandar kerana lapar."

Apabila makan, Baginda tidak makan secara berlebihan, sebaliknya dengan kadar sederhana. Dimulai dengan makanan yang paling hampir. Rasulullah s.a.w tidak makan sehingga memenuhi mulut atau gelojoh.
Amalan Rasulullah ini amat sesuai dicontohi sebagaimana Firman Allah s,w,t yang bermaksud, "Makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan..." (Surah Al-A'raf: 31).

Baginda tidak banyak bicara ketika makan.

Apabila minum, Baginda tidak minum sambil berdiri kecuali jika dalam keadaan terpaksa. Nabi s.a.w mempunyai displin khusus dari segi minuman. Berdasarkan perlakuan Baginda, adalah makruh minum sebaik selesai bersukan atau melakukan kerja berat atau setelah habis makan atau sebelum makan. Ini kerana ia tidak baiak untuk kesihatan. Seelok-eloknya berehat seketika setelah selesai melakukan aktiviti tersebut, kemudian barulah minum.
selain itu, sebuah hadis daripada Anas bin Malik menyebut, "Rasulullah s.a.w minum dengan tiga kali nafas. Baginda berkata, ''Ia lebih melegakan dan lebih menyihatkan.''
Maksud tiga kali nafas ketika minum ialah dengan manjauhkan bekas minuman, berhafas kemudian minum lagi. Kita dilarang bernafas di dalam gelas ketika minum, "Jika seseorang diantara kalian minum, maka janganlah bernafas di dalam gelas minuman, tetapi hendaklah direnggangkan dari bibir."

Menurut K'ab bin Malik, Nabi Muhammad s.a.w menjilat jari sebanyak tiga kali sesudah makan, Seperti yang diriwayatkan oleh Imam tirmizi dan Muslim. Anas bin Malik berkata, "Apabila selesai makan Rasulullah s.a.w menjilat ketiga-tiga jarinya." (HR: tirmizi, Muslim dan Abu Dawud)

Usai makan, Baginda tidak terus bangun, sebaliknya mengakhiri dengan menyebut 'Alhamdulillah' dan doa. Maksudnya, "Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan menganugerahkannya kepadaku tanpa susah payah." Kemudian diakhiri dengan mencuci tangan. 

Larangan Makan Berlebihan


Islam melarang umatnya makan secara berlebihan berdasarkan sabda Nabi s.a.w., yang bermaksud: “ Orang mukmin itu makan menggunakan sebuah perut; sedangkan orang kafir itu makan dengan menggunakan tujuh buah perut.” (Hadis Riwayat Bukhari)
Rasulullah s.a.w.  bersabda : “Tiadalah wadah yang disisi anak Adam yang lebih buruk daripada perutnya sendiri, di mana dia menyangka bahawa dengan beberapa makanan, maka tulang sulbi (kekuatannya) akan dapat tegak kembali. Seandainya dia terpaksa bersikap demikian, maka (isilah perutnya) sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan yang sepertiga lagi dikosongkan untuk pernafasan (bernafas).”

Jelas kepada kita dari kedua hadis yang atas, bahawa nabi kita Muhammad s.a.w. telah terlebih dahulu mengetahui akan hal itu, dan mendahului ilmu kedoktoran yang ada masa kini. Dapat disimpulkan dari hadis di atas bahawa perut dijadikan untuk menegakkan tulang sulbi (penegak badan) dengan sebab makan, manakala kenyang pula akan menjadi sesuatu yang buruk, apabila ia boleh membawa kerosakkan pada agama, dan juga kesihatan.

Adalah sesungguhnya saluran utama masuknya syaitan dengan mudah melalui seseorang individu itu ialah disebabkan oleh terlampau banyaknya makan (terlalu kenyang), kerana ia menjadikan seseorang itu berat untuk melakukan ibadah kepada Allah dan mendorong kepada melakukan maksiat-maksiat yang lain. Ini jelas menunjukkan bahawa mudah bagi syaitan untuk menguasai seseorang itu tatkala perutnya dipenuhi dengan makanan.

Rasulullah SAW bersabda : “Tiada suatu wadah pun yang dipenuhi oleh anak-anak Adam yakni manusia, yang lebik buruk daripada perutnya . Cukuplah untuk anak Adam itu beberapa suapan saja asalkan sudah dapat menegakkan tulang rusuknya . Tetapi kalaupun tidak boleh ,tidak harus makan melebihi beberapa suapan , sepertiganya untuk tempat minuman dan sepertiganya lagi untuk kejernihan jiwanya”.

wallahu'alam.....
~jaksa kotaraja...

Rabu, 27 Februari 2013

ISTIGFAR...IMAM HANBAL&PEMBUAT ROTI

..melarang Imam Ahmad untuk tidur di masjid. Imam Ahmad kemudian bertanya kepada penjaga tersebut sama ada dia dibenarkan untuk tidur di luar masjid, penjaga itu melarangnya. Imam Ahmad bertanya lagi jika dia tidak tidur, tetapi hanya berdiri di perkarangan masjid, penjaga itu melarangnya lagi...

Kisah mengenai Ahmad bin Muhammad bin Hanbal Abu ‘Abd Allah al-Shayban yang cukup terkenal dengan nama mazhabnya, iaitu mazhab Hanbali.

Suatu ketika itu, Imam Ahmad singgah di sebuah tempat yang kebanyakan mereka tidak mengenalinya (kurangnya teknologi ketika itu). keadaan sudah larut malam dan 
Imam Ahmad merasa letih dan ingin tidur 
didalam sebuah masjid. 

Tapi niatnya tidak kesampaian kerana penjaga masjid tersebut melarang Imam Ahmad untuk tidur di masjid. Imam Ahmad kemudian bertanya kepada penjaga tersebut sama ada dia dibenarkan untuk tidur di luar masjid, penjaga itu melarangnya. Imam Ahmad bertanya lagi jika dia tidak tidur, tetapi hanya berdiri di perkarangan masjid, penjaga itu melarangnya lagi. Penjaga itu kemudian menolak Imam Ahmad dari masjid tersebut.

Seorang pembuat roti ternampak kelakuan antara Imam Ahmad dan penjaga masjid tersebut. Setelah jelas akan situasi Imam Ahmad, maka si pembuat roti mempelawa Imam Ahmad untuk bermalam sahaja dirumahnya. Imam Ahmad menerima pelawaan tersebut.

Ketika Imam Ahmad hendak tidur, dia terdengar zikir istighfar dari si pembuat roti yang sedang sibuk membuat rotinya. Imam Ahmad mendengarkan zikir itu sehingga boleh dikatakan si pembuat roti itu berzikir istighfar sepanjang malam.

Paginya Imam Ahmad bertanya kepada si pembuat roti mengapa dia beristighfar. maka si pembuat roti menjawab, 

“Setakat ini segala doa saya dikabulkan Allah melainkan satu perkara sahaja belum lagi”.


Imam Ahmad bertanya 
“Apakah doa kamu yang belum di perkenankan oleh Allah itu?.
Jawab lelaki itu ” 
Saya berdoa agar dipertemukan dengan Imam Ahmad bin Hanbal”
Maka kata Imam Ahmad : 
” Saya lah orangnya, Akulah Imam Ahmad Bin Hanbal, demi Allah, sesungguhnya aku telah diseret untuk menuju kepadamu.”

Lihat sahaja betapa agungnya kuasa ALLAH SWT memakbulkan doa si pembuat roti itu untuk menemukan dia dengan Imam Ahmad.
Berkat Istighfar yang sentiasa dilakukan dengan hati yang ikhlas, tuhan telah memakbulkan doa si pembuat roti tersebut.

Jumaat, 8 Februari 2013

ADAB MANUSIA DALAM KEHIDUPAN

..untuk menghormati orang lain tetangganyaTidak mengira sama ada tetangganya muslim atau bukan. Semuanya sama,harus dihormati bukan disakiti, dimuliakan bukan dinistakan, dikasihi bukan dibenci, dibantu bukan ditelantarkan, didekati dan diakrabi bukan dijauhi atau disisihkan...

Dalam konteks Islam, tidak ada satu lembar kitab suci Alquran pun yang menyuruh membunuh manusia, kecuali dalam situasi peperangan. Ayat-ayat perang (qital) dalam Alquran memang cukup banyak dan berisi perintah untuk memerangi musuh. Tetapi, dalam sejarahnya, perang Nabi dilakukan setelah beliau mengirimkan utusan untuk membawa surat berisi ajakan damai. Perang ditempuh kerana musuh lebih dulu mengumumkan perang. Dalam Islam, perang adalah untuk menjaga diri, mempertahankan diri . Jadi, melawan kerana diserang.

Selain itu, meskipun dalam situasi perang, Nabi selalu berpesan untuk tidak sembarangan bertindak. Pasukan muslim dilarang untuk merosak pohon-pohonan, tempat-tempat tinggal, tempat-tempat ibadah, atau membunuh kaum wanita, orang-orang tua lemah tak berdaya dan anak-anak. Itu semua dilarang keras. Dalam sebuah sumber malah disebutkan, ketika musuh sudah tak berdaya dan menyerah, dia tidak boleh dibunuh. Rasulullah SAW pernah marah kepada salah seorang tentera islam yang membunuh musuh yang sudah menyerah.


Kekerasan di negeri ini belum benar-benar parah??. Ironisnya, lagi-lagi ini dilakukan oleh orang-orang yang mengaku beragama, bertuhan. Apakah agama mengajarkan kekerasan? Agama menyuruh membunuh sesama? Agama memerintahkan tindakan merosak? Agama menebarkan kebencian, kecurigaan, dan dendam? Tentu tidak. Semua agama tidak ada satu pun yang mengajarkan hal-hal semacam itu. Jika kenyataannya hal itu yang terjadi, sesungguhnya bukan agama yang bermasalah, tetapi pelakunya yang memahami agama secara keliru.

Itu dalam suasana perang, situasi tidak normal. Dalam situasi normal dan damai, larangan untuk membunuh manusia dan merosak tentunya lebih keras lagi. Dalam Islam dikatakan bahwa menghilangkan nyawa manusia adalah salah satu dosa besar. Tindakan merosak di muka bumi juga termasuk dosa besar. Tuhan dalam Alquran banyak sekali menyebutkan larangan ini: ''janganlah kamu berbuat kerosakan di muka bumi setelah dilakukan perbaikan''.

Dalam situasi normal dan damai, Islam mendorong agar berupaya membangunkan hubungan sosial yang baik antara manusia. Membangun masyarakat yang berbilang kaum meskipun berbeda agama dan keyakinan. Membangun masyarakat yang rukun dan taat hukum. Rasulullah SAW mengimbau masyarakat untuk menaati hukum yang berlaku. Yang melanggar akan dihukum tegas. Orang-orang Yahudi di Madinah pernah diusir dari tempat tinggalnya kerana melakukan pelanggaran hukum berat. Sebagian mereka ada yang diperangi kerana merencanakan perang dan melakukan percubaan pembunuhan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Tidak ada satu pun sumber sejarah Islam yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW secara tiba-tiba menghukum orang tanpa sebab pelanggaran hukum. Atau beliau menyuruh kaum muslim untuk menyerang kelompok tertentu tanpa alasan. Yang ada adalah beliau menyuruh semua orang untuk menjaga harmoni hubungan kemasyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh beliau untuk menjaga harmoni ini, misalnya, dengan  beliau(Muhammad SAw) untuk menghormati orang lain tetangganya. Tidak mengira sama ada tetangganya muslim atau bukan. Semuanya sama,harus dihormati bukan disakiti, dimuliakan bukan dinistakan, dikasihi bukan dibenci, dibantu bukan ditelantarkan, didekati dan diakrabi bukan dijauhi atau disisihkan.

Salah satu ciri orang beriman, kata Rasulullah, adalah memuliakan tetangganya. Dan salah satu tanda orang tidak beriman adalah membuat tetangganya tidak merasa aman kerana perilaku buruk atau kejahatannya. firman ALLAH SWT: Sembahlah Tuhan dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh (Alquran, 4:36). Ibnu Abbas, pakar tafsir klasik, menafsirkan: Tetangga yang dekat ertinya tetangga yang ada hubungan kekerabatan, sedangkan tetangga yang jauh adalah tetangga yang tidak mempunyai hubungan kekerabatan. Para ulama fikih berpendapat, yang masuk kategori tetangga adalah deretan 40 rumah ke kanan, 40 rumah ke kiri, 40 rumah ke depan, dan 40 rumah ke belakang.
Itulah jiran tetangga yang harus dihormati dan dimuliakan, tidak boleh disakiti.

Jumaat, 1 Februari 2013

KISAH SIKAP ''ABU HURAIRAH'' JADI IKUTAN BUKAN ISLAM ??

..selalu kasi dia makan,pasal olang selalu buang kucing dekat dalam ini pasar...lu tengok,''cantik-cantik kucing pun olang buang oo''. abis sapa mau kasi lia makan.... itu pasal saya kasi lia makan....semua kucing ini pasar sudah tau lia punya time makan.... Ini time, jam sebelas sini kucing sudah tau lia dapat ikan,lu tengok atas sana ada bungkus punya..

Kisah benar yang aku temui di pasar Meru Klang.Lewatku berjalan menyusuri diantara lorong buah-buahan dan bunga-bungaan hanya untuk membeli bunga dan pisang berangan,aku dikejutkan dengan halangan yang buat aku termanggu kaku. Apakan tidak,seorang lelaki berbangsa cina yang menjangkau usia emas kelihatan tersenyum simpul bila lihat ku terpaku...Maka bermulalah dialogku bersama lelaki cina tersebut...

aku; tokeh..awak kasi makan ini kucing kaa..??
lelaki cina ; awak mau kucing kaa.?? ada kecik...ada bulu cantik..ada badan gumok..mau lu angkat laa...
aku; (dalam hati aku lain aku tanya lain dia jawab ,ini mesti ada sesuatu yang disorokkan)waa..banyak kucing aaa sini.... 
lelaki cina; saya selalu kasi lia(dia/kucing) makan,pasal olang selalu buang kucing dekat dalam ini pasar...lu tengok,''cantik-cantik kucing pun olang buang oo'' sambil menujukkan dua ekor kucing parsi yang berbulu lebat dan cantik serta gemuk. abis sapa mau kasi lia makan.... itu pasal saya kasi lia makan....semua kucing ini pasar sudah tau lia punya time makan.... Ini time, jam sebelas sini kucing sudah tau lia dapat ikan,lu tengok atas sana ada bungkus punya,itu untuk sana tempat (menunjukkan jarinya kearah tangga tepi pasar) kucing pasal lia mau makan nasi campur ikan...sini area lia makan ikan kumbong...ini hali lu tengok ada 7,8 ekor,besok lagi banyak sampai 2 kali ganda...hari-hari ini macam...kadang-kadang olang lampak cantik,olang angkat balik...
Ini sikit jam mau pukul satu...itu atas punya kucing time lia makan...
aku ; wah tokeh ini macam semua kucing sudah kenal sama lu...
lelaki cina; ini kucing aa... saya punya keleta pun dia kenal ooo...kalau saya parking sikit lain timpat pun lia tau ooo...manyak pandai ini kucing...
aku; ini macam lu kaya la tokey...
lelaki cina; saya aaa jam 3 pagi itu luar punya tempat(dikawasan letak kereta)itu mula-mula saya kasi makan...jam 10 pagi...ini area buah punya time makan ikan.... jam 12 lu tunggu sana atas kalu mau tengak ada manyak kucing...ini time talak lampak...itu  tima 12 mesti sulah tunggu sama saya untuk makan ikan  lagi ini nasi bungkus...ada 2,3 ekor kucing mau makan itu makan kucing lalam tin,lia ta mau makan ikan,nasi biskur...lia mau itu makan lalam tin punya..lu tengok dalam itu baku l sya sudah standby..
aku; (dalam hati aku, bermakna cina ini sanggup menuruti dan tahu apa makanan kucing ini makan sebelum dibuang oleh tuannya dulu.)itu macam  banyak pakai wang aa....
lelaki cina ; saya cari makan ..ini kucing pun cari makan...sama sama maa mau makan....saya cari makan ini kucing pun duduk sini cari makan...
aku ; tokey ini macam lu kaya lah..
lelaki cina; saya meniaga buah sini sampai sana...lu tau kaa...1000 lebih oo wang mau kasi makan ini kucing,tapi talak apa pasal saya cari makan ,kucing pun cari makan....
aku; tak ada orang sponsor/taja..?
lelaki cina ; manyak olang kaya susah mau tolong olang susah maa.... lagi lu ingat olang kaya mau tolong kasi kucing makan aa..??kita cari makan... kucing pun cari makan,jadi sama-sama lah kita makan....
aku; itu macam aa awak punya meniaga tuhan ada tolong..
lelaki cina ; tuhan kasi saya ada meniaga cari makan...,kucing tentu ada dapat makan...rumah saya, saya simpan itu sakit punya kucing,ada mata satu hilang,ada kaki ada sakit ada bulu sakit....itu semua saya simpan rumah kasi taruk ubat...
aku ;oo itu macam...ok lah tokey saya jalan dulu aa...( begitu aku terharu akan ada juga insan yang masih sayang pada binatang yang dibuang oleh orang islam lalu dipunggut serta diberi perhatian dari orang yang bukan islam...)

Dari kesimpulan kisah itu bahawa lelaki cina itu cuba menyembunyi kebajikannya terhadap binatang...
@ bayangkan hanya buat kebajikan pada binatang pun disembunyikan,maka apatah lagi kebajikan terhadap manusia....
@ bayangkan jika lelaki cina itu kenali islam...
@ betapa malunya kita pada mereka bukan islam yang orang islam hanya pandai bela kucing dan bila bermasalah dibuangkan kepasar..
@ Bukti sifat kasih sayang pada yang bernyawa ada pada manusia tidak mengira kaum atau agama.
semoga kepada ALLAH SWT jua yang maha mengetahui segala amalan manusia....semoga lelaki itu diberi taufik serta hidayah islam ..
~wallahu'alam
~jaksa kotaraja


Rabu, 30 Januari 2013

LIDAH UJIAN BESAR BUAT MANUSIA

..Keburukan perdebatan dan bantahan itu kerana mereka merasakan untuk menampakkan ilmu dan kelebihan diri, menampakkan kebenaran serta niat untuk menjatuhkan orang lain dengan menampakkan kekurangan lawannya.Apatah lagi sekiranya berlaku di kalangan cerdik pandai kerana perdebatan merupakan saat bodohnya orang alim..


Rasulullah SAW pernah ditanya tentang sebesar-besar perkara yang menyebabkan manusia masuk neraka... Lalu baginda meyebutkan dua perkara iaitu MULUT dan KEMALUAN… Yang dimaksudkan mulut adalah bahaya lidah... Jadi,topiknya ialah LIDAH  kerana lidah itu senantiasa dalam keadaan lalai serta sering mengikut nafsu."Rasulullah SAW. bersabda: "Barangsiapa menjamin bagiku, apa yang diantara dua tulang rahangnya (lidah) dan Yang diantara dua kakinya (kemaluan), nscaya akan aku jamin baginya syurga". (riwayat Bukhari )
Lidah itu medan luas. Tiada mempunyai tempat tertolak. Dan tiada mempunyai jalan yang berkesudahan dan berbatas. la mempunyai lapangan luas pada kebajikan. Dan mempunyai ekor yang dapat ditarik pada kejahatan. Barangsiapa melepaskan manisnya lidah dan menyia-nyiakannya terlepas ikatan, niscaya syaitan berjalan dengan dia dalam setiap lapangan. Dan menghalaunya ke tepi jurang yang menjatuhkan, sampai membawanya kepada kebinasaan. Dan manusia itu, tiada jatuh dalam api neraka, atas hidungnya, melainkan oleh yang dipetik lidahnya. Dan tidak terlepas dari kejahatan lidah, selain orang yang mengikatkan lidahnya dengan tali-kekang Agama. Maka ia tidak melepaskan lidahnya, selain pada yang bermanfa'at di dunia dan di akhirat. la mencegah lidahnya dari setiap yang ditakuti bahayanya, pada waktu yang cepat (di dunia) dan pada waktu yang lambat (di akhirat). Islam menganjurkan percakapan dan kata-kata yang memberi faedah atau diam, kerana kesalahan anak Adam yang paling banyak itu pada lidahnya.Dengan berdiam diri, dapat mengelakkan daripada perkataan yang sia-sia, mengumpat dan fitnah... Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. bahawa Nabi SAW menyuruh umatnya memelihara lidah dari perkataan yang keji dan buruk....

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud : “Simpanlah lidahmu kecuali untuk kebaikan... Sesungguhnya dengan demikian kamu dapat mengalahkan syaitan.” .... Di dalam percakapan, terdapat bencana, dan di dalam diam terdapat kebahagiaan, kerana itulah keutamaan diam amat besar….

Antara bahaya lidah adalah berkata TENTANG SESUATU YANG TIDAK PENTING, KERANA IA MENSIA-SIAKAN WAKTU dan menyebabkan dirinya dihitung…. Modal seorang manusia adalah waktunya… Apabila ia menggunakan untuk sesuatu yang tidak penting dan bernilai, nescaya ia telah mensia-siakan modal pokoknya… Kerana itulah Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “ Termasuk dalam kebaikan Islamnya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak penting baginya.” … (Hadith Riwayat Tarmizi dan Ibn Majah)…

Firman Allah SWT: “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan orang yang menyuruh manusia memberi sedekah atau berbuat kebaikan atau mengadakan perdamaian di antara mereka.”

(Al-Nisa’, ayat 114)..

Antara bahaya lidah juga ialah MENGELUARKAN PERKATAAN YANG BATIL DAN KEJI, seperti membincangkan urusan maksiat, menceritakan kisah-kisah lucah, tempat-tempat minuman keras dan tempat orang-orang fasiq... PERKARA TERSEBUT PERLULAH DIHINDARI OLEH UMAT ISLAM…. Di samping itu, PERTENGKARAN juga termasuk perbuatan tercela… Pertengkaran biasanya terjadi akibat perdebatan dan perbantahan oleh sesuatu perkara yang tidak mendapat persetujuan dan titik pertemuan. Keburukan perdebatan dan bantahan itu kerana mereka merasakan untuk menampakkan ilmu dan kelebihan diri, menampakkan kebenaran serta niat untuk menjatuhkan orang lain dengan menampakkan kekurangan lawannya.Apatah lagi sekiranya berlaku di kalangan cerdik pandai kerana perdebatan merupakan saat bodohnya orang alim, dan di saat itu syaitan mengharapkan tergelincirnya.Rasulullah SAW sering mengingatkan umatnya dengan sabdanya yang diriwayatkan oleh A’isyah bermaksud :“ Sesungguhnya orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang sangat sengit dalam bertengkar.”

(riwayat Bukhari, Muslim, Turmizi dan Nasa’i)....

Orang Islam sentiasa memelihara lidah dengan menjauhi perkataan keji...  bahawa Nabi Muhammad SAW bersabda yang bermaksud : “Orang mukmin itu bukan pencaci maki, pengutuk, berkata keji dan tidak berlidah kotor.”..

(riwayat oleh Tarmizi)

Ketahuilah, bahawa bahaya lidah itu besar. Tiada terlepas daripada bahayanya, selain dengan diam. Maka kerana itulah, Agama memuji diam dan mengajak kepada diam. Nabi Muhammad SAW. bersabda. "Barangsiapa diam, nescaya ia terlepas (dari bahaya)"
 ( Dirawikan At-Tirmidzi dari Abdullah bin Umar, dengan sanad dla'if.). Dan sabda Nabi Muhammad SAW:"Diam itu suatu hukum dan sedikitlah yang melaksanakannya''
 (Dirawikan Abu Manshur Ad-Dailami dari Ibnu Umar.)

Sabtu, 26 Januari 2013

SEKALI KEKALAHAN TENTERA RASULULLAH

...Ar-Rahab telah membuat sebuah parit lubang dan Rasulullah terjatuh kedalamnya kemudian Abu Amar Ar-Rahab menutup lubang itu sehingga menyebabkan Rasulullah cedera kedua dua belah lututnya, cedera pipinya,gigi patah dan hampir pitam didalam lubang gelap yang semakin khabisan udara. Namun tentera Islam...


PERISTIWA UHUD

Peperangan yang berlaku di Bukit Uhud. Tentera Rasulullah saw 1000 orang. Tentera Musyrikin Quraisy 3000 orang.


 Abdulah bin Ubai (ketua suku Khazraj) bersama tiga ratus orang yang lain telah menarik diri ditengah perjalanan mereka. 50 Tentera pemanah Islam diarahkan agar terus bertahan diatas bukit walaupun kalah atau menang.

Khalid Bin Al Walid R.A yang ketika itu menjadi Panglima pihak kafir Quraisy. Saidina Hamzah Bin Abd Mutalib Singa Allah Syahid. Hindun mengunyah hati Saidina Hamzah. Saidina Hamzah dibunuh secara sembunyi Oleh Washyi seorang hamba kulit hitam. Rasulullah ditahan dalam lubang gelap sehingga hampir pitam.

PUNCA KEKALAHAN

Tentera Islam sudah menguasai medan perang tetapi disebabkan tentera pemanah yang sudah merasakan pihak kafir tewas lalu turun dari bukit dan mengejar harta rampasan,ketika mereka mengumpul harta rampasan tentera kafir Quraisy pimpinan Khalid Bin Al Walid menyerang dari belakang dengan tentera berkuda hingga menyebabkan tentera Islam menghadapi kekalahan yang teruk sehingga Ubai bin Khalaf kafir Quraisy mempunyai peluang untuk membunuh Rasulullah Saw namun Banginda telah mengambil lembing lalu membunuh Ubai bin Khalaf.

 Namun Rasulullah terus menjadi buruan orang Kafir. Abu Amar Ar-Rahab telah membuat sebuah parit lubang dan Rasulullah terjatuh kedalamnya kemudian Abu Amar Ar-Rahab menutup lubang itu sehingga menyebabkan Rasulullah cedera kedua dua belah lututnya, cedera pipinya,gigi patah dan hampir pitam didalam lubang gelap yang semakin khabisan udara. Namun tentera Islam pimpinan Saidina Ali Bin Abi Thalib & Saidatina Fatimah R.A telah myelamatkan Baginda dari tahanan,Saidina Ali dan Isteri Fatimah R.A merawat dan membasuh luka Baginda.

Dalam peristiwa itu Saidina Hamzah Bin Abd Mutalib Bapa saudara Rasulullah yang digelar sebagai Singa Allah telah terbunuh ditangan seorang Habsyi bernama ''Wahsyi ''yang ketika itu bersembunyi dan telah melemparkan lembing secara curi.Wahsyi  telah diupah oleh musuh Saidina Hamzah, iaitu Hindun isteri Abu Sufyan,akibat dendamnya Hindun menebuk dada Saidina Hamzah dan membelah perutnya kemudian hatinya diambil lalu dikunyah oleh Hindun.  

Rasulullah memerintahkan agar mereka yang shahid disemadikan bersama pakiannya.Tentera Islam pulang ke Madinah lalu diejek oleh Yahudi dan para Musyirikn Madinah. Peristiwa ini memberi pengajaran kepada para sahabat dan umat Islam seluruhnya bahawa kita perlu taat kepada ketua selain Allah dan RasulNya yang telah menyebabkan lebih 70 orang tentera Muslim terkorban manakala hanya 23 orang tentera Quraisy yang terkorban.Sekiranya mereka mendengar arahan agar skuad pemanah tidak turun dari bukit walau pun menang atau kalah nescaya tentera Muslim yang terkenal dgn jumlah yang sedikit itu akan mengekalkan keunggulanya dalam peperangan tanpa kalah.

 Inilah kisah perjuangan Para Muslimin yang akhirnya menguasai kota Mekkah dengan damai malah telah menundukkan empire Persia dan Rome serta menyebarkan Islam sampai hujung barat & timur.
Selama 23 kali perang semasa Rasulullah memimpin,hanya sekali kekalahan yang di derita kaum muslimin,yakni Perang Uhud. 

Rabu, 23 Januari 2013

MUHAMMAD..LAHIRNYA MANUSIA YANG DISEBUTKAN DALAM SEMUA KITAB-KITAB AGAMA TERDAHULU


                     
.. syaitan dan jin mengenai perkara ghaib sudah tamat.Sebelum ini dikatakan iblis dan jin bebas untuk menjelajah diangkasaraya serta di luh mahfuz.Dalam masyarakat kuno/primitf pula mengatakan mereka ini adalah kerajaan kayangan atau dewa/dewi kayangan,sehingga sangup terpedaya dan...

"Aku namakan dia Muhammad" kata Abdul Mutalib kepada Aminah dan orang ramai. Muhammad SAW..“Muhammad ertinya yang terpuji” telah diputerakan di Makkah, pada hari Isnin, 12 Rabiulawal (20 April 571M)Tahun Gajah.Baginda lahir dari Keturunan Quraisy. Ibu baginda, iaitu Aminah binti Wahab, adalah anak perempuan kepada Wahab bin Abdul Manaf dari keluarga Zahrah. Bapanya, Abdullah, ialah anak kepada Abdul Muthalib.Bapanya meninggal ketika dia masih dalam kandungan ibunya.Dua bulan sebelum Muhammad lahir, bapanya telah menghembuskan nafas yang terakhir.NabiMuhammad tidak pernah bertanya kepada sesiapa pun kemana pergi bapanya selama ini. Samaada dari ibunya, datuknya mahupun bapa saudaranya. Hatinya tidak terlintas mahu bertanya. Aminah dan Abdul Mutalib tidak mahu menyebut-yebut nama bapa Nabi Muhammad tambahan pula di depan Nabi Muhammad sendiri. Mereka bimbang hati Muhammad akan berasa sayu. Mereka kasihan kepada Nabi Muhammad.

 Keturunannya bersusur galur dari Nabi Ismail, anak kepada Nabi Ibrahim kira-kira dalam keturunan keempat puluh. Nabi Muhammad SAW dianggap oleh umat Islam sebagai pemulih keimanan monoteistik ajaran nabi-nabi terdahulu yang dibawa oleh Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan nabi-nabi yang lain.(nabi terdahalu adalah menTAUHIDkan umatnya pada ketika itu).
                                         
Kelahiran Muhammad sudah di ketahui oleh Nabi Isa sejak Muhammad belum dikandung oleh ibunya lagi. Nabi Isa mendapat wahyu dari Tuhan bahawa seorang Rasul akan lahir ke dunia dan Rasulullah adalah nabi yang terakhir.Kepada kaum Nabi Isa a.s Allah juga menkhabarkan tentang kelahiran Nabi Muhammad saw , yakni seperti yang tertulis dalam kitab mereka :"Ketika pohon-pohon kurma yang kering , tiba-tiba keluar daunya maka pada waktu itulah Nabi Muhammad saw telah lahir ke dunia."

Benarlah , apa yang telah ditulis dalam kitab umatnya Nabi Isa telah menjadi kenyataan kerana pohon-pohon kurma yang telah kering dan hampir -hampir mati , tiba-tiba keluar daunnya lagi. Perkara tersebut diketahui oleh golongan kaum Nasrani .

Ka'abul Akhbar berkata:"Aku melihat dalam kitab Taurat bahawa Allah telah mengkhabarkan tentang kelahiran Nabi Besar Muhammad saw . Allah berfirman:"ketika bintang yang kamu kenal dengan nama bintang "tsabit" itu bergerak dan menyembunyikannya kerana perasaan iri dan dengki yang bersarang di hati mereka.

Dalam Kitab Zabur , Allah memberikan tanda-tanda kepada umat Nabi Daud tentang kelahiran Nabi Muhammad dengan suatu petanda :"Ketika mata air yang telah kamu kenal kering airnya , tiba-tiba memancarkan air dengan kuatnya maka pada waktu itulah kelahiran Nabi Muhammad saw telah tiba."
Pada sementara ibunya meninggal ketika baginda berusia kira-kira enam tahun, menjadikannya seorang anak yatim piatu.
 Menurut tradisi keluarga atasan Mekah, baginda telah dipelihara oleh seorang ibu angkat(ibu susu:-wanita yang menyusukan baginda) yang bernama Halimahtus Sa'adiah di kampung halamannya di pergunungan selama beberapa tahun. Dalam tahun-tahun itu, baginda telah dibawa ke Makkah untuk mengunjungi ibunya. Setelah ibunya meninggal, baginda dijaga oleh datuknya, Abdul Muthalib. Apabila datuknya meninggal, baginda dijaga oleh bapa saudaranya, Abu Talib. Ketika inilah baginda sering kali membantu mengembala kambing-kambing bapa saudaranya di sekitar Mekah dan kerap menemani bapa saudaranya dalam urusan perdagangan ke Syam (Syria).Sejak kecil, baginda tidak pernah menyembah berhala dan tidak pernah terlibat dengan kehidupan sosial arab jahiliyyah yang merosakkan dan penuh kekufuran.

Ketika berusia 12 tahun juga,Abu Talib membawa Nabi s.a.w berniaga ke Syam, seorang paderi( samawi) bernama Jarjis dikenali dengan Buhaira datang bertemu dengan Abu Talib. Selepas itu ia menoleh kerah baginda dan memegang tangan baginda dan berkata “Inilah penghulu dunia, inilah orang yang diutuskan Allah sebagai rahmat sekalian alam”. Buhaira berkata sifat-sifat baginda terdapat dalam kitab-kitab kami, seterusnya meminta supaya baginda terus pulang ke Mekah, ditakuti tindakan jahat puak yahudi.

SALASILAH KETURUNAN RASULULLAH

TANDA KENABIAN SERTA KEANEHAN DIPUTERAKAN 

Aminah mengalami mimpi yang menakjubkan. Beliau menadah tangan ke langit dan melihat sendiri malaikat turun dari langit. Ia diumpamakan kapas putih yang terapung di angkasa.
Kemudian malaikat tersebut berdiri di hadapannya. Ia berkata “Khabar bahagia untuk saudara, wahai ibu daripada seorang nabi. Putera saudara itu menjadi penolong dan pembebas manusia. Namakan dia Ahmad.”Semasa kelahiran Nabi Muhammad s.a.w., Aminah ditemani Asiah dan Maryam.@Aminah ditemani Asiah ibunda Musa dan Maryam ibunda Isa yang di turunkan Allah dari langit. Dalam hal ini ia merupakan satu isyarat bahawa Nabi Muhammad lebih tinggi darjatnya daripada nabi yang lain.

Nabi Muhammad Saw.,dilahirkan dalam keadaan sambil menongkat kedua tangannya, kemudian digenggamnya sekepal tanah lantas mendongakkan kepalanya ke langit. Anakku itu juga dilahirkan sudah terpotong tali pusat dan juga sudah berkhitan... dengan kekuasaan Allah, juga bercelak dengan celak petunjuk Allah. Maka menjadi teranglah kerana keindahannya menyinari padang yang luas. Semasa baginda dilahirkan, bondanya menyaksikan nur atau cahaya keluar dari tubuh badan baginda. Cahaya tersebut menyinari sehingga ke Istana Busra di Syria.Ia dilihat seolah-olah seperti anak panah bagaikan pelangi sehingga dari kediaman aminah di mekah, kota-kota tersebut dapat dilihat.

Segala malaikat memandang baginda tidak berkelipan mata; sehinggalah baginda yang masih kecil sendawa lalu berkata; “Alhamdulillah,” dan segenap malaikat pun menyatakan “YarhamkALLAH…” sambil tersenyum…

Riwayat daripada Abdul Mutalib, “Ketika aku sedang berada di Kaabah, tiba-tiba berhala jatuh dari tempatnya dan sujud kepada Allah. Lalu aku mendengar suara dari dinding Kaabah berkata, “telah lahir nabi pilihan yang akan membinasakan orang kafir dan mensucikanku daripada berhala-berhala ini dan akan memerintahkan penyembahan Yang Maha Mengetahui.”Dikatakan juga pada malam kelahiran baginda,Masih ada lagi keajaiban yang mengemparkan seluruh dunia , iaitu tersungkurya berhala-berhala sesembahan yang ada di istana-istana orang kafir dimerata tempat didunia. Berhala-berhala yang terdapat di situ mengalami kerusakan dan kemusnahan.Biara peribadatan umat Nasrani dan yahudi di belahan Bumi banyak yang mengalami kerosakan serta kehancuran yang menunjukkan serta membuktikan kelahiran Nabi yang dinantikan oleh semua umat manusia yang tertulis dalam semua kitab -kitab terdahulu.Ini memberi isyarat supaya mereka beriman serta mengikut ajaran yang akan disampaikan oleh Rasulullah buat sekalian UMAT MANUSIA DI SEPELUSOK DUNIA sebagaimana yang dinjurkan dalam kitab terdahulu  supaya mengikuti mengikuti<<--sila klik AJARAN ISLAM.


Selain itu di tempat yang lain pula satu goncangan berlaku di Mahligai Kisra dan menyebabkan mahligai tersebut retak, manakala empat belas tiang serinya runtuh. Keadaan ini merupakan di antara tanda -tanda keruntuhan kerajaan tersebut.Ini memberi isyarat agar mereka meninggalkan ajaran penyembahan berhala serta matahari dan mengikuti ajaran ISLAM.

Namun, api di negara Parsi yang tidak pernah padam hampir selama seribu tahun telah padam dengan sendirinya. Api tersebut merupakan api sembahan orang-orang Majusi yang dianggap sebagai tuhan. Peristiwa itu amat mengejutkan orang Parsi.Majusi adalah salah satu agama yang dibawa oleh Zoroaster, yang diselewengkan umatnya menjadi agama penyembah api.Petunjuk ini adalah bagi merak agar meninggalkan ajaran penyembahan api dan mengimani Rasulullah serta mengikuti ajaran islam.

Dalam waktu yang sama, pada malam kelahiran baginda, Tasik Sava yang dianggap suci tenggelam ke dalam tanah.

Air dijurang desa Samawah, yang merupakan hutan dalam lembah dan ladang sawah. Padahal sebelumnya tidak pernah ada air dari tempat tersebut. Meluapnya air itu akhirnya digunakan untuk minum orang yang haus kerongkongannya serta menyuburkan tanaman serta ternakan.

Setelah baginda lahir, kilat petir serta panahan bintang menjadi kerap sebagai tanda bahawa pengetahuan syaitan dan jin mengenai perkara ghaib sudah tamat.Sebelum ini dikatakan iblis dan jin bebas untuk menjelajah diangkasaraya serta di luh mahfuz.Dalam masyarakat kuno/primitf pula mengatakan mereka ini adalah kerajaan kayangan atau dewa/dewi kayangan,sehingga sangup terpedaya dan menyembahnya.Berdasarkan peristiwa tersebut jelaslah kelahiran Nabi Muhammad s.a.w. mempunyai keistimewaan tersendiri. Ini kerana baginda adalah khatamun nubuwwah, penutup segala nabi.Perkara -perkara luar biasa ini telah membuktikan kepada kita kemuliaan baginda di sisi Allah, sekali gus sebagai bukti kerasulannya.


Kelahiran Muhammad telah memberi cahaya kepada penduduk-penduduk kota Mekah. Keadaan kota Mekah tiba-tiba bertukar wajah. Tanaman yang kurang subur tiba-tiba saja menjadi segar dan subur. Kalau ternakan kurang biak dengan mudah sahaja menjadi biak.

Ketika Rasulullah diasuh oleh ibu susunya yaitu Halimatus Sa'diyah, ladang-ladang Halimah kembali menghijau setelah mengalami kemarau. Begitu juga binatang-binatang ternaknya seperti kambing mengeluarkan susu yang banyak. Selain itu, Nabi tidak pernah diganggu walaupun oleh seekor lalat waima termasuk untuk hinggap pakaian beliau.

Halimah dan suaminya juga beberapa kali melihat gumpalan awan kecil di atas kepala Nabi melindungi beliau dari panas matahari.

Ketika berusia 4 tahun, sedang baginda bermain-main dengan saudara susuannya, tiba-tiba datang malaikat mendekati baginda iaitu malaikat Jibril, Lalu membelah dada baginda dan mengeluarkan segumpal darah dan mencuci gumpalan darah itu dengan 7 mata air syurga dan air salji. Ada yang meriwayatkan bahawa gumpalan darah itu dicuci di dalam bejana emas dengan air zam-zam, lalu diletakkan semula di tempatnya. Hal ini jelas diterangkan dalam surah Insyirah ayat 1 yang bermaksud: Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (wahai Muhammad)? 

Sejak umur 12 tahun, Nabi berada di dalam rumahnya tidak pernah beliau melihat Nabi makan tanpa mengucapkan ‘Bismillahi Ahad’ begitu juga ketika selesai makan dan minum Nabi mengucapkan ‘Alhamdulillah’ pula

Dalam kitab Zabur,Taurat dan Injil bahawa akan datang seorang nabi pada akhir zaman.Semasa baginda dilahirkan, bundanya menyaksikan nur atau cahaya keluar dari tubuh badan baginda. Cahaya tersebut menyinari sehingga ke Istana Busra di Syria.Ia dilihat seolah-olah seperti anak panah bagaikan pelangi sehingga dari jauh kota-kota tersebut dapat dilihat.Ada juga yang berpendapat bahawa cahaya itu datang dan menerangi seluruh dunia. Ini dapat dijelaskan oleh sumber-sumber Arab yang paling awal yang menyatakan bahawa suatu cahaya terpancar dari rahim Aminah apabila baginda dilahirkan.Cahaya keluar terang benderang dari rumah Aminah sehingga berpusu pusu orang Arab datang menjengah dan menilik ke dalam rumahnya yang mulia.. Malah ada di kalangan mereka yang cuba mengopak rumah tersebut kerana perasaan ingin tahu; apakah cahaya terang benderang tersebut yang keluar dari rumah seorang yang sederhana dan miskin.


Pertama, dalam hadits sahih Bukhari disebutkan ketika putera rasul Ibrahim wafat, telah terjadi gerhana matahari pada tahun ke 10 Hijriah dan Nabi Muhammad saw ketika itu berusia 63 tahun.
Kedua, berdasarkan kaedah perkiraan falak, diketahui bahawa gerhana matahari yang terjadi pada tahun 10 hijriah itu bertepatan dengan tanggal 7 januari 632 m, pukul 08.30 pagi. Berdasarkan perkiraan ini, seandainya kita undurkan 63 tahun ke belakang mengikuti tahun Qomariyah, maka kelahiran Nabi saw jatuh pada tahun 571 m. berdasarkan perkiraan yang telah dibuat beliau, tanggal 1 Rabiul awwal bertepatan dengan tanggal 12 april 571 M.
Ketiga, meskipun terjadi perselisihan pendapat mengenai tanggal kelahiran Nabi saw, namun semua pihak sepakat mengatakan bahwa kelahiran Nabi adalah hari isnin bulan rabiul Awwal tersebut. 
Kesimpulannya SEMUA KITAB-KITAB AGAMA, ANUTAN, KEPERCAYAAN SERTA FAHAMAN YANG TERDAHULU TELAHPUN MENERANGKAN AKAN KELAHIRAN SEORANG  MANUSIA MULIA AKHIR ZAMAN. perkara ini telahpun diakui oleh semua PENDETA,BIARAWAN,AHLI KITAB,PADERI DAN SEMUA TOKOH AGAMA TERDAHULU KETIKA LAHIRNYA ''MUHAMMAD''...pada lebih 1000 tahun yang lalu...

SEGALA BUKTI SERTA TANDA-TANDA KELAHIRAN ''MANUSIA MULIA INI'' TELAH DITUNJUKKAN SERTA DIBUKTIKAN DARI SEJAK DAHULU SEHINGGA KINI YANG MANUSIA MULAI ITU TINGGALKAN ATSA AMANAH ALLA SWT,ITULAH AL-QURAN UNTUK MENJADI PENYULUH HIDUP BUAT SEMUA UMAT MANUSIA.

PERSOALANNYA.....MENGAPAKAH MASIH ADA MANUSIA DIDUNIA INI MASIH LALAI ATAU DEGIL SEMATA-MATA CINTAKAN DUNIA ATAU ADA BERKEPENTINGAN DALAM HIDUP...?? ....DAN MENJADI LEBIH MALANG SERTA SEDIH HINGGA ADA YANG SANGGUP BERPALING DARI ISLAM....MALAH LEBIH MALANG LAGI ISLAM SERTA NABI SERING DIHINA<--sila klik OLEH ISLAM APATAH LAGI YANG BUKAN ISLAM.....
JAKSA KOTARAJA;-   APAKAH YANG MENGHALANGI KAMU UNTUK MENERIMA ISLAM.....???

MENGAPA RASULULLAH SEBUT “Aku ialah keturunan dua orang yang disembelih iaitu Ismail dan Abdullah.”


...menulis nama “Abdullah” pada satu anak panah satu anak panah lagi ditulis dengan “10 ekor unta”. Jika nama yang keluar ialah Abdullah, maka hendaklah ditambah dengan 10 ekor unta lagi. Jika yang keluar ialah unta, maka..


Abdullah bin Abdul Muttalib

Abdul Mutalib mempunyai 10 orang anak lelaki iaitu al-Harith, al-Zubair, Abu Talib, Abdullah, Hamzah, Abu Lahab, al-Ghaidaaq, al-Miqwam, Saffar dan al-‘Abbas. Abdul Mutalib juga mempunyai enam orang anak perempuan iaitu al-Bayda’, Barrah, ‘Atikah, Safiyyah, Arwaa dan Umaimah.


Abdullah ialah anak lelaki Abdul Mutalib dari isterinya yang bernama Fatimah binti ‘Amru. Abdullah ialah anak yang paling disayangi Abdul Mutalib kerana sifat peribadi Abdullah yang lemah lembut, menghormati orang tua dan sopan santun.

Abdullah disukai ramai sehingga ramai anak-anak gadis teringin menjadi isteri Abdullah. Orang-orang tua selalu merisik khabar bertanyakan Abdullah kerana mereka berangan-angan ingin menjadikan Abdullah menantu mereka.

Abdul Mutalib bernazar jikalau beliau mendapat 10 orang anak lelaki, beliau akan mengorbankan salah seorang anak beliau. Abdul Mutalib menceritakan nazarnya kepada anak-anaknya. Anak-anak Abdul Mutalib mengikut sahaja kata-kata ayah mereka.

Suatu hari, Abdul Mutalib telah menulis nama kesemua anak lelaki beliau pada anak panah dan diberikan kepada berhala Hubal. Apabila digoncang anak panah itu, maka nama yang keluar ialah Abdullah.Lantas, untuk menunaikan nazarnya, Abdul Mutalib telah mengambil pisau dan membawa Abdullah ke Kaabah untuk disembelih.

Orang-orang Quraisy telah menghalang Abdul Mutalib berbuat demikian terutamanya bapa saudara Abdullah sebelah ibunya dari kalangan Bani Makhzum iaitu al-Mughirah bin Abdullah al-Makhzumi dan saudaranya sendiri Abu Talib. al-Mughirah bin Abdullah al-Makhzumi khuatir jikalau apa yang dilakukan Abdul Mutalib itu akan menjadi adat yang akan diikuti masyarakat Arab selepas itu.

Setelah dihalang, Abdul Mutalib telah berkata; “Lalu apa yang perlu aku lakukan dengan nazarku?” Lalu mereka mencadangkan Abdul Mutalib supaya bertemu seorang tukang tilik wanita di Khaibar untuk meminta nasihatnya dan ada setengah pendapat mengatakan Abdul mutalib bertemu dengan 10 orang ilmuan pakar bijak pandai.

Abdul Mutalib menulis nama “Abdullah” pada satu anak panah satu anak panah lagi ditulis dengan “10 ekor unta”. Jika nama yang keluar ialah Abdullah, maka hendaklah ditambah dengan 10 ekor unta lagi. Jika yang keluar ialah unta, maka hendaklah disembelih unta-unta itu.
Abdul Mutalib lantas mengikut apa yang dinasihatkan. Namun, apabila dicabut anak panah, yang keluar ialah nama Abdullah. Lalu Abdul Mutalib pun menambah jumlah unta sebanyak 10 ekor lagi.

Itulah yang berlaku sehingga jumlah unta genap 100 ekor, di mana selepas itu barulah keluar anak panah yang tertulis “10 ekor unta”. Lalu unta-unta tersebut disembelih sebagai ganti Abdullah. Lalu terselamatlah Abdullah daripada menjadi mangsa sembelihan Abdul Mutalib. Nabi Muhhamad pernah berkata: “Aku ialah keturunan dua orang yang disembelih iaitu Ismail dan Abdullah.”
Abdullah Mutalib telah meninggalkan semua unta-unta yang disembelih tanpa menghalang sesiapa yang mahu mengambil daging unta-unta sembelihan itu samada manusia ataupun binatang buas.

Selasa, 22 Januari 2013

ABU LAHAB PALING GEMBIRA SAAT MAULIDUL RASUL DAN PALING MEMBENCI RASULULLAH DAN AQIQAH


Abu Lahab yang bergembira menyambut kelahiran Nabi Muhammad dengan menyembelih 100 ekor unta, tetapi apabila bila Rasulullah menyerunya kepada Islam beliau menolaknya.Ini juga mengambarkan bahawa peristiwa ini berlaku pada selepasnya dengan mengikut cara kehidupan Abu Lahab...

Abu Lahab dan nama sebenarnya adalah  Abdul Uzza bin Abdul Mutalib. Nama panggilannya Abu Utaibah.Ketika lahirnya rasulullah dialah diantara orang yang paling gembira dan menyifatkan Rasulullah adalah anakku'' dengan keadaan riang dan gembira yang dapat menghilangkan kesedihan atas kehilangan adiknya ''Abdullah'' yang telah meninggal dunia.Abu Lahab ialah orang yang terkenal paling bakhil ini pun tidak sangka-sangka untuk  memerdekakan hambanya, hanya kerana sampainya berita tentang kelahiran ‘putera dua orang korban’.” Bagi orang yang terkenal bakhil seperti Abu Lahab, jelas menjadi luar biasa. Jangankan harta sebesar budak yang harganya mahal, harta paling kecil pun baginya amat disayang.Tentu ada alasan lain yang mendorong Abu Lahab tiba-tiba berubah menjadi seorang yang dermawan, memerdekakan hamba tanpa tebusan.Begitulah digambarkan kegembiraan Abu Lahab.
Abu Lahab yang bergembira menyambut kelahiran Nabi Muhammad dengan menyembelih 100 ekor unta, tetapi apabila bila Rasulullah menyerunya kepada Islam beliau menolaknya.
Ini juga mengambarkan bahawa peristiwa ini berlaku pada masyarakat kini selepasnya dengan mengikut cara kehidupan Abu Lahab...

Itulah Abu Lahab yang kemudiannya adalah orang yang paling MEMUSUHI RASULULLAH SEHINGGA DILAKNAT OLEH ALLAH SWT 
Allah Berfirman :
“Binasalah kedua tangan abu Lahab, dan sungguh-sungguh binasa ia. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak ia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Yang dilehernya ada tali dari sabut.” (QS. Al-Lahab : 1-5)


Pengertian Aqiqah Menurut Syara:

Menurut istilah hukum syara', aqiqah ialah "penyembelihan haiwan tertentu untuk kepentingan anak, disamping mencukur atau memotong rambutnya dan diberi nama untuk anak itu."

Antara pengertian lain;

Aqiqah dalam pengertian syarak` ialah binatang ternakan yang berkaki empat (bahimatul an`am) yang disembelih ketika hendak mencukur rambut kepala anak yang baru dilahirkan, sama ada disembelih pada hari ketujuh atau selepasnya.

Dalam bahasa Arab, kata bahimatul an'aam (binatang ternakan) adalah termasuk unta, lembu, kerbau,biri-biri,kibas dan kambing, bukan yang lain.

" Pada zaman Jahiliyyah, apabila kami mendapat seorang anak lelaki, maka kami menyembelih seekor kambing, maka kami mencukur kepala bayi tersebut, lalu kepalanya kami sapu dengan darah kambing yang disembelih itu".Menurut riwayat Ibnu Sakan pula " Orang-orang Jahiliyyah meletakkan kapas yang telah dicelup dengan darah aqiqah lalu kapas yang penuh dengan darah tersebut disapu ke ubun-ubun bayi yang baru saja dilahirkan itu. Abu Lahab yang dilaknat Allah SWT dalam surah AlMasad terlebih dulu lebih dulu rai kelahiran nabi sehingga menyembelih 100 ekor unta dan memerdekakan hambanya yang bernama Thuwaibah, juga ibu susuan Nabi saw.
Setelah datangnya Islam, perkara itu tidak dibenarkan oleh Rasullullah s.a.w. Baginda saw menyuruh menggantikannya dengan meletakkan haruman kasturi pada kepala bayi yang baru dilahirkan itu.

HUKUM AQIQAH
Hukum melakukan aqiqah itu adalah sunat mu'akkadah iaitu sunat yang sangat digalakkan oleh Islam. Baginda bersabda: "Barang siapa yang dikurniakan baginya anak, lalu dia ingin menyembelihkan untuk anaknya maka sembelihlah untuk anak lelaki dua ekor kambing yang sama keadaannya dan bagi anak perempuan seekor kambing." [HR. Abu Daud]
Dalam sebuah hadis diriwayatkan; " Bahawa Rasulullah s.a.w telah mengaqiqah Hassan dan Hussain dengan satu ekor biri-biri." [HR. Abu Daud].

Sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud; "Berserta anak itu ada aqiqah, maka alirkanlah darah untuknya, dan singkirkanlah sesuatu yang membahayakan daripadanya." [HR. Tirmizi]
"Seorang anak terikat dengan aqiqahnya yang disembelih pada hari ke tujuh, dan dicukur serta diberi nama." [HR. Ahmad dan Tirmizi]
Rasulullah s.a.w. bersabda : " Sesungguhnya Rasulullah s.a.w menuntut untuk dinamakan anak (yang baru lahir) pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diaqiqahkannya." [HR. Riwayat Tirmizi]

Imam Malik menyatakan bahawa, hukum aqiqah ini adalah perintah yang tidak dapat diperselisihkan lagi.

JENIS HAIWAN DAN KADAR AQIQAH

Menurut Imam Malik,Asy-Syafi'e,Ahmad dan jumhur ulama' , bahawa aqiqah adalah sah dengan penyembelihan haiwan empat kaki(Bahimatul An-`aam) seperti unta, lembu, kerbau, kambing dan biri-biri dan kibas (sama seperti ibadah korban). Pelaksanaan penyembelihan haiwan tersebut di dalam ibadah aqiqah juga mempunyai syarat-syarat tertentu seperti berikut;

1. Unta berumur 5 tahun dan masuk tahun ke 6.
2. Lembu atau kerbau berumur 2 tahun masuk tahun ke 3.
3. Kambing atau biri-biri berumur 2 tahun atau telah bersalin gigi.
4. Kibas berumur 1 tahun atau telah bersalin gigi.
5. Haiwan tersebut juga disyaratkan tidak cacat.

Manakala,rusa, kijang dan kancil tidak termasuk dalam kategori Bahimatul An'aam.Maka ketiga-tiga haiwan tersebut(rusa,kijang dan kancil) tidak dibolehkan untuk dijadikan sebagai haiwan aqiqah.

Isnin, 21 Januari 2013

NABI MUHAMMAD MERINDUI AYAHNYA DAN BERDIALOG SEDIH DENGAN IBUNYA


..“Ibu” seru Muhammad manja. 
“Mengapa… Muhammad” sahut Aminah. 
“Marahkah kalau saya bertanya?’ 
“Tanyalah apa sahaja, masakan ibu akan marah” sahut Aminah jujur. 
Sebenarnya Aminah tidak menyangka yang Muhammad hendak bertanya tentang bapanya. 
“Dimana bapa saya..bu?’ tanya Muhammad... 

Kelahiran Muhammad telah memberi cahaya kepada penduduk-penduduk kota Mekah. Keadaan kota Mekah tiba-tiba bertukar wajah. Tanaman yang kurang subur tiba-tiba saja menjadi segar dan subur. Kalau ternakan kurang biak dengan mudah sahaja menjadi biak. ini adalah satu rahmat kepada penduduk kota Mekah. Sungguhpun Muhammad dijaga dengan baik hingga besar,tapi dia tidaklah hidup dalam kemewahan. Dia hidup sebagaimana kehidupan orang yang mengasuhnya. Orang yang mengasuhnya bukanlah orang kaya.

Muhammad telah mengenali erti kesusahan sejak dari kecil lagi. Dia tahan menghadapi berbagai penderitaan. Muhammad tidak pernah merasai kasih sayang bapanya yang sebenar. Malah dia tidak tahu apa ertinya bapa dalam satu-satu keluarga. tapi bila sudah besar sedikit barulah dia tahu erti bapa. Tetapi Muhammad tidak pernah bertanya kepada sesiapa pun kemana pergi bapanya selama ini. Samaada dari ibunya, datuknya mahupun bapa saudaranya. Hatinya tidak terlintas mahu bertanya. Aminah dan Abdul Mutalib tidak mahu menyebut-yebut nama bapa Muhammad tambahan pula di depan Muhammad sendiri. Mereka bimbang hati Muhammad akan berasa sayu. Mereka kasihan kepada Muhammad.

Ketika berumur empat tahun, Muhammad sudah boleh bertutur. Kata-katanya teratur. Cakapnya boleh di pakai. Sifatnya boleh dipercayai. Sungguhpun kecil, dia tahu menjaga hati orang yang mengasuhnya. Dia tahu menjaga hati datuk serta bapa saudaranya. kalau aku bertanyakan di mana bapaku tentu ibuku bersedih dan menangis.

Dengan hormat Muhammad pergi mendapatkan ibunya, Aminah. Dia menghadapi ibunya sambil tersenyum seolah-olah tidak ada kocak di dada kecil itu. Ibunya tersenyum membayangkan kegembiraan.

“Ibu” seru Muhammad manja.
“Mengapa… Muhammad” sahut Aminah.
“Marahkah kalau saya bertanya?’
“Tanyalah apa sahaja, masakan ibu akan marah” sahut Aminah jujur.
Sebenarnya Aminah tidak menyangka yang Muhammad hendak bertanya tentang bapanya.
“Dimana bapa saya..bu?’ tanya Muhammad.

Aminah memang tidak menyangka soalan itu akan dikemukakan olah Muhammad. Dia tersentak darahnya berderau naik ke muka. Aminah menundukkan muka menahan perasaan hiba.

“Dimana bapa saya….bu?” tanya Muhammad Lagi.

Aminah benar-benar tidak dapat menahan perasaannya. Dia cuba menahan nafas. Hatinya bagai di hiris-hiris. Dengan segera Aminah mengambil buah kurma lalu di suapkannya ke mulut muhammad. Ini kerana dia tidak mahu Muhammad menyebut-nyebut pasal ayahnya. Lepas sebiji-sebiji buah kurma di sumbatkan ke dalam mulut Muhammad. Tapi bila buah kurma itu habis, Muhammad terus bertanya lagi.

“Dimana bapa saya …bu?” ulangnya.

Sekarang mulut Muhammad sudah tidak boleh ditutup lagi. Dia tetap bertanyakan bapanya. Aminah seolah-olah hilang akan dibuatnya.

“Di mana bapa saya..bu? ulang Muhammad lagi.

“sebenarnya” Aminah berterus terang ” bapa Muhammad telah meninggal dunia ketika Muhammad masih dalam kandungan lagi. Dia meninggal dalam perjalanan pulang dari Syam. Bapa Muhammad seorang peniaga. Dia selalu merantau kesana ke mari membawa barang-barang dagangan. Malangnya, tiba di Madinah dia telah jatuh sakit lalu meninggal di sana.”

Muhammad terdiam seolah-olah bertafakur.Tapi di kelopak mata Aminah bergenang air jernih bila mengingatkan peristiwa lama bersama dengan suaminya. Muhammad faham perasaan ibunya dalam kesedihan. Dan Muhammad tahu bahawa itulah sebabnya ibunya tidak mahu bercerita selama ini. Sekarang barulah Muhammad faham tahu dengan jelas bahawa bapanya sudah tidak ada lagi. Muhammad tahu bahawa dirinya adalah anak yatim., anak yang tidak berbapa lagi.

” Muhammad….kau tidak mempunyai bapa. Sungguhpun ada orang yang bertanggung jawab seperti datuk dan pakcikmu itu,tapi hati-hatilah dalam hidup ini. Perangai biar baik, berbudi bahasa, Jangan nakal-nakal nanti orang tidak suka. Jangan hasad dengki nanti orang benci” kata Aminah memberi nasihat. ” Kematian bapamu sudah sampai masanya. Semua makhluk Tuhan akan mati apabila sudah sampai masanya” kata Aminah lagi memujuk.

Rupanya dalam termenung itu, Muhammad mempunyai rancangan hendak pergi ke kubur bapanya. tapi buat sementara ini dia tidak memberitahu ibunya tentang rancangan itu. Dia ingin melihat kubur bapanya suatu hari nanti.

“Ingat” sambung Aminah lagi ” Pada pendapat setengah orang Muhammad akan menjadi orang besar di Kota Mekah ini. Tanda-tandanya telah banyak seperti yang ibu sebutkan tadi. Perangai-perangi yang baik harus di contohi.”

Setelah berumur enam tahun, Muhammad berkata lagi kepada ibunya. Muhammad mahu lihat kubur bapa” katanya.

Aminah terdiam mendengar permintaan Muhammad itu. Walaubagaimanapun Aminah tidak mahu menghampakan permintaan Muhammad.

“Baiklah”kata Aminah kepada Muhammad”. Tapi mesti minta izin dari datukmu.”

Abdul Mutalib tidak menegah hajat itu. Setelah segala persiapan di buat mereka pun berangkat ke Madinah. Dalam perjalanan yang susah dan jauh itu macam-macam cabaran yang di terima. Tapi Muhmmad tabah menempuhnya. Walaupun letih tapi di atahan menghadapi semua itu.

Akhirnya, sampai juga mereka di Madinah. Hajat Muhammad sampai. Mereka pergi ke kkuburan. Sungguhpun masih anak-anak tapi Muhammad dapat menunjukkan kesabaran. Dia sedih tapi dia dapat menahan kesedihannya itu. Dia pujuk ibunya yang menangis. Dia pinta ibunya bersabar. Sedikit sebanyak, dapat juga Muhammad memberi petunjuk kepada ibunya.
Setelah beberapa lama di kuburan itu, Muhammad lalu mengajak ibunya pulang. Dia cuba damaikan perasaan ibunya dalam perjalanan itu. Tapi nasib Muhammad memang malang. Ibunya jatuh sakit dalam perjalanan. 

Muhammad tidak dapat meneruskan perjalanan pulang. Maklumlah ibunya sakit. Masakan boleh orang sakit dipaksa pulang. Muhammad sabar lagi. kalau ibu sembuh bolehlah pulang, fikirnya. Muhammad terus berusaha untuk menyembuhkan penyakit ibunya itu. Tapi penyakit Aminah tidak mahu sembuh juga. Makin sehari semakin berat. Muhammad tidak putus asa. Tapi makin sehari semakin berat juga.

Akhirnya, ibu Muhammad meninggal dunia. Ini satu kejadian yang tidak diduga-duga oleh Muhammad. Tapi Muhammad sabar walaupun tanggungannya berat. Dan dia menangis dalam sabar. Dia bersedih dalam sabar. Dia uruskan ibunya.

Kematian Aminah itu menjadikan Muhammad yatim piatu. Tidak punya ibu dan bapa lagi. Muhammad benar-benar tinggal sebatang kara. Namun begitu, dia berjaya pulang ke Mekah. Keluarga Muhammad terkejut besar bila mendengar kematian Aminah. Tapi Abdul Mutalib tidak menunjukan kesedihan walaupun hatinya pedih dan hancur. Dia pujuk Muhammad supaya jangan bersusah hati.”Jangan kemana-mana. Tinggal sahaja di rumah datuk,” pujuk Abdul Mutalib sambil mengusap-usap rambut Muhammad. Abdul Mutalib sambil adalah datuk Muhammad yang sebenar. Kasih sayangnya kepada Muhammad memang tidak dapat diragukan lagi. 


SEKIANLAH SAHAJA SEBAHAGIAN KISAH INI DAN AKAN IKUTI CERITA PENUH HARI KEPUTERAAN RASULULLAH SAW DI PENULISAN SETERUSNYA..DAN MARI KITA BERSELAWAT KEATAS JUNJUNGAN NABI......

''ALLAH HUMMA SOLLI'ALA MUHAMMAD...WA'ALA ALI WASOHBIHI WABARIK WASOHBIHI WASSALAM...

''ALLAH HUMMA SOLLI'ALA MUHAMMAD...WA'ALA 'ALIWAHABIBINA,WAZUHRINA,WASHAFIE'INA WAMAULANA SAIYIDINA MUHAMMADIN SALLALLAHU A'LAIHI WASALLAM.....''