Jumaat, 15 Jun 2012

29 mac sejarah kota mekah dan doa imam masjidil haram




DOA IMAM BESAR MAKKAH

Berikut adalah doa Imam Besar Makkah sehingga menangis. Beliau telah ditangkap selepas selesai doa tersebut. Kita berdoa agar Allah meneguhkan imannya dan melindunginya, InsyaAllah...

"Ya Allah, yang memiliki segala keAgongan dan kebesaran. Ya Allah Yang Maha Berkuasa, Yang Agong, Yang Maha Besar, Yang Maha Tinggi. Kami memohon keagongan dan KekuasaanMu. Dan kemenangan bagi seluruh mujahidin yang berjuang pada jalanMu. Ya Allah, tetaplah di sebelah mereka dan bersama-sama mereka. Anugerahkanlah kejayaan dan perkukuhkanlah kedudukan mereka. Ya Allah, satukanlah wawasan mereka, fokuskanlah sasaran senjata mereka dan teguhkanlah kata-kata mereka, dan Ya Allah, cekalkanlah hati-hati mereka."

"Ya Allah, uruskanlah dan musnahkanlah musuh mereka. Ya Allah, usirkanlah perhimpunan mereka, hancurkanlah integriti mereka, lemahkanlah kekuatan mereka, dan tanamkanlah ketakutan ke dalam hati mereka. Ya Allah, nasib kami di tanganMu, dan urusan kami akan dikembalikan kepadaMu, dan keadaan kami tidak terlindung dari pengetahuanMu, kepadaMu kami serahkan kesengsaraan kami, dan jiwa kami, dan kepadaMu kami mengadu, kepadaMu sahajalah kami mengadu tentang kekejaman mereka yang menindas, dan kekejaman “Faajirin”, dan kemarahan mereka yang dikhianati oleh penjenayah. Hanya kepadaMu, Ya Allah, kami mengadu tentang kekejaman dendam Kristian."

"Ya Allah, kegelapan penindas telah dipanjangkan, Ya Allah, kegelapan penindas telah dipanjangkan, Ya Allah, kegelapan penindas telah dipanjangkan, Ya Allah, kegelapan penindas telah dipanjangkan, Ya Allah, kegelapan penindas telah dipanjangkan. Dendam golongan Atheis telah berterusan jauh. Dan…. Pemimpin penjenayah Ya Allah, (berhenti) Ya Allah, kirimkan kepada mereka tangan-tangan kebenaran…untuk mengangkat dengannya penghinaan kami, dan untuk mengembalikan kepada kamu penghormatan kami, dan untuk memusnahkan musuh kami dengannya, Ya Allah, (berhenti) Ya Allah, Engkau uruslah sumber kekejaman dan penindasan, Ya Allah, kirimkan kekuasaanMu menentang Amerika, pusat kekufuran dan fasaad, kirimkan kekuasaanMu menentang Amerika, pusat kekufuran dan fasaad, Ya Allah, kami menyedari tentang mereka, mereka menyebarkan fasaad di bumiMu. Dan mereka membunuh hambaMu, dan mereka menghina agamaMu Ya Allah, kami menyedari tentang mereka, dan di atas mereka segala kekuatan, Ya Allah, kirimkan kekuasaan menentang mereka, Ya Allah, kirimkan kekuasaanMu menentang mereka. Ya Allah, hantarkan kepada mereka ribut kaum ‘Aad, dan tangisan kaum Thamud, dan taufan kaum Nuh, Ya Allah, hantarkan kepada mereka sesuatu yang diturunkan dari langit, dan dari apa yang keluar dari bumi, Ya Allah, Engkau pecah belahkan negara mereka, Ya Allah, jadikanlah negara mereka berpecahbelah dan pisahkanlah mereka, Ya Allah yang Maha Hidup dan Maha Berkuasa, Engkau tundukkanlah mereka di bawah genggaman hambaMu, Engkau tundukkanlah mereka di bawah genggaman hambaMu, Ya Allah, jadikanlah ribut taufan melanda mereka berterusan. Ya Allah, Jadikanlah ribut taufan melanda mereka berterusan." (berhenti 30 saat)

"Ya Allah, bebaskanlah saudara-saudara kami yang ditawan, Ya Allah, bebaskanlah mereka, Ya Allah, berikanlah kekuatan kepada mereka, Ya Allah, teguhkanlah keimanan mereka, Ya Allah, jadikanlah segala kemungkinan untuk mereka, Ya Allah, urusilah orang-orang yang menyiksa mereka. Ya Allah, uruskanlah orang-orang yang menyeksa mereka, Ya Allah, hapuskanlah mereka dengan kuasaMu dan kekuasaanMu, Ya Allah, jadikanlah perancangan mereka menentang kami sebagai sebab kepada kehancuran mereka, dan kelicikan mereka sebagai kelicikan terhadap mereka. Ya Allah, Tuhan sekalian alam, Yang Maha Hidup Yang Maha Berkuasa, Yang Maha Besar dan Yang Maha Pengasih, Yang Mendengar segala do’a, Yang terdekat, untuk menerima do’a, kami berdoa kepada-Mu, menyedari janji-janjiMu dan penerimaanMu. Kerana Engkau telah berfirman dan kata-kataMu adalah benar : “Mintalah kepadaKu. Aku akan menerima permintaanmu”

"Ya Allah, terimalah do’a kami, Ya Allah, terimalah do’a kami, Ya Allah, Yang Maha Kekal, Yang Maha Agong, Yang Maha Berkuasa di atas segala yang ada di langit dan bumi. Kami memohon agar Engkau selamatkan al-Aqsa daripada kejahatan Yahudi, Ya Allah, selamatkanlah Al-Aqsa daripada kejahatan Yahudi, Ya Allah, bebaskanlah al-Aqsa daripada setiap kegelapan hati orang-orang kafir, Ya Allah, rehatkanlah kami dalam membebaskan Aqsa, dan kalahkan dendam Yahudi, Ya Tuhan Yang Maha Besar lagi Maha Pengasih, seluruh makhluk merendah diri kepadaMu, patuh,… Ya Allah, Pencipta kami dari satu Ruh, Ya Allah, Yang Maha Tinggi kedudukanMu, Ya Allah, yang mempunyai kekuatan yang Maha Kuat, kami memohon kepada keagongan Islam dan umat Islam. Ya Allah Yang Maha Hidup, Yang Maha Berkuasa."

"Ya Allah, lindungilah ulama’ yang bekerja keras, lindungilah ulama’ yang bekerja keras. Dan teguhkah mereka yang ikhlas menyeru manusia pada jalanMu, dan angkatlah kedudukan mereka yang menyeru kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, dan anugerahkanlah keampunan yang sama kepada umat Islam yang menyertai mereka, Ya Allah yang Maha Hidup, Yang Maha Berkuasa, Ya Allah Yang Maha Besar Lagi Maha Pengasih. Ya Allah, dia yang menyerah diri untuk menghancurkan mereka, Yang bercakap untuk memburukkan kehormatan mereka, dan mencari tempat perlindungan mereka, dan mereka yang tidak Engkau berikan petunjuk, Ya Allah, jadikanlah kesengsaraan destinasi mereka, Ya Allah, tukarkanlah kesihatan mereka kepada kesakitan, dan kekuatan mereka kepada penyakit, dan kekayaan mereka kepada kemiskinan, dan kekuasaan mereka kepada kelemahan….

Rabu, 13 Jun 2012

Kisah orang tua yang menjawab dengan ayat-ayat al-Quran



Berkata Abdullah bin Mubarak:

Ketika saya berada di suatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian hitam yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa minit.

Dalam dialog tersebut wanita tua itu, setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an. Walaupun jawapannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Abdullah : “Assalamu’alaikum warahmatu Allahiwabarakaatuh.”

Wanita tua : Ucapan salam sejahtera dari Tuhan Yang Maha Mengasihani. (Yaa Siin 58)

Abdullah : Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?”

Wanita tua : Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya. (Al-A’raaf 186)

Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.


Abdullah : “Kemana anda hendak pergi?”

Wanita tua : Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari Masjid Al-Haraam (di Makkah) ke Masjid Al-Aqsa (di Palestin). (Al-Israa’ 1)

Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.


Abdullah : “Sudah berapa lama anda berada di sini?”

Wanita tua : Selama tiga malam dalam keadaan sihat. (Maryam 10)

Abdullah : “Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?”

Wanita tua : Dialah Allah pemberi aku makan dan minum. (Asy-Syu’araa’ 79)

Abdullah : “Dengan apa anda melakukan wudhu?”

Wanita tua : Bila tiada air maka hendaklah kamu bertayamum dengan tanah, debu yang bersih. (Al Maaidah 6)

Abdulah : “Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?”

Wanita tua : Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam, maghrib. (Al- Baqarah 187)

Abdullah : “Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?”

Wanita tua : Dan berpuasa itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui. (Al- Baqarah 184)

Abdullah : “Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?”

Wanita tua : Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid. (Qaaf 18)

Abdullah : “Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?”

Wanita tua : Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan. (Al-Israa’ 36)

Abdullah : “Saya telah berbuat salah, maafkan saya.”

Wanita tua : Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu dan Dia lah jua Yang Maha Mengasihani daripada segala yang lain yang mengasihani. (Yusuf 92)

Abdullah : “Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan.”

Wanita tua : Dan apa jua kebaikan yang kamu kerjakan adalah diketahui oleh Allah. (Al-Baqarah 197)

Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :


Wanita tua : Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka. (An-Nuur 30)

Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilakan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.


Wanita tua : Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri. (Asy-Syuura 30)

Selesai mengikat unta itu saya pun mempersilahkan wanita tua itu naik.


Wanita tua : Maha Suci Tuhan yang telah memudahkan kenderaan ini untuk kami, sedang kami sebelum itu tidak terdaya menguasainya , Dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah, kami akan kembali. (Az-Zukhruf 13-14)

Saya pun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.


Wanita tua : Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu. (Luqman 19)

Lalu aku jadikan unta itu jalan dengan perlahan, sambil mendendangkan beberapa syair..


Wanita tua : Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur’an. (Al-Muzzammil 20)

Abdullah : “Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak.”

Wanita tua : Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu. (Al- Baqarah 269)

Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.


Abdullah : “Apakah anda mempunyai suami?”

Wanita tua : Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu. (Al Maaidah 101)

Maka aku senyap seketika sehingga berjumpa dengan kafilah di depan kami.


Abdullah : “Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?”

Wanita tua : Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia. (Al-Kahf 46)

Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.


Abdullah : “Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?”

Wanita tua : Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk. (Al-Nahl 16)

Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.


Abdullah : “Adakah kamu kenal orang yang berada dalam kemah ini?”

Wanita tua : Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang nabi yang dikasihi. (An-Nisaa’ 125), Dan Allah berkata-kata kepada Musa. (An-Nisaa’ 164), Wahai Yahya pelajarilah kitab itu bersungguh-sungguh. (Maryam 12)

Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.


Wanita tua : Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa wang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu. (Al-Kahf 19)

Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :


Wanita tua : Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu.(Al-Haaqqah 24)

Abdullah : “Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya.”

Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :


“Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara menggunakan ayat-ayat Al-Qur’an, hanya karena bimbang tersalah bicara.”

Lalu Abdullah bin Mubarak berkata Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya dan berkata:


Yang demikian ialah limpah kurnia Allah, diberikanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya; dan Allah sememangnya mempunyai limpah kurnia yang besar. (Al-Hadiid 21)

Isnin, 4 Jun 2012

SCIENTIFIC SIGNS IN THE STORY OF PROPHET "LÛT"(ENGLISH & B.MALAYSIA)



In this story there are many scientific facts which prove that Islam is the right religion, let us read and thank Allah for the blessing of Islam ……

STORY OF PROPHET "LÛT" (PEACE BE UPON HIM)

Prophet "Lût" lived in a village where its people were practicing adultery and he used to advice them to stop that but they were refusing to respond. So that he decided to go away of them and worship Allah. Then Allah chose him to be His prophet to those people to order them to obey and worship Allah the only God.

Allah says: (And (remember) Lût (Lot), when he said to his people: "Do you commit the worst sin such as none preceding you has committed in the ‘Âlamîn (mankind and jinn)?)(Sûrat Al-A‘râf-verse 80).

Those people were doing the worst sin by practicing adultery with each others (Man and Man) and (woman and woman) which called today homosexuality

And they refused to talk to him even to listen and their answer was the same every time he calls them to believe, as Allah says: (And the answer of his people was only that they said: "Drive them out of your town, these are indeed men who want to be pure (from sins)!") (Sûrat Al-A‘râf-verse 82) so, what happened?

Allah sent to him some people as guests, those people were not human but they were angels, when the people of the village knew that some nice men came, they decided to practice the adultery with them. But when they arrived the angels told prophet "Lût" what Allah tells us in the Qur'an: (They (messengers) said: "O Lût (Lot)! Verily, we are the messengers from your Lord! They shall not reach you! So travel with your family in a part of the night, and let not any of you look back; but your wife (will remain behind), verily, the punishment which will afflict them, will afflict her. Indeed, morning is their appointed time. Is not the morning near?")(Sûrat Hûd-verse81).

Immediately, prophet "Lût" respond to Allah and started to go out of the village with his family and when they were out of the village Allah almighty started to send down His torment on the village also on the wife of "Lût" because she used to accept the work" adultery" of the people of the village.

Allah's torment was by sending rains of stones on those people but the wife refused to listen to the order of Allah as she turned behind to see what happened to the people so that she was injured by these stones and died. Allah says: (Then we saved him and his family, except his wife; she was of those who remained behind (in the torment)* and we rained down on them a rain (of stones). Then see what was the end of the Mujrimûn (criminals, polytheists and sinners).
) (Sûrat Al-A‘râf-verse 83-84).

PSYCHOBIOLOGICAL DISORDERS IS AN EFFECT OF HOMOSEXUALITY
The scientists noticed that the white matter is rare in the brain of homosexual people; the white matter is the tissue through which messages pass between different areas of gray matter within the nervous system. So the brain of the people who suffers that decrease became unable to make coordination between the cells, as a result the homosexual will be affected by Dementia or Alzheimer.

The decrease of the white matter causes a huge disorder in the brain working mechanism so that homosexual people are unable to take right decisions and they tend to be violent, also they are affected by many psychological diseases, the same as a blind man who don't know what to do, Allah says about people of "Lût": ((Verily, by your life), in their wild intoxication, they were wandering blindly.)

(Sûrat A-Hijr-verse72)

In many western countries, it is common to see a man lives with another man and also a woman lives with a woman as husbands and wives. The modern statistics say that violence is common between homosexual persons which are 18 times more than what happens between Heterosexual persons.

The researchers confirm that the relation between those homosexual people don't continue more than 2 or 3 years which is evidence that any practice against Allah's nature will not continue or fruit.

AIDS IS A RESULT OF ADULTERY

AIDS is a disease of the human immune system caused by the human immunodeficiency virus (HIV). This condition progressively reduces the effectiveness of the immune system and leaves individuals susceptible to opportunistic infections and tumors.

HIV is transmitted through anal, vaginal, oral sex, and blood transfusion,

AIDS is now a pandemic. In 2007, it was estimated that 33.2 million people lived with the disease worldwide, and that AIDS killed an estimated 2.1 million people, including 330,000 children.

Although treatments for AIDS and HIV can slow the course of the disease, there is currently no vaccine or cure.

Scientists say that due to the difficulty in treating HIV infection, preventing infection is a key aim in controlling the AIDS pandemic, with health organizations promoting safe sex in attempts to slow the spread of the virus.

Recently in a published research, scientists discovered a new type of bacteria which called MRSA.

MRSA stands for methicillin-resistant Staphylococcus aureus, but is shorthand for any strain of Staphylococcus bacteria which is resistant to one or more conventional antibiotics.

Researchers believe that the MRSA may cause Severe Acute Respiratory Syndrome; also this kind of bacteria can be found where homosexual persons are living such as "Castro district" in San Francisco in the United States. Also they added that the ratio of infected people by MRSA in homosexual men is 13 times than in Heterosexual men.

Doctors say that 20 years ago clinicians began noticing what has come to be called "gay bowel syndrome," a collection of intestinal and rectal complaints that frequently plague gay men. Many of these illnesses stem from infection by fecal bacteria following anal sex--specifically, anal intercourse, analingus, and fellatio following anal intercourse. Some heterosexual couples (estimates range from 5 to 27 percent) also engage in anal sex, and they're at risk too.

HOMOSEXUALITY AND PURITY

Scientists confirm that homosexuality contribute in transferring viruses and bacteria between homosexual persons, so that prophet "Lût" and his family were keen to purify themselves and to be away from homosexual people, Allah says: (And the answer of his people was only that they said: "Drive them out of your town, these are indeed men who want to be pure (from sins)!")(Sûrat Al-A‘râf-verse82), is this verse a sign that homosexuality is against purity.

Today we find doctors ask people to wash after any sexual practice, in Islam Allah almighty ordered us to wash after practicing sex and also He almighty made this as a condition for prayer , Allah says: ( If you are in a state of Janâba (i.e. after a sexual discharge), purify yourselves (bathe your whole body))(Sûrat Al-Mâ’idah-verse 6).

THE WAY OF ALLAH

Allah almighty punish any one commits these sins by sending stones of baked clay, Allah says :( And we turned (the towns of Sodom in Palestine) upside down and rained down on them stones of baked clay.)(SûratAl-Hijr-verse 74).

This is the way of Allah which will never change as what happened with the people of "Lût" happened again with the people of Pompeii.

Pompeii is an old roman city that lived in a lot of luxury. God gave people of this city a lot of graces such as the best crops, a lot of rains and many natural resources. But the people of that city were doing adultery and homosexuality and they were so proud with that. Also they used to draw pornographic pictures on walls in front of all people; researchers believe that art of pornography started in this dissolute city.

One day, people of Pompeii was celebrating god of fire day , but suddenly and without any kind of warning a volcanic eruption occurred which released a lot of lava. As a result, people tried to escape but all of them were killed immediately and the city was disappeared .also their bodies were covered with lava and these covered bodies had transferred after many years to be fossilized rocks. Allah says: (So we seized them all of a sudden while they were unaware) (Sûrat Al-A‘râf – verse 95).

SCENES OF TORMENT

The first photo above is a real photo for an inhabitant of Pompeii .the body was transferred to be fossilized rock. This punishment is in this life but in the hereafter punishment is strong and last forever, god says :( And thus do We requite him who transgresses beyond bounds [i.e. commits the great sins and disobeys his Lord (Allah) and believes not in His Messengers, and His revealed Books, like this Qur’an], and believes not in the Ayât (proofs, evidence, verses, lessons, signs, revelations, etc.) of his Lord; and the torment of the Hereafter is far more severe and more lasting.) (Sûrat Tâ-Hâ- verse 127)

The second photo above is for another body, Allah wills to let all people see what happened to those wrong doers. Indeed what happened to the people of that city is totally identical with the following verse, God be He blessed and exalted says :( So, when they forgot (the warning) with which they had been reminded, We opened for them the gates of every (pleasant) thing, until in the midst of their enjoyment in that which they were given, all of a sudden, We took them (in punishment), so! They were plunged into destruction with deep regrets and sorrows.* so the root of the people who did wrong was cut off. And all the praises and thanks are to Allah, the Lord of the ‘Âlamîn (mankind, jinn, and all that exists) (Sûrat Al-An’âm- verse 44-45).

Finally, let us read this eloquent verses which tells us a whole story in just few words , Allah says:(The people of Lût (Lot) (-who dwelt in the town of Sodom in Palestine) belied the Messengers.* When their brother Lût (Lot) said to them: "Will you not fear Allah and obey Him? * "Verily I am a trustworthy Messenger to you. *"So fear Allah, keep your duty to Him, and obey me. * "No reward do I ask of you for it (my Message of Islamic Monotheism); my reward is only from the Lord of the ‘Âlamîn (mankind, jinn and all that exists). * "Go you in unto the males of the ‘Âlamîn (mankind), * "And leave those whom Allah has created for you to be your wives? Nay, you are a trespassing people!" *They said: "If you cease not O Lût (Lot)! Verily, you will be one of those who are driven out!" * He said: "I am, indeed, of those who disapprove with severe anger and fury your (this evil) action (of sodomy). *"My Lord! Save me and my family from what they do." * So we saved him and his family, all, * except an old woman (his wife) among those who remained behind. *Then afterward we destroyed the others. * And we rained on them a rain (of torment). And how evil was the rain of those who had been warned! * Verily, in this is indeed a sign, yet most of them are not believers. *And verily your Lord, He is indeed the All-Mighty, the Most Merciful.)(Sûrat Ash-Shu‘arâ-verse160-175).

Fakta Tentang Kaum Nabi Luth Dan Kota Pompei

Ayat 82 Surah Hud secara jelas menyebutkan jenis bencana yang menimpa kaum Luth. “Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri Kaum Lut itu yang atas ke bawah ( Kami menterbalikkan ), dan Kami hujani mereka dengan (batu belerang ) tanah yang terbakar secara bertubi-tubi,”.



Rakaman satelit dari daerah di mana Kaum Luth dikatakan pernah tinggal

Ayat ” menterbalikkan (kota) ” membawa maksud kawasan tersebut digegarkan oleh bencana gempa bumi yang maha dahsyat. Sesuai dengan keadaan Tasik Luth (Laut Mati) dimana penghancuran itu terjadi, terkandung bukti yang “nyata” dari bencana tersebut.



Pemandangan gunung-ganang di sekitar Laut Mati

Memetik apa yang dikatakan oleh ahli arkeologi Jerman bernama Werner Keller:

Bersamaan dengan dasar dari retakan yang lebar ini yang terjadi secara sekata di kawasan ini, Lembah Siddim, termasuk Sodom dan Gomorah, terjerumus secara seketika (dalam waktu satu hari ) ke dalam jurang yang sangat dalam. Kehancuran tersebut terjadi melalui sebuah peristiwa gempa bumi hebat yang mungkin disertai dengan letusan, petir dan keluarnya gas dari perut bumi serta terjadinya lautan api yang dahsyat

Beberapa runtuhan dari kota yang terkubur di dalam tasik itu, ditemui di tepian tasik. Peninggalan tersebut menunjukkan bahawa kaum Luth telah memiliki standard hidup yang cukup tinggi.

Jejak-jejak dari Laut Mati akan nampak ketara. Jika seseorang bersampan melintasi Laut Mati ke titik paling Utara dan cahaya matahari sedang bersinar tepat diarahnya, maka kita akan dapat melihat sesuatu yang menakjubkan.

Dari kejauhan pantai akan nampak secara jelas dibawah permukaan air segaris bentuk hutan yang secara luar biasa diawetkan oleh kandungan garam yang tinggi dari Laut Mati. Batang-batang dan akar-akar pokok di dalam kilauan air yang hijau akan kelihatan. Lembah Siddim, tempat di mana pokok-pokok ini dahulu daunnya pernah tumbuh mekar menutupi batang dan rantingnya adalah merupakan salah satu lokasi yang paling indah di daerah ini.





Lembaga Geografi nasional Amerika Syarikat (National Geographic) pada Disember 1957 menyatakan:

"Gunung Sodom, merupakan tanah gersang dan tandus muncul secara mendadak diatas Laut Mati. Tidak ada seorang pun yang pernah menemui kota Sodom dan Gomorah yang dihancurkan, namun ahli arkeologi percaya bahawa kota ini dahulunya berada di lembah Siddim yang terletak melintang di sepanjang tepian tebing jurang ini. Kemungkinan air bah dari Laut Mati yang menelan mereka yang disertai dengan gempa bumi".


Kota Pompei

Kehilangan Pompeii dari muka bumi dengan bencana seperti ini bukanlah berlaku tanpa sebarang alasan. Catatan sejarah menunjukkan bahawa kota tersebut adalah merupakan pusat hiburan dan pusat maksiat.

Kota ini dikenali dengan aktiviti pelacuran homoseksual (gay) yang tak terkawal sehingga sampai pada satu tahap dimana sukar untuk membezakan yang mana satu adalah rumah pelacuran dan yang mana satu bukan! Alat kelamin tiruan (dalam saiz asalnya) digantung di depan pintu rumah pelacuran. Menurut tradisi yang berasal dari kepercayaan Mithraic, organ seksual dan persetubuhan tidaklah seharusnya disembunyikan namun dipertontonkan secara terang-terangan!







Namun lava dari letupan gunung Vesuvius menyapu bersih seluruh kota Pompei dari muka bumi dalam waktu yang singkat sahaja. Dicatatkan bahawa tidak ada seorang pun yang selamat dari bencana bencana yang mengerikan ini.

Mereka sama sekali tidak menyedari bencana tersebut, seolah-olah mereka sedang terlena dalam mimpi. Sebuah keluarga yang sedang menjamah makanan mereka ketika itu juga menjadi batu (membatu). Beberapa pasangan ditemui membatu di mana mereka sedang melakukan hubungan seks. Hal yang paling menarik ialah terdapat pasangan yang berjantina sama melakukan seks dan pasangan muda-mudi yang masih kecil. Wajah dari kebanyakan jasad manusia membatu yang digali dari Pompeii masih utuh sama sekali, ekspresi wajah-wajah tersebut secara umumnya kelihatan kebingungan/terkejut.







Kematian warga kota Pompeii yang terjadi secara tiba-tiba itu memiliki kemiripan sebagaimana yang digambarkan dalam ayat surah Hud diatas.

Meskipun begitu, tidak banyak perkara yang telah berubah sejak Pompeii dihancurkan. Daerah Naples dimana pesta gay berlaku, tidak seteruk kemusnahan daerah Pompeii yang tidak bermoral.

Kepulauan Capri adalah pusat utama dunia kaum homoseksual dan kaum nudist menetap. Kepulauan Capri dilambangkan sebagai "surga kaum homo" dalam iklan pelancongan. Tidak hanya di kepulauan Capri dan di Itali sahaja, namun hampir di seluruh dunia (termasuklah di Malaysia sejak akhir-akhir ini) di mana gejala moral yang sama sedang terjadi dan masih ramai yang tetap berkeras untuk tidak mengambil pelajaran dari kaum-kaum terdahulu.

KEMULIAN SERTA KEBERKATAN DALAM MAJLIS ILMU ...


DUNIA HARI INI MENYAKSIKAN MANUSIA ASYIK SIBUK DALAM MENGURUSKAN PERSOALAN HIDUP DIDUNIA......KITA SERING LALAI DENGAN APA KEBENDAAN(MATERIALISTIK)YANG ADA DI SEKELILING SEOLAH-OLAH MERASAKAN BAHAWA KITA AKAN HIDUP 1000 TAHUN LAGI..... DALAM SEHARIAN KITA DALAM SEHARI ATAU SEMINGGU  ATAU SEBULAN MALAH SETAHUN, BERAPA KALIKAH KITA MENGHADIRI ATAU MENGIKUTI MAJLIS ILMU ......SETIDAKNYA BERAPA LAMA DIPERUNTUKKAN DALAM ''FACEBOOK'' UNTUK MENCARI RUANGAN INFO BICARA ILMU  ATAU BICARA ISLAM DALAM MEMENUHI SUATU ''MAJLIS ZIKIR'' ALA SIBER...."Orang-orang yang berilmu akan senantiasa berzikir di atas tafakur, bertafakur di atas zikir dan selalu berupaya menghidupkan hati. .." [Hasan Al-Basri r.a.]

Dari Abu Waqid (al-Harits) bin ‘Auf r.a. berkata: Ketika Rasulullah SAW duduk di masjid (menyampaikan ajarannya), sedang orang banyak (para sahabat) duduk pula bersama beliau, tiba-tiba datang tiga orang lelaki... Maka dua orang diantara mereka menghadap Rasulullah SAW, sedang yang seorang lagi terus pergi... Kemudian kedua orang itu berhenti di hadapan Rasulullah SAW... Lalu salah seorang dari keduanya melihat tempat kosong pada majlis itu, kemudian duduk padanya... Sedang yang seorang lagi duduk di belakang mereka... Adapun orang yang ketiga maka ia berpaling dan terus pergi... Ketika Rasulullah SAW telah selesai menyampaikan ajarannya, beliau bersabda, “Sukakah aku beritahukan kepadamu tentang ketiga orang itu? Adapun salah seorang dari mereka, maka ia bermaksud mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah pun mendekatinya... Yang seorang lagi merasa malu (untuk berdesak-desakkan) maka Allah pun malu (untuk menyiksanya)... Sedang orang yang ketiga berpaling, maka Allah pun berpaling dari padanya (tidak memberikan rahmat-Nya).”.. (HR Bukhari – Muslim).....

JADILAH ORANG YANG PERTAMA, YANG INGIN MENDEKATKAN DIRI DENGAN ALLAH... maka Allah akan mendekatinya.........Orang yang sangat mendekati Allah adalah hamba-Nya yang sentiasa takut pada-Nya..takut akan azab dari-Nya..takut pada hari pembalasan-Nya..dan sentiasa mengingati akan-Nya walau dimana ia berada,(berzikir) dan menghampiri majlis2 Ilmu... 

Hadis riwayat Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu : ia berkata : Dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam , beliau bersabda : Sesungguhnya Allah Yang Maha Memberkati lagi Maha Tinggi memiliki banyak malaikat yang selalu mengadakan perjalanan, yang jumlahnya melebihi malaikat pencatat amal, mereka senantiasa mencari majlis-majlis zikir.... Apabila mereka mendapati satu majlis zikir, maka mereka akan ikut duduk bersama mereka dan mengelilingi dengan sayap-sayapnya hingga memenuhi jarak antara mereka dengan langit dunia... Apabila para peserta majlis telah beredar, mereka naik menuju ke langit.

Beliau melanjutkan : Lalu Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung menanyakan mereka padahal Dia lebih mengetahui daripada mereka : Dari manakah kamu sekalian? Mereka menjawab : Kami datang dari tempat hamba-hamba-Mu di dunia yang sedang mensucikan, mengagungkan, membesarkan, memuji dan memohon kepada Engkau.

Allah bertanya lagi: Apa yang mereka mohonkan kepada Aku? Para malaikat itu menjawab : Mereka memohon surga-Mu.

Allah bertanya lagi: Apakah mereka sudah pernah melihat surga-Ku? Para malaikat itu menjawab : Belum wahai Tuhan kami.

Allah berfirman : Apalagi jika mereka telah melihat surga-Ku? Para malaikat itu berkata lagi : Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu.

Allah bertanya: Dari apakah mereka memohon perlindungan-Ku? Para malaikat menjawab: Dari neraka-Mu, wahai Tuhan kami.

Allah bertanya: Apakah mereka sudah pernah melihat neraka-Ku? Para malaikat menjawab : Belum.

Allah berfirman: Apalagi seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku? Para malaikat itu melanjutkan : Dan mereka juga memohon ampunan dari-Mu.

Beliau bersabda kemudian Allah berfirman : Aku sudah mengampuni mereka dan sudah memberikan apa yang mereka minta dan Aku juga telah memberikan perlindungan kepada mereka dari apa yang mereka takutkan.

Beliau melanjutkan lagi lalu para malaikat itu berkata : Wahai Tuhan kami! Di antara mereka terdapat si Fulan yaitu seorang yang penuh dosa yang kebetulan lewat lalu duduk ikut berzikir bersama mereka.

Beliau berkata lalu Allah menjawab: Aku juga telah mengampuninya karena mereka adalah kaum yang tidak akan sengsara orang yang ikut duduk bersama mereka. (HR Muslim)....

KESIMPULAN .....GUNAKAN SERTA MENAFAATKAN MASA YANG ALLAH SAWT BERIKAN PADA KITA ....LUANGKAN MASA UNTUK RUANG AGAMA....

Ahad, 3 Jun 2012

DOSA MENGHADIRI MAJLIS MAKSIAT DAN MUNGKAR


                     
                  

DALAM HIDUP KITA SEHARIAN, KITA SERING MENERIMA UNDANGAN ATAU JEMPUTAN KE SESUATU MAJLIS.TERKADANG KITA TIDAK TAHU MENAHU APAKAH PENGISIAN MAJLIS ITU...DAN KITA SERING MENGANGGAP BAIK ATAS UNDANGAN TERSEBUT.....MAKLUMLAH UNTUK MENUNAIKAN HAJAT SERTA TIDAK MAHU MENGHAMPAKAN HARAPAN ORANG YANG MENJEMPUT.... 
Pada lazimnya, sesuatu majlis memang baik dan menepati syarak,malangnya pada pertengahannya pula adalah sebaliknya.....tetapi malangnya kita sering berhadapan dengan majlis yang bercampur-baur maksiat tanpa kita sedari atau baru kita sedari ketika kita berada disitu....

Oleh itu, WAJIB KITA MENJAUHI MAJLIS, ATAU PROGRAM yang mengandungi perkara perkara yang mungkar, termaksuklah pergaulan bebas, hiburan melampau, serta majlis yang mengandungi bid'ah dan khurafat... Walaupun kita tidak menyertai kemungkaran itu, atau sekadar menjadi pemerhati kepadanya, ia bukanlah satu alasan yang membenarkan kita terus berada di dalam majlis, program atau atucara tersebut... Jika kita menghadirinya tanpa mengetahui adanya perkara-perkara mungkar ini, hendaklah kita segera meninggalkannya apabila kita mula menyedarinya.... 

“Dan sungguh, Allah Telah menurunkan kepada kamu di dalam al-Qur`an bahwa APABILA KAMU MENDENGAR AYAT-AYAT ALLAH DIINGKARI DAN DIPEROLOK-OLOKKAN, MAKA JANGANLAH KAMU DUDUK BESERTA MEREKA, SEHINGGA MEREKA MEMASUKI PEMBICARAAN YANG LAIN... Karena Sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), TENTULAH KAMU SERUPA DENGAN MEREKA... Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam.”.. (An-Nisa [4]: 140)..


Jika membaca ayat di atas, dan akal kita masih bekerja secara sehat, tentu kita tidak akan berani mendekati majlis-majlis yang di dalamnya ayat Allah SWT dan sunnah Rasul-Nya, diingkari dan dijadikan bahan tertawa dan OLOK-OLOK... SAMAADA SECARA LISAN ATAU PERBUATAN.... 
Kenapa? Karena ancamannya sangat berat.... Orang yang menghadiri majlis seperti itu (meski tidak ikut berolok-olok) akan mendapat bahagian dosa, seperti dosa orang yang berolok-olok itu)....

Al-hafidz Ibnu Katsir berkata ketika mengulas ayat di atas, “Sesungguhnya jika kamu melanggar larangan itu (ayat di atas), setelah sampai kepada kamu (ilmunya), dan kamu ridha ketika duduk bersama orang kafir di tempat yang ayat-ayat Allah diingkari, diperolok-olok dan dilecehkan, dan kamu merestuinya (menyukainya), maka sungguh kamu telah (dihukum) bersama mereka dalam hal apa yang ada pada mereka.... Karenanya, Allah mengatakan, “SESUNGGUHNYA KAMU SEPERTI MEREKA” yakni dalam hal dosa (yang mereka dapat).”....

Para ulama bersetuju bahawa MENCACI DAN MENGEJEK ayat Allah itu, bukan sekadar mencaci dan mengejek dengan PERKATAAN, tetapi SEMUA PERBUATAN yang melanggar hukum Allah dan bertentangan dengan perintah-Nya, termasuk di dalam makna cacian dan ejekan terhadap ayat dan perintah Allah....

Rabu, 30 Mei 2012

AINUL MARDHIAH, BIDADARI SYURGA, UNTUK ORANG YANG BERJIHAD FI SABILILLAH...

..Sewaktu hendak berbuka puasa, kawan sahabat yang syahid tadi telah bangun dan merapati Nabi S.A.W. dan menceritakan perihal mimpi pemuda yang syahid tadi.... Nabi S.A.W. menjawab: “BENAR, BENAR, BENAR... memang benar cerita sahabat kamu ..


 ADALAH MENJADI IDAMAN BUAT SEMUA UMAT MANUSIA UNTUK MENIKMATI SYURGA APABILA TIBA DIAKHIRAT KELAK. MATLAMAT SERTA TUJUAN DAN ARAH KE DESTINASI YANG KITA PILIH ADALAH BERLANDASKAN AMAL PERBUATAN KITA DIPENTAS DUNIA INI .DUNIA ADALAH JAMBATAN BAGI MENCAPAI CITA-CITA KITA KE SYURGA ATAU NERAKA.....DAN PERLU KITA KETAHUI .... SYURGA ADALAH KURNIAAN DARI RAHMAT ALLAH S.W.T. ...MANAKALA NERAKA ITU ADALAH PENYUCIAN...



FIRMAN ALLAH S.W.T. di dalam Surah Ar-Rahman:
1] “Seakan-akan bidadari itu permata yaqut dan marjan.” - (55):58...
2] “Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik..” - (55):70...
3] “(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah..” - (55):72...
4] “Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin..” - (55):74..

‘AINUL MARDHIAH MERUPAKAN SEORANG BIDADARI YANG PALING CANTIK dalam kalangan bidadari-bidadari yang lain (bermaksud ‘mata yang di redhai’)... Suatu pagi (dalam bulan puasa) ketika Nabi S.A.W. memberi targhib (berita-berita semangat di kalangan sahabat untuk berjihad untuk agama Allah)... katanya, siapa-siapa yang BERJIHAD di jalan Allah, tiba-tiba ia syahid, maka dia akan dianugerahkan seorang bidadari yang paling cantik dalam kalangan bidadari-bidadari syurga.... Mendengar berita itu seorang sahabat yang usianya muda teringin sangat hendak tahu bagaimana cantiknya bidadari tersebut....

Sebelum Zohor sahabat tadi tidur sebentar ( qailulah), tiba-tiba dalam tidur itu dia bermimpi berada di satu tempat yang sungguh indah, dia bertemu dengan seorang yang berpakaian yang bersih lagi cantik dan muka yang berseri-seri, lalu di tanya sahabat ini, di manakah beliau berada, lalu ada suara yang menjawab, inilah SYURGA, tiba-tiba dia menyatakan hasrat untuk berjumpa dengan‘AINUL MARDHIAH’ (bidadari yang Nabi saw bagitahu tadi), lalu ditunjuknya di suatu arah maka berjalanlah sahabat ini, di suatu pepohon beliau mendapati ada seorang wanita yang tidak pernah dia lihat kecantikan yang sebegitu, tak pernah dilihat di dunia ini, lalu diberikan salam dan sahabat ini bertanya, “Andakah ini AINUL MARDHIAH?” Wanita itu menjawab : “.. saya penjaganya, Ainul Mardhiah ada di dalam singgahsana di sana..”.....

DI SANA, dia mendapati ada seorang lagi wanita yang kecantikannya berganda-ganda daripada yang pertama tadi di lihatnya, sedang mengelap permata-mata perhiasan, lalu diberi salam dan dia bertanya lagi: “....adakah ini AINUL MARDIAH..?” Lalu wanita itu menjawab,”.... Saya hanya penjaganya, Ainul Mardiah ada di atas mahligai sana.”.... Lalu dinaikinya anak-anak tangga mahligai permata itu, lalu sahabat ini sampai ke satu mahligai dan mendapati seorang wanita yang berganda-ganda cantik dari yang pertama dan berganda-ganda cantiknya dari yang kedua yang beliau jumpa tadi, dan tidak pernah di lihat di dunia, lalu wanita itu berkata, “ AKULAH AINUL MARDHIAH.. aku diciptakan untuk kamu dan kamu diciptakan untuk aku..”.. Bila lelaki itu mendekatinya, wanita itu menjawab,” NANTI...KAMU BELUM SYAHID LAGI..”..

Pemuda itu pun terjaga dari tidurnya lalu dia menceritakan segala-galanya kepada sahabat2 lain, namun begitu dia memesan agar jangan menceritakan cerita ini kepada Nabi S.A.W., tapi sekiranya dia syahid barulah di ceritakan kepada Nabi S.A.W.. Petang itu pemuda itu bersama-sama dengan sahabat yang keluar berjihad, lalu ditakdirkan pemuda tadi telah syahid... Sewaktu hendak berbuka puasa, kawan sahabat yang syahid tadi telah bangun dan merapati Nabi S.A.W. dan menceritakan perihal mimpi pemuda yang syahid tadi.... Nabi S.A.W. menjawab: “BENAR, BENAR, BENAR... memang benar cerita sahabat kamu tadi.... dan sekarang ini dia sedang menunggu untuk berbuka puasa di syurga..”....

Ahad, 27 Mei 2012

BERHUJAH/MUZAKARAH PERLU ADA ADABNYA DAN ADA TUJUANNYA SERTA ADA HASILNYA....BUKAN UNTUK SYOK SESAMA SENDIRI...


Imam Syafie rahimahullah pernah berkata :-
“Aku mampu berhujah dengan 10 orang yang berilmu tetapi aku pasti kalah dengan seorang yang jahil, kerana orang yang jahil itu tidak pernah faham landasan ilmu.”....


Ada sahabat-sahabat yang suka berhujah, namun apabila berhujah, mestilah beradab bagi menjaga hubungan ukhuwah sesama Muslim...

1] NIAT BERHUJAH: Apakah niat anda ketika ingin berhujah? Adakah kerana ingin menunjukkan kehebatan diri, atau mengaibkan seseorang? Atau ingin menegakkan kebenaran? Anda sendiri tahu jawapannya... Fahamilah sebab musabab mengapa anda ingin berhujah terlebih dahulu.
2] ANGGAPLAH DIA SAHABAT: Penting bagi anda untuk ‘set’kan minda bahawa orang yang anda hujahi itu merupakan sahabat anda... Ini demi menjaga perhubungan dan ukhuwah sesama Muslim.. Dengan menganggap mereka sahabat anda, maka anda akan mudah memaafkan mereka andainya mereka tersilap kata atau tersalah bicara...
3] BERBAIK-SANGKA: Berbaik sangkalah terhadap orang yang anda hujahi... Mungkin persekitaran mereka yang menjadikan mereka sedemikian rupa... Atau mungkin juga atas kejahilan mereka, maka mereka berhujah sedemikian rupa...
4] KEMUKA HUJAH DENGAN FAKTA: Dengarilah hujah daripada pihak lain dan kemukakan hujah anda dengan sopan dan jangan memaksa orang untuk menerima hujah anda jika perkara tersebut merupakan perkara khilafiyah...
5] JANGAN EMOSI: Tenang ketika menjawab hujah dan berhujahlah berdasarkan fakta dan bukti, bukan atas sentimen dan tuduhan, serta emosi melulu... JANGAN TERKELUAR DARI TAJUK PERBINCANGAN...
6] RUJUKAN HUJAH: Gunalah kata-kata orang yang dipercayai, agar ia menjadi nasihat dan pedoman buat kedua-dua belah pihak... Kalau isu agama, sertakan dalil atau nas dari Al Quran dan Sunnah Nabi S.A.W....
7] NIAT MENCARI KEREDHAAN ALLAH: Ketika berhujah, nampakkanlah di depan mata syurga dan neraka... Ini bertujuan agar hujah yang dibawa sentiasa berfokus pada kebenaran, dalam mencari keredhaan Allah....

“SERULAH (MANUSIA) KEPADA JALAN TUHAN-MU DENGAN HIKMAH DAN PELAJARAN YANG BAIK, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik... Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”... [Surah Al Nahl : 125]

Sabtu, 26 Mei 2012

DIA YANG REDHA.....ADAKAH AKU BOLEH BUAT BEGITU....


MASA kini semakin berubah dan manusia telah terkeluar jauh dalam perjuangan untuk memartabatkan diri kepada Ilahi. Para pemimpin pula menujukkan pemikiran yang tidak waras dalam soal pentadbiran.Ada pula yang memegang kuasa untuk terus berkuasa mengaibkan seseorang individu demi kepentingan diri untuk terus berkuasa.

Tidak kurang juga ada pemimpin yang berkhidmat juang untuk agama ,bangsa dan negara semata-mata mengharapkan ganjaran ''Jihad''. Bagi sesetengah pemimpin.... kunonnya,mereka adalah orang yang penting dan layak berbicara,duduk minum sesama jawatan walaupun mereka tidak bersama haluan demi mengaburi mata rakyat......

Oleh yang demikian tidak hairanlah jika ada pemimpin yang sanggup berbuat apa saja sehingga sanggup merampas ''sesuap nasi''   dari rakyat yang mengharapkan ''sinar hidup yang seketika''....justeru itu lahirlah rakyat yang sebagai penjilat tulang dari sisa makanan pemimpin.....dan sebaliknya juga ada ''insan'' yang sanggup mengkritik atas dasar ''kemanusian dan ehsan''......


Allah SWT berfirman :
“Janganlah kamu katakan, bahwa orang yang terbunuh di jalan Allah itu mati. (Tidak!) Bahkan dia itu tetap hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya” (Qs. Al-Baqarah : 154)

Inilah Jalan Yang Ditempuh Oleh Ulama-Ulama Sebenar dalam menegakkan Agama Islam.

Imam Syafie - Tangan dan kakinya dirantai lalu dibawa menghadap pemerintah dan hampir-hampir dipancung kerana dituduh Syiah dan pemecah-belah masyarakat.

Imam Hanafi – Ditangkap, dipenjara, disebat, disiksa dan dipaksa minum racun oleh pemerintah lalu meninggal dunia kerana tidak bersetuju dengan dasar-dasar pemerintah.

Imam Maliki- Disebat dengan cemeti lebih kurang 70 kali sepanjang hayatnya oleh pemerintah kerana sering mengeluarkan kenyataan yang bertentangan dengan kehendak pemerintah.

Imam Hambali- Dipenjara oleh pemerintah dan dirotan belakangnya hingga hampir terlucut kainnya kerana mengeluarkan fatwa yang bertentangan dengan kehendak pemerintah. Pemerintah menganggap mereka lebih betul daripada ulama.

Sufyan Ath-Thauri- Seorang wali Allah yang termasyhur. Ditangkap tanpa bicara kerana berani menegur kesalahan khalifah dan dihukum gantung tetapi sewaktu hukuman hendak dijalankan kilat dan petir menyambar pemerintah dan menteri-menterinya lalu mereka mati tertimbus tanah.

Said bin Jubair- Seorang wali Allah yang dikasihi harimau. Dibunuh kerana didakwa memecah-belahkan masyarakat, menentang kerajaan dan berkomplot untuk menjatuhkan pemerintah.

Abu Yazid Al Bustami- Wali Allah yang terkenal dengan pelbagai karamah. Dituduh sesat kerana ilmu agamanya lebih tinggi daripada pemerintah. Dihukum pancung oleh pemerintah tetapi tiada siapa berjaya memancungnya.

Abul Husin An Nuri- Wali Allah yang mampu menundukkan api. Ditangkap dan hampir dihukum kerana dia menentang tindakan pemerintah yang membenarkan minuman arak berleluasa dalam negara.

Imam Nawawi- Hampir-hampir dipukul dan telah dibuang negara oleh pemerintah kerana menegur tindakan pemerintah menyalahgunakan wang rakyat. Juga seorang wali Allah yang terkenal sepanjang zaman.

dan yang paling sedih kisah Nabi Muhammad s.a.w yang mulia dibaling batu dan dihina di taif dan Nabi pun berdoa :

“Ya Allah, kepadaMu aku mengadu kelemahanku, kekurangan daya upayaku dan kehinaanku pada pandangan manusia..”

“Ya Allah, Tuhan orang yang di tindas, kepada siapa Engkau menyerahkan diriku ini? Kepada orang asing yang akan menyerang aku? Atau kepada musuh yang menguasai aku?”

“Sekiranya Engkau tidak Murka kepadaku, maka aku tidak peduli, namun Afiatmu sudah cukup buatku...”

“Samaada Engkau turunkan KemarahanMu kepadaku atau Engkau Murka kepadaku, kepadaMulah aku tetap merayu sehingga Engkau redha.”

“Tiada sebarang daya untuk melakukan kebaikkan dan tiada upaya untuk meninggalkan kejahatan kecuali dengan (kehendak)Mu.

Banyak kepahitan yang perlu ditempuh oleh orang Mukmin untuk menempah syurga selaras dengan sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud: "Syurga itu dipagari dengan kesusahan, manakala neraka dipagari dengan keseronokan." (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)
Dalam Hadis Qudsi Allah berfirman:
"Pergilah kepada hambaku lalu timpakanlah ujian keatasnya keranaAku ingin mendengar Rintihannya"
(HR. Tabhrani dari Abu Umamah)

Allah SWT berfirman :
“Janganlah kamu katakan, bahwa orang yang terbunuh di jalan Allah itu mati. (Tidak!) Bahkan dia itu tetap hidup, tetapi kamu tidak menyadarinya” (Qs. Al-Baqarah : 154)

Apakah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga, Padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar”. (Ali-Imran: 142),

“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan ulil Amri). Kalau tidaklah kerana kurnia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu)”. (An-Nisa:83)

Pemimpin Islam yang sejati tuturkatanya, gerak geri dan sikapnya boleh di ikuti, selalu mengingatkan tentang tipu daya dunia,dan mengajak mereka mengutamakan akhirat.Dan dihormati oleh pengikutnya bukan kerana takut dengan hukumannya tetapi kerana keikhlasannya.  
jaksa kotaraja

Selasa, 22 Mei 2012

9 Jenis Anak Syaitan....



‎                                                                                                          gambar hiasan

                                                                                                   
Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan :

1. Zalituun
Duduk di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat.Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu.

2. Wathiin
Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.

3. A’awan
Menghasut sultan/raja/pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Seronok dengan kedudukan/kekayaan hingga terabai kebajikan rakyat dan tidak mahu mendengar nasihat para ulama.

4. Haffaf
Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat (contoh: disko, kelab malam & tempat yang ada minuman keras).

5. Murrah
Merosakkan dan melalaikan ahli dan orang yang sukakan muzik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam dalam keseronokan dan glamour lain-lain.

6. Masuud
Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yang mula dari kata-kata mulut.

7. Daasim
Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar berlaku keruntuhan rumah tangga (suami isteri bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk kemusnahan rumahtangga lagi).

8. Walahaan
Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwuduk dan solat dan menjejaskan ibadat-ibadat kita yang lain.

9. Lakhuus
Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari

AL QURAN HANYA TINGGAL TULISANNYA SAHAJA AKIBAT ULAMA SU'K ???






Sabda Rasulullah S.A.W. daripada Ali bin Abi Talib RA berkata:
“Telah bersabda Rasulullah SAW bahawa sudah hampir tiba suatu masa, di mana tidak tinggal lagi daripada Islam itu
KECUALI HANYA NAMANYA SAHAJA, tidak tinggal daripada Al Quran itu KECUALI HANYA TULISANNYA SAHAJA..

Masjid-masjid mereka tersergam indah, tetapi ia kosong daripada hidayah... Ulama mereka adalah sejahat-jahat makhluk yang ada di bawah kolong (naungan) langit... Daripada merekalah berpunca fitnah, dan kepada merekalah fitnah itu akan kembali”. (Hadis riwayat Al Baihaqi)...

Kalau kita perhatikan dunia Islam pada hari ini, keadaannya tidak begitu jauh daripada gambaran yang telah ditegaskan oleh Rasulullah SAW... Kalau belum sampai pun, ia sudah hampir menjurus ke sana.... Apa yang Baginda sebutkan dalam hadisnya di atas, bolehlah kita bincangkan satu persatu untuk melihat sejauh mana kebenaran kenyataan baginda itu....

1] Islam hanya tinggal namanya sahaja...
2] Al Quran hanya tinggal tulisannya...
3] Masjid tersergam indah tetapi kosong daripada hidayah Allah...
4] Lahirnya ulama jahat yang mementingkan periuk nasi daripada MENYEBAR DAN MENINGGIKAN ISLAM..... Fitnah tersebar akibat kedangkalan ulama-ulama jahat...

JIKA DIAMATI KINI, PERTIKAIAN TENTANG PERMASALAHAN ISU NEGARA BEGITU KETARA DIANTARA SESAMA ISLAM SENDIRI.......APAKAH TIADA TITIK PERTEMUAN ANTARA SATU SAMA LAIN..... ATAU ADAKAH KE''EGO''AN... ATAU ''KERANA KEDUDUKAN''...SEHINGGAKAN MEMBUAT MULUT SESEORANG ULAMA TERKUNCI MATI.....

DALAM SENARIO SEKARANG ISLAM TELAH DITERIMA PAKAI DINEGARA ''BUKAN ISLAM'' DAN MEREKAA TERTARIK DENGAN ISLAM SEHINGGA ANGKA MEREKA YANG MEMELUK ISLAM MAKIN BERTAMBAH DINEGARA TERBABIT .SEBALIKNYA PULA DINEGARA INI SEBALIKNYA..... YANG MENYEDIHKAN APABILA SESUATU NEGARA YANG MENGAKU MAJORITI ISLAM TETAPI SECARA TERANGAN MEMUSUHI ''AJARAN ISLAM'' ITU SENDIRI...
HARUS DIINGAT JIKA BUKAN ISLAM KINI MEMAHAMI ISLAM SEHINGGA BOLEH ''BERFIRMAN ATAU HADIS'' MENGAPAKAH YANG YANG SI ISLAM PULA MAKIN JAHIL......

KESIMPULANNYA ...
MAKA BENARLAH ISLAM ITU SEPERTI BUIH DILAUTAN.....

MAKA BENARLAH BERBONDONG- BONDONG MEREKA YANG MEMELUK ISLAM DAN BERBONDONG JUGA YANG ISLAM SEMAKIN JAHIL ...~WAALLAHULLAM...

~JAKSA KOTARAJA

Isnin, 21 Mei 2012

KENAPALAH BIARKAN HATI MENJADI HITAM DAN KOTAR(KERAS) ?



  

HATI ADALAH AMANAH yang wajib dijaga, sebagaimana kita menjaga mata, telinga, mulut, kaki, tangan dan sebagainya daripada berbuat dosa dan maksiat... Hati yang BERGELUMANG DENGAN DOSA akan menjadi hitam dan gelap.... Setiap dosa yang dilakukan tanpa bertaubat, akan menyebabkan satu titik hitam pada hati. Itu baru satu dosa,. Bayangkan bagaimana kalau 10 dosa? 100 dosa? 1,000 dosa? Alangkah hitam dan kotornya hati ketika itu. Perkara ini jelas digambarkan melalui hadis Rasulullah S.A.W. yang bermaksud:

"Sesiapa yang melakukan satu dosa, maka akan tumbuh pada hatinya setitik hitam, sekiranya dia bertaubat akan terkikislah titik hitam itu daripada hatinya. Jika dia tidak bertaubat maka titik hitam itu akan terus merebak hingga seluruh hatinya menjadi hitam." (Hadis riwayat Ibn Majah)... Hadis ini selari dengan firman Allah bermaksud:

"Sebenarnya ayat-ayat Kami tidak ada cacatnya, bahkan mata hati mereka sudah diselaputi kotoran dosa, dengan sebab perbuatan kufur dan maksiat yang mereka kerjakan." (Surah al-Muthaffifiin, ayat 14)....

Hati yang kotor dan hitam akan menjadi keras.. Apabila hati keras, kemanisan dan kelazatan beribadat tidak dapat dirasakan.. Ia akan menjadi penghalang kepada masuknya nur iman dan ilmu.. Belajar sebanyak mana pun ilmu yang bermanfaat, atau ilmu yang boleh memandu kita, namun ILMU ITU TIDAK MASUK KE DALAM HATI... Kalau pun kita faham, kita TIDAK ADA DAYA DAN KEKUATAN UNTUK MENGAMALKANNYA... Dalam hal ini Allah S.W.T. berfirman yang bermaksud:

"Kemudian selepas itu, hati kamu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Pada hal antara batu-batu itu ada yang terpancar dan mengalir sungai daripadanya dan ada pula antaranya yang pecah-pecah terbelah lalu keluar mata air daripadanya. Dan ada juga antaranya yang jatuh ke bawah kerana takut kepada Allah sedang Allah tidak sekali-kali lalai daripada apa yang kamu kerjakan." (Surah al-Baqarah ayat 74)....



WAHAI LELAKI, FAHAMILAH ERTI PERKAHWINAN.......WAHAI WANITA, KENALILAH LELAKI......



WAHAI LELAKI, FAHAMILAH ERTI PERKAHWINAN

Perkahwinan menyingkap tabir rahsia,
Isteri yang kamu nikahi, Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah, Pun tidak setabah Fatimah...

Isterimu hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita, Menjadi solehah..

Perkahwinan, mengajar Kamu makna kewajipan bersama,
Isteri menjadi tanah, Kamu langit penaungnya,
Isteri menjadi ladang tanaman, Kamu pemagarnya,
Isteri ibarat ternakan, Kamu gembalanya,
Isteri adalah murid, Kamu gurunya,
Isteri bagaikan anak kecil, Kamu tempat bermanjanya,

Saat Isteri menjadi madu, Kamu teguklah sepuas-puasnya,
Saat Isteri menjadi racun, Kamulah penawar bisanya,
Seandainya Isteri tulang rusuk yang bengkok,
berhati-hatilah meluruskannya…

Perkahwinan, menyedarkan Kamu perlunya IMAN DAN TAQWA,
Untuk belajar meniti SABAR DAN REDHA,
Kerana Kamu miliki isteri yang tidak sehebat mana,
Hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita, menjadi solehah..

Kamu akan tersentak dari alpa, Kamu bukanlah Rasulullah,
Pun bukanlah Saidina Ali Karamaullahhuwajhah,
Cuma suami akhir zaman,
Yang berusaha menjadi soleh…..


WAHAI WANITA, KENALILAH LELAKI.....

1. Jika kamu melayannya dengan baik, dia fikir kamu jatuh cinta kepadanya...
Jika tidak, kamu akan dianggapnya sombong...
2. Jika kamu berpakaian cantik, dia fikir kamu sedang cuba untuk menggodanya...
Jika tidak, dia kata kamu kekampungan...
3. Jika kamu berdebat dengannya, dia kata kamu keras kepala...
Jika kamu berdiam diri, dia kata kamu tak ada IQ tinggi.
4. Jika kamu lebih pintar daripada dia, dia akan jatuh air muka...
Jika dia yang lebih pintar, dia bilang hebat...
5. Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan cuba mendapatkanmu bermati-matian...
Jika kamu mencintainya, dia akan cuba untuk meninggalkanmu...
6. Jika kamu beritahu dia masalahmu, dia kata kamu menyusahkan...
Jika tidak, dia tuduh kamu tidak mempercayainya...
7. Jika kamu cerewet padanya, dia anggap kamu seperti seorang pengasuh...
Jika dia yang cerewet pada kamu, itu kerana dia mengambil berat...
8. Jika kamu mungkir janji kamu, kamu tidak boleh dipercayai...
Jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya kerana terpaksa...
9. Jika kamu menyakitinya, kamu sangat kejam...
Jika dia yang menyakitimu, itu kerana kamu terlalu sensitif dan terlalu sukar
untuk dijaga hati...
10. Jika kamu mengirimkan kata-kata ini pada lelaki, mereka pasti bersumpah semua ini tidak benar…

ANTARA FADHILAT DAN PERISTIWA BULAN REJAB DALAM ISLAM....




 Ya Allah berkatilah kami di bulan Rejab dan Sya'ban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan. Doa Rasulullah SAW diriwayatkan Al Baihaqi dari Anas bin Malik.

 Satu ketika di zaman Nabi Muhammad S.A.W, terdapat seorang perompak jalanan yang terkenal. Setiap selepas tengah malam, dia akan menangkap dan merompak sesiapa sahaja yang ditemuinya berjalan berseorangan. Kadangkala, dia akan memukul dan membunuh orang yang dirompaknya.

 Selepas merompak, dia terus pulang ke rumah. Tidak ada seorang pun yang mampu menangkap lelaki tersebut. Disebabkan kekejamannya, Nabi S.A.W telah berkata dengan perasaan marah tentang lelaki tersebut: “Orang tu jahat, jika dia meninggal, aku tidak akan menyembahyangkan dan mengkebumikannya di tanah perkuburan orang Muslim”. Selepas beberapa tahun, lelaki tersebut meningggal dunia. Dia mempunyai seorang anak perempuan. Malangnya, anak perempuannya tidak menemui seorang pun yang boleh membantunya menguruskan jenazah ayahnya. Disebabkan Nabi S.A.W pernah mencela perbuatan ayahnya tidak akan menyembahyangkan dan mengkebumikannya di tanah perkuburan orang Muslim, budak-budak nakal telah membawa jenazah tersebut melalui jalan Madina dan membuangnya ke dalam sebuah perigi kosong serta kering.

 Sebaik sahaja jenazah itu dibuang, Allah telah berfirman kepada Nabi Muhammad S.A.W, “Ya Habibi ya Muhammad! Wahai kekasih Ku Nabi S.A.W, hari ini seorang daripada wali Ku telah meninggal dunia. Kamu mesti pergi dan memandikannya, mengkafankannya, menyembahyangkkannya serta mengkebumikannya.” Nabi S.A.W terkejut, sepanjang hidupnya dia telah mencela lelaki tersebut. Sekarang apabila lelaki tersebut meninggal dunia, Allah memberitahu baginda bahawa lelaki tersebut sebenarnya adalah wali-Nya. Bagaimana dia boleh menjadi wali? Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang dapat mencampuri urusan pengetahuan Allah, walaupun Nabi S.A.W. Allah berkata kepada Nabi S.A.W, “Ya Rasulullah, pergi dapatkan dia dan bersihkan dia.” Dengan serta merta, Nabi S.A.W memanggil Saidina Abu Bakar as-Siddiq dan berkata, “Wahai Abu Bakar, kita perlu pergi dan dapatkan ‘lelaki’ tersebut. Abu Bakar berkata, “Ya Rasulullah, kamu pernah berkata yang kamu tidak akan mengkebumikan lelaki tersebut di tanah perkuburan orang Islam, dia bukan seorang muslim!” Nabi S.A.W berkata, “Tidak, tinggalkan persoalan Muslim. Allah memberitahuku hari ini yang lelaki tersebut adalah seorang wali!” Apa yang telah dilakukan oleh perompak tersebut sepanjang hidupnya sehingga dia boleh menjadi seorang wali? Sepanjang hidupnya, dia telah membunuh, merompak dan mencuri. Nabi S.A.W pergi ke perigi tersebut, mengambil mayat lelaki tersebut dengan tangan baginda sendiri, dan membawanya pulang ke rumahnya dengan sahabat-sahabatnya.

 Kemudian, baginda membersihkannya, memandikannya, mengkafankannya, menyembahyangkannya dan seterusnya membawa jenazah lelaki tersebut daripada masjid Nabi S.A.W. ke Jannat ul-Baqi. Jarak perjalanan dari masjid ke Jannat ul-Baqi ialah 15 minit jika berjalan kaki. Namun begitu, Nabi S.A.W mengambil masa lebih daripada dua jam untuk sampai dari tempat yang pertama ke tempat yang kedua. Semua sahabat-sahabat baginda berasa hairan apabila melihat cara Rasulullah S.A.W. berjalan. Dengan tangan baginda sendiri baginda telah membersihkan lelaki tersebut, memandikannya dan menyembahyangkannya.

Semasa baginda membawa jenazah tersebut ke tanah perkuburan, baginda berjalan menggunakan jari kakinya (secara mengjinjat). Lantas sahabat-sahabat baginda bertanya, “Wahai Rasulullah, kenapakah engkau berjalan sedemikian?” Baginda menjawab, “Allah telah memerintahkan semua wali daripada timur dan barat, dan semua malaikat daripada tujuh syurga dan semua kerohanian hadir dan mengiringi jenazah ini. Mereka semua terlalu ramai dan memenuhi jalan, dan aku tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kakiku. Sepanjang hidup aku, tidak pernah aku terkejut seperti hari ini.” Selepas mengkebumikan lelaki tersebut, Nabi S.A.W tidak bercakap dengan sesiapapun sebaliknya baginda terus pulang ke rumah dengan badan yang terketar-ketar. Baginda duduk dengan Saidina Abu Bakar dan bertanya kepada diri baginda tentang apa yang telah dilakukan oleh wali tersebut; menjadi perompak sepanjang hidupnya tetapi mendapat pengiktirafan yang cukup tinggi dari Allah.

 Saidina Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, aku berasa malu untuk bertanyakan tentang apa yang telah aku saksikan hari ini, ia sesuatu yang menghairankan.” Kemudian, Nabi S.A.W. menjawab,” Wahai Abu Bakar, aku lebih terkejut dari kamu, dan aku sedang menunggu kehadiran Jibril dan memberitahuku apa yang telah berlaku” Apabila Jibril datang, Nabi S.A.W berkata,” Wahai Jibril, apakah yang sebenarnya berlaku?” Jibril menjawab,” Wahai Nabi S.A.W., janganlah engkau bertanya aku. Aku juga hairan sepertimu. Oleh sebab itu, jangan berasa hairan kerana Allah boleh lakukan apa sahaja yang orang lain tidak dapat lakukan dan Dia memberitahu kamu untuk bertanyakan anak lelaki tersebut tentang apa yang telah dilakukannya semasa hanyatnya.” Dengan serta-merta dan ditemani oleh Saidina Abu Bakar, Nabi S.A.W. dengan sendirinya pergi ke rumah perompak tersebut.

Nabi S.A.W. dengan rendah diri meletakkan kuasa dan statusnya sebagai manusia paling sempurna yang dicintai Allah pergi ke rumah perompak tersebut untuk bertanyakan apa yang telah dilakukan oleh ayahnya semasa hanyatnya: “Wahai anakku, sila ceritakan kepadaku bagaimanakah kehidupan ayahmu.” Anak perempuan lelaki tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, aku begitu malu dengan apa yang akan aku ceritakan kepada kamu. Ayahku seorang pembunuh, seorang pembunuh. Aku tidak pernah melihat dia melakukan sebarang kebaikan. Dia akan merompak dan mencuri siang dan malam kecuali satu bulan. Apabila bulan tersebut tiba, dia akan berkata: “Bulan ini adalah bulan Tuhanku, kerana ayahku pernah mendengar engkau berkata, Rejab adalah bulan Allah, Sya’ban adalah bulan Nabi S.A.W. dan Ramadhan adalah bulan umat Muhammad.” Kemudian ayahku berkata lagi, “Aku tidak kisah dengan bulan Nabi S.A.W. atau bulan umat Muhammad, kecuali bulan Tuhanku. Oleh sebab itu aku akan duduk di dalam bilikku bersendiriaan, dan bersuluk sepanjang bulan ini.
Nabi S.A.W bertanya kepada anak perempuan itu lagi, “Apakah jenis suluk yang dia telah lakukan?” Dia menjawab,” Wahai Rasulullah, satu hari ketika ayahku sedang berjalan untuk mencari seseorang yang boleh dirompaknya, dia bertemu dengan seorang lelaki tua yang berumur 70 ke 80 tahun. Lantas ayahku memukulnya sehingga pengsan, dan kemudiannya merompaknya. Dia menemui sehelai kertas kecil yang tergulung pada orang tua tersebut. Kemudian, dia membukanya dan mendapati di dalamnya ada satu doa. Ayahku amat gembira dengan doa tersebut. Setiap tahun, apabila datang bulan Rejab bulan Allah , ayahku akan duduk bersendirian dan membaca doa tersebut siang dan malam, menangis dan membaca, kecuali keluar untuk makan dan membersihkan diri.

Apabila bulan Rejab berakhir, dia akan bangun dan berkata, bulan Allah telah tamat, sekarang untuk menggembirakan ku aku akan kembali merompak dan mencuri untuk 11 bulan yang akan datang. Doa yang digunakan oleh lelaki tersebut adalah sangat penting dan kita dinasihatkan untuk membacanya 3 kali sehari ketika bulan Rejab. Apabila Nabi S.A.W meminta anak perempuan lelaki tersebut memberikan doa tersebut kepadanya, baginda terus mencium kertas doa tersebut dan menyapunya pada badan baginda. Jangan tinggalkan doa dan amalkannya ketika bulan ini datang, teruskan membacanya, dan Allah akan memberi kepada kita, Insyallah.

Bergantung kepada niat masing-masing. Allah telah berfirman kepada Nabi S.A.W., “Wahai Nabi yang Kucintai, orang itu telah datang dan memohon keampunan dari Ku di dalam bulan yang sangat berharga. Oleh sebab itu, kerana dia berkorban sekurang-kurangnya satu bulan dalam setahun untuk Ku, Aku ampunkan semua kesalahannya, dan aku tukarkan semua dosanya kepada ganjaran. Kerana dia mempunyai terlalu banyak dosa, sekarang dia mempunyai banyak ganjaran, dan dia kini menjadi wali besar.” Kerana satu doa, Allah jadikan seseorang yang tidak pernah beribadat sepanjang hidupnya menjadi wali. ~

@ Umat Islam adalah diharamkan pergi berperang didalam bulan-bulan ini, kecualilah jika mereka diugut. Didalam bulan ini terdapatnya ibadat Haji dijalankan (Zulhijjah), dimana pada hari Arafah disunatkan bagi mereka yg tidak menunaikan haji melakukan ibadat .

WALLAHUALLAM....~jaska kotaraja.....

FADHILAT BULAN REJAB..::

Amalan terbaik di dalam bulan Rejab ini ialah berpuasa. Maksud hadis sohih Rasulullah S.A.W. tentang kelebihan berpuasa di dalam bulan Rejab adalah seperti berikut:

::Puasa 1 hari - Seperti berpuasa 40 tahun dan mendapat keredhaan Allah serta syurga tertinggi.

::Puasa 2 hari - mendapat kemuliaan besar daripada Allah dan dilipat gandakan pahalanya.

::Puasa 3 hari - dijauhkan dugaan dunia oleh Allah, dijadikan sebuah parit panjang yang menghalangnya ke neraka,

::Puasa 4 hari - diselamatkan daripada siksaan akhirat kelak serta fitnah Dajjal.

::Puasa 5 hari - aman dari azab kubur.

::Puasa 6 hari - dibangkitkan dari kubur dengan muka bercahaya.

::Puasa 7 hari - Allah mengunci 7 pintu neraka jahannam baginya.

::Puasa 8 hari - Allah membuka 8 pintu syurga baginya.

::Puasa 9 hari - keluar dari kuburnya lalu menyeru "Laailahaillallah" dan tidak ditolak dia dari memasuki syurga.

::Puasa 13 hari - Saidina Ali berkata bahawa fadilatnya seperti puasa 3,000 tahun.

::Puasa 14 hari - Saidina Ali berkata bahawa fadilatnya seperti puasa 10,000 tahun.

::Puasa 15 hari - Allah mengampunkan semua dosanya yang lalu di samping menggantikan amalan kejahatan dengan amalan kebaikan. Saidina Ali berkata bahawa fadilatnya seperti puasa 100,000 tahun.

::puasa 16 hari - dapat melihat wajah Allah di dalam syurga dan orang pertama menziarahi Allah di dalam syurga.

::..Puasa 19 hari - Dibina sebuah mahligai di hadapan mahligai Nabi Allah Ibrahim dan Nabi Allah Adam.

::Puasa 20 hari - Allah mengampunkan segala dosanya yang lalu, dan melakukan amalan baik dengan baki umurnya.

::Berpuasa pada 27 Rejab (Hari Israk dan Mikraj) seperti berpuasa 60 bulan pahalanya, jika disertai dengan sedekah seumpama puasa 1,000 tahun.


DARI KETERANGAN LAIN..

Kelebihan bulan Rejab dari segala bulan seperti kelebihan Qur’an atas segala Qalam.

1.Puasa sehari pada bulan Rejab seperti puasa empat puluh tahun dan diberi minum air dari Syurga.

2. Puasa 10 hari pada bulan Rejab dijadikan dua sayap, terbang seperti kilat di atas Titian Shirotolmustaqim di hari kiamat.

3. Puasa sehari pada bulan Rejab seperti mengerjakan ibadat seumurnya.

4. Puasa pada awal Rejab, pertengahannya dan akhirnya seperti puasa sebulan pahalanya.

5. Bulan Rejab Syahrullah (Bulan Allah), diampunkan dosa orang-orang yang meminta ampun dan bertaubat kepada Allah. Puasa Bulan Rejab wajib baginya: * Diampunkan dosanya yang lalu. * Dipeliharakan Allah umurnya yang tinggal. * Terlepas dari dahaga di hari kiamat.

6. Orang yang lemah dari berpuasa pada bulan Rejab hendaklah bersedekah tiap-tiap hari sekurang-kurangnya sebiji roti. Sasiapa bersedekah pada bulan Rejab seperti sedekah seribu dinar, dituliskan kepadanya tiap sehelai bulu roma jasadnya seribu kebajikan, diangkat seribu derajat, dihapus seribu kejahatan.

7. Tiap sehari puasanya pada bulan Rejab dan sedekahnya pada bulan Rejab seperti ibadat seribu Haji dan Umrah. Dibina mahligai seribu bilik dan seribu bidadari, lebih cantik daripada matahari seribu kali.

8. Bulan Rejab bulan Allah. Bersedekah pada bulan Rejab dijauhkan Allah daripada api neraka kerana kemuliaan bulan Rejab, Bulan Allah. Allah jadikan di belakang bukit Jabal Qar bumi, yang putih yang penuh dengan Malaikat dengan panji-panji berhimpun pada tiap malam Rejab meminta ampun oleh mereka kepada Umat Muhammad SAW. Allah menjawab : Telah aku ampunkan mereka! Barangsiapa meminta ampun (bersitighfar) kepada Allah pagi dan petang 70 kali atau 100 kali, pada bulan Rejab di haramkan tubuhnya daripada api neraka.

9. Sesiapa berpuasa sebulan pada bulan Rejab, Allah berseru kepadanya: “Telah wajib hakmu atas-Ku, maka mintalah olehmu kepada-Ku. Demi ketinggian-Ku dan kebesaran-Ku, tidak Aku tolakkan hajatmu. Engkau adalah jiran-Ku dibawah `arasy-Ku, engkau kekasihKu daripada segala makhluk-Ku, engkau terlebih mulia atas-Ku. Sukakanlah kamu, tiada dinding antara-Ku dan antara kau” (dari kitabRaudatul Ifkar) Puasa pada 27 bulan Rejab seperti berpuasa enam puluh bulan pahalanya. Jika disertai dengan sedekah seperti puasa seribu tahun, kerana kebesaran hari ISRA-wal MI'RAJ.

10. Siapa melapangkan kekeruhan, kesusahan, kesempitan orang mukmin pada bulan Rejab dikurniakan اَللّهُ kepadanya Mahligai yang besar di dalam syurga Firdaus.

11. Siapa berpuasa tiga hari pada bulan Rejab dan beribadat pada malamnya(berjaga), seperti dia berpuasa tiga ribu tahun. Diampunkan baginya 70 dosa-dosa besar tiap-tiap hari, ditunaikan 70 hajat ketika keluar nyawanya daripada jasadnya, 70 hajatnya di dalam kuburnya, 70 hajat ketika terbang suhuf (ketika Qur’an dinaik ketika berlalu di Titian Shirotolmustaqim. Rejab artinya ta’zim (kebesaran, keagungan, kemuliaan). (Rahmat, pemurah, kebajikan). Kerena kebesaran, keagungan dan kemuliaan bulan Rejab itu maka Allah limpahkan rahmat-Nya, kemurahan-Nya dan terhadap hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal shalih pada bulan Rejab, dengan berpuasa pada siangnya dan beribadat pada malamnya.
~WALLAHULLAM..~jaksa kotaraja...

Selasa, 15 Mei 2012

perhatian buat semua manusia...DOA YANG DIZALIMI DAN DIINAIYAI SEGERA DIMAKBULKAN......PERADABAN CARA DOA YANG JARANG KITA DENGAR..


Bismillahirahmanirahim...


 Bila kita menemui orang-orang yang sedang mengalami nasib sebagai orang yang dizalimi/diinaiyai rapati mereka dan ubatilah hati mereka........Jika dilihat kini seolah-olah ZALIM dan MENGINAIYA adalah perbuatan biasa dan adakalanya yang cetek serta buta ilmu hakiki menganggap ianya WAJIB pula ..maka tunggulah saat-saatmu .......

Jadi  maka WAJIB pula  ringankanlah tangan semampunya yang kita boleh membantu menolong orang yang sedang ditimpa kezaliman serta penginaiyaan oleh seseorang,perkumpulan mahupun apa-apapun yang lebih besar dari itu..!!!Ingat doa orang yang dizalimi tidak mengira kaum dan bangsa...Kita harus ingat, mereka yang terinaiya serta dizalimi doanya akan diangkat segera oleh ALLAH SWT(doanya segera makbul)

Pesan Rasulullah SAW kepada Muadz ketika akan mengutusnya untuk berdakwah ke Negeri Yaman:

“Takutlah kamu pada do’a orang yang dizalimi, kerana do’anya dan Allah tidak ada hijab.”Dalam erti yang lain, pesan Rasulullah SAW tersebut dituliskan: “Berhati-hatilah kamu terhadap do’a orang-orang yang di zalimi kerana tidak ada hijab antara Allah dan do’a orang yang di zalimi, do’anya akan naik ke langit seperti api”.(segera dimakbulkan insyaallah)

Makbulnya do’a orang yang dizalimi tersebut digambarkan dalam sebuah kisah yang kejadiannya terjadi pada zaman Khalifah Umar bin Khattab, dimana nasib  orang yang menzalimi sama persis/terjadinya seperti apa dimohon oleh do’a orang yang dizaliminya tersebut...

Saat itu orang yang di zalimi berdo’a bahawa kebenaran ada pada dirinya (orang yang dizalimi), maka orang yang menzalimi itu pula akan menjadi buta dan mati ditanah yang telah dirampasnya sebagai tanah milik orang yang dizaliminya tersebut..,

Maka benarlah  setelah do’a tersebut keluar dari mulut orang yang dizalimi, orang yang menzalimi menjadi buta, lalu jatuh terperosok ke dalam lubang pada tanah yang telah dirampasnya.., Masih banyak lagi kejadian nyata yang terjadi atas MAKBULnya do’a orang-orang yang dizalimi, mungkinkah diri kita sendiri yang pernah mengalaminya...???

Secara  peribadi kepada yang pernah mengalaminya, bahkan saat kejadiannya terjadi  hampir mereka tidak percaya pada apa yang terjadi setelah mereka panjatkan do’a mereka.., disaat itu mereka yang  menzalimi akan kesal akan apa yang menimpa mereka jika kemudaratan yang timpakan keatas mereka.Bagi mereka yang dizalami pula, mungkin mereka juga akan bersedih keatas kejadian yang menimpa si penzalim tersebut,yakni atas sifat perasaan kasih jika ada...


contoh doa yang biasa kita dengar ;- 

“Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim, MAHA SUCI  yang tahu isi hatiku dari diriku sendiri, Engkau tahu apa yang telah aku lakukan selama ini serta bakal apa akan aku perlakukan, maka tunjukkanlah keadilanMU atas ketidakadilan yang aku alami saat ini”.

yang mungkin jarang kita dengar;-

“Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim, mohon selamatkan kehidupan dunia dan akhirat buat diriku yang aku sendiri zalimi serta mereka yang menzalimi diri mereka, Atas RAHMATMU...jadikan  hari akhirat nanti  agar aku dapat berkumpul bersama Rasulullah SAW , lapangkan dan berkatilah kehidupanku, mudahkanlah penghidupanku,permudahkan urusanku serta janganlah ENGKAU bebani diriku dengan apa yang tidak terdaya aku pikul.YA ALLAH.....MAHA SUCI yang MAHA PENGAMPUN..  berilah keampunan serta kerahmatan kepada mereka-mereka yang telah mendzalimiku secara mareka sengaja atau tidak sengaja....YA ALLAH berilah mereka taufik serta hidayah agar mereka tidak menjadi orang yang rugi  dan mereka menyesali perbuatannya serta bertaubat dan beroleh ketenangan didunia dan akhirat... Aamiin. "


“Berbuat baiklah kamu kepada orang lain, sebagaimana ALLAH SWT telah banyak berbuat baik kepadamu”.

Khamis, 10 Mei 2012

Cara Syaitan Membuka Aurat Wanita melalui bisikan









1. Menghilangkan hijab (penutup)

Perubahan zaman dan budaya manusia menyebabkan pakaian lebih berfesyen dan semakin banyak baju yang merendahkan aurat. Pada tahap ini syaitan berbisik kepada wanita dengan berkata bahawa pakaian hanyalah sekadar hiasan dan tiada berpengaruh dengan agama. Justeru itu, tidak mengapa sekiranya memakai pakaian yang membuka aurat. Namun, teknik ini tidak semestinya berkesan terutama kepada wanita yang berpendirian dan percaya bahwa memakai pakaian syar’i ialah satu ibadah dan bukan sekadar berfesyen. Jika hasutan ini gagal, syaitan akan beralih kepada strategi yang lebih licik seperti di bawah.

2. Membuka bahagian tangan

Aurat wanita meliputi seluruhnya kecuali muka dan tapak tangan. Seharusnya menjadi kebiasaan tapak tangan tidak ditutup. Jadi, syaitan mengambil kesempatan ini untuk menghasut wanita dengan berkata, "Tak mengapa jika memakai baju lengan pendek. Kamu masih pakai tudung." Di pasaran pula banyak pakaian berlengan pendek terutamanya fesyen baru. Wanita yang terpedaya pun memakai baju lengan pendek dan ternyata ia kelihatan biasa pada pandangannya maupun pandangan seorang lelaki, lalu syaitan berbisik lagi, "Tidak mengapa kan..?"


3. Membuka leher dan dada

Setelah menjadi kebiasaan merendahkan sebagian lengan, datang lagi syaitan dan berbisik, "Tak mengapa kan membuka lengan. Sekarang ada fesyen baru yang merendahkan bahagian dada. Baju ini terbuka sedikit saja agar kamu tidak terasa panas. Orang pasti berkata biasa saja." Wanita itupun memakailah baju tersebut, daripada merendahkan sedikit, sehingga yang nampak lagi bahagian dadanya.

4. Berpakaian tetapi bertelanjang

Tidak cukup dengan itu, syaitan membawa lagi idea baru. Kali ini syaitan berbisik, "Baju kamu itu dah biasa dah ramai orang yang pakai. Sekarang ini ada fesyen baru lagi. Baju ini tipis dan ketat saja. Boleh kamu tunjukkan bentuk badan kamu yang cantik itu. Tidak mengapa, sebab potongan baju ini masih panjang." Maka wanita ini pun memakai baju berfesyen sebegitu sehingga menjadi kebiasaan malah baju yang dipakai semakin ketat dan jarang. Jadilah mereka wanita yang disebut oleh Nabi sebagai kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang).

5. Membuka sedikit

Setelah memakai pakaian ketat dan jarang, datang lagi syaitan dan berbisik, "Susah la kalau kamu pakaian ketat semacam ini. Bergerak pun terasa terbatasi. Apa kata kamu cuba kain yang telah dibelah sampai ke lutut. Nanti lebih senang kamu untuk duduk. Tidak mengapa kamu rendahkan sedikit saja yang penting kamu selesa." Maka dipakailah pakaian wanita yang terbelah. Ternyata ia memberi keluasan dan memudahkan dalam bergerak.

6. Membuka telapak kaki dan tumit

Syaitan berbisik lagi, "Sudah tak sesuai lagi kamu berpakaian begini. Kain ini masih bagus walaupun dibelah hingga lutut. Kamu potong saja lagi hingga di atas tumit. Kamu pendekkan kain ini sehingga atas tumit untuk memudahkan kamu berjalan." Wanita terus mengikuti godaan syaitan ini dan memakai kain singkat serta ditambah pula dengan kasut tumit tinggi.

7. Membuka separuh betis

Sekarang, wanita ini sudah biasa memakai kain singkat dan ternyata masih kelihatan biasa pada pandangan orang. Syaitan berbisik lagi, "Fesyen kamu ni masih biasa saja. Orang macam tak kisahkan. Apa kata kamu cuba fesyen lain yang lebih menonjol. Di pasaran banyak kain skirt. Tak perlu beli yang sangat pendek. Yang separuh betis saja." Sekarang ni syaitan sudah menjadi seperti penasihat peribadinya. Maka dituruti hasutan tersebut. Pada tahap ini tudung sudah tidak dipakai.

8. Membuka seluruh betis

Wanita ada terfikir, "Betulkah tindakan aku ni? Apakah tidak berselisih dengan wanita zaman nabi dulu?" Syaitan pula menggunakan muslihat dengan mengaitkan zaman dahulu dengan sekarang. Syaitan berkata, "Ahh!! Tidak.. Sekarang zaman dah berubah. Dulu lelaki tak suka kalau perempuan menampakkan auratnya, tetapi lelaki sekarang banyak yang suka. Yang seksi-seksi terutama, mesti tidak terlalu seksi tapi terbuka sedikit. Di pasaran banyak pakaian zaman sekarang yang menampakkan seluruh betis. Kalau kamu tidak ikut kamu akan ketinggalan zaman." Maka pakailah wanita tersebut pakaian yang menampakkan seluruh betis.

9. Serba mini

Setelah pakaian menampakkan seluruh betis menjadi kebiasaan, datang lagi syaitan menghasut, "Pakaian kamu perlu ada variasi. Jangan pakai yang seperti itu saja. Kamu perlu pakai skirt mini. Kamu akan nampak lebih seksi dan menawan." Maka pakailah wanita ini skirt mini malahan bukan skirt saja yang mini, bajunya, skirtnya, semuanya dah menjadi kecil dan seksi. Bajunya juga sudah bervariasi seperti berlengan pendek, merendahkan sebagian dada dan sebagian pehanya. Ada yang dikhaskan untuk berpesta, bersosial, pakaian kerja, pakaian rasmi, pakaian malam dan sebagainya.

10. Hampir semua terbuka

Muncul pula keinginan untuk mandi di kolam renang terbuka dan pantai. Syaitan berbisik, "Pakailah kamu bikini.. Semua orang di sana pakai baju itu. Kamu tak perlu malu." Wanita ini pun tanpa segan lagi memakai bikini yang hanya menutup sebahagian dada dan pahanya. Dia pun bersuka ria terutama apabila semua lelaki memandangnya. Pada tahap ini auratnya sudah tidak diendahkan lagi.