Ahad, 11 Mac 2012

SITUASI LOKASI PERSEKITARAN NERAKA

Bismillahirrahmanirrahiim 
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang... 

Berdasarkan janji Allah didalam Al-Quran dan As-Sunnah, mari sama-sama kita renungi amaran-amaran keras ini: 

LOKASI NERAKA: 

Jika syurga terletak di langit ke tujuh, maka sebagian salaf berkata neraka terletak di dasar bumi yang ke tujuh (begitu pendapat Ibnu Mas’ud dan lainnya). Namun para jumhur tawaqquf (berdiam diri) dalam masalah ini, dan inilah pendapat yang dipilih oleh As-Suyuthi dan Waliyullah Ad-Dahlawi.

 PEMANDANGAN LAIN DI JAHANNAM: 

1. Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya. (Lihat QS. Al-Muddatstsir: 17). Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya selama 70 tahun juga.

 2. Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan mengikuti syahwatnya. (Lihat QS. Maryam: 59). 

3. Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking, adzab di dalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Lihat QS. Al-Furqan: 68).

 4. Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam. Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Lihat QS. Al-Kahfi: 51-52). 

5. Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.

6. Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad, hasan). 

7. Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka. (QS. Saba: 33), Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat sehingga membuat seseorang tak berdaya. (QS. Ibrahim: 49) dan As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (QS. Al-Haqqah: 32). 

8. Cambuk Jahannam. Allah berfirman: “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (QS. Al-Hajj: 21). PARA PENJAGA NERAKA: Allah menggambarkan tentang karakter malaikat penjaga neraka, mereka adalah makhluk yang sangat keras dan kasar. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim: 6).

 MAKANAN DAN MINUMAN DI NERAKA: 

1. Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syetan, tumbuh di bawah dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai. (QS. Ash-Shaffat: 62-68). 

2. Pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, karena ia menyumbat tenggorokan, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikian menurut Ibnu Abbas. (QS. Al-Ghasiyah: 6). 

3. Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka. (QS. Al-Haqqah: 35-37). 

4. Al-Hamim, yaitu air yang sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (QS. An-Naba’: 24-25). 

5. Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah nanah kental yang jika setetesnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk. 

6. Ash-Shadid, (QS. Ibrahim: 16), yaitu air nanah bercampur darah. Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus, sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas. 

PINTU-PINTU NERAKA:

 Jahannam memiliki 7 pintu yang tiap-tiap pintu telah ditetapkan golongan yang akan memasukinya. Allah berfirman: “Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 43-44) Ibnu Juraij berkata tentang ayat tersebut:

 “Yang pertama adalah Jahannam, kemudian neraka Ladza, neraka Huthamah, neraka Sa’ir, neraka Saqar, Jahim dan Hawiyah”. Pintu-pintu neraka tertutup rapat, sebagaimana firman Allah: “Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka.” (QS. Al-Humazah: 8). “Mereka berada di dalam neraka yang ditutup rapat.” (QS. Al-Balad: 20). Ibnu Rajab berkata: “Pintu-pintu neraka akan selalu tertutup sebelum dimasuki oleh penghuninya nanti pada hari kiamat. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an: “Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya.” (QS. Az-Zumar: 71) 

GAUNG KEGERAMAN SUARA NERAKA:

 Orang-orang kafir dapat mendengar raungan suara neraka yang penuh dengan kegeraman dari jarak yang jauh.Allah berfirman: “Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.” (QS. Al-Furqan: 11). Juga firman-Nya: “Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah.” (QS. Al-Mulk: 7). Ka’ab pernah berkata kepada Umar bin Khaththab: “Demi Allah, Neraka Jahannam akan mengeluarkan gaung suaranya.
 Tidak ada satu malaikat yang dekat kepada Allah atau makhluk yang lain kecuali akan terjatuh di atas kedua lututnya sambil berkata: “Ya Allah, pada hari ini hendaklah manusia mengurus dirinya sendiri-sendiri.” 

KADAR HAWA DAN PANAS NERAKA

 Rasulullah saw. bersabda: “Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam. (HR. Bukhari dan Muslim) Ibnu Rajab menukil pendapat Ka’ab kepada Umar bin Khaththab: “Seandainya neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi sebelah timur, dan ada seseorang di belahan bumi bagian barat, pasti otaknya akan meleleh karena tidak mampu menahan panasnya”. 

Di antara penyebab hawa dan panas neraka sedemikian memuncak adalah tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia, yaitu air, angin dan naungan untuk berteduh. Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang juga panas). (Lihat QS. Al-Waqi’ah: 41-44). 

PERMOHONAN PENDUDUK NERAKA KEPADA PENDUDUK SYURGA 

Para penduduk neraka merasa iri dengan apa yang Allah berikan kepada penduduk surga berupa makanan dan minuman yang sangat nikmat, mereka merengek sekiranya di antara penduduk surga ada yang mau memberikan sedikit saja kepada mereka.

 Di antara penduduk surga ada yang merasa iba, hingga hampir-hampir memberikannya. Namun Allah mengharamkan manakan dan minuman itu bagi penduduk neraka. (Lihat QS. Al-A’raf: 44-50). BAHAN BAKAR NERAKA Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;” (QS. At-Tahrim: 6) Sebahagian mufassir mengatakan bahwa batu tersebut adalah batu api atau belerang, ada yang mengatakan batu berhala yang dahulu disembah orang musyrik, mereka menjadi bahan bakar neraka sebagai penghinaan atas sesembahan mereka, begitu pula para penyembahnya. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 98-99).

 KEADAAN  PENGHUNI NERAKA:

A.Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun: 104). 

B.Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun):1 Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah akan mengganti kulit yang baru, begitulah seterusnya. (QS. An-Nisa’: 56). 

C.Wajah yang hangus menghitam, karena kepala mereka akan disematkan mahkota api. 

D.Penduduk neraka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari tubuh mereka. 

PAKAIAN DI NERAKA:

1. Pakaian dari Qathiran yang terbuat dari tembaga yang dilebur. (QS. Ibrahim: 49-50). 

2. Tikar dan selimut api (Mihad dan Ghawasy). (QS. Al-A’raf: 41). 

SUMUR DAN JURANG NERAKA:

Kedalamannya sebagaimana yang digambarkan Rasulullah saw. dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah: “Pada suatu hari kami bersama Nabi saw. Lantas kami mendengar suara benda jatuh, kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tahukah kalian, suara apakah itu?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Nabi saw. bersabda: “Itu adalah suara batu yang dikirim dari neraka jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Dan sekarang baru sampai ke dasar neraka.” 

LUAS JAHANNAM: 

Untuk mengetahui luas dan besarnya jahannam, dapat dibayangkan seandainya jahannam itu memiliki 70.000 tali kekang dan setiap tali kekang dipegang oleh 70.000 malaikat (Shahihul Jami’ 7.878). Juga dengan mengetahui besarnya tubuh para penghuninya, yang gerahamnya sebesar gunug Uhud, jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan 3 hari, tempat duduknya sejauh Makkah dan Madinah, bahkan seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menetes dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya

 BERBAGAI BENTUK SIKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA 

1. Seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah dari bara api, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. (HR. Bukhari dan Muslim). 

2. Kepala mereka akan disiram dengan air panas sehingga melelehkan otak mereka, begitu pula isi perut dan kulit mereka. (QS. Al-Hajj: 19-21). 

3. Wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik seperti daging bakar. (QS. Al-Ahzab: 66). 

4. Wajahnya akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap gulita. (QS. Yunus: 27). 

5. Dikepung api dari segala penjuru. (QS. Al-Ankabut: 55 dan Az-Zumar: 16). 

6. Api membakar hati penduduk neraka, sehingga dari hati mereka keluar api. 

7. Isi perut manusia akan terburai (menimpa kepada Amru bin Luhay, orang yang pertama kali merubah ajaran tauhid nabi Ibrahim menjadi penyembahan terhadap berhala). 

8. Terjun dari atas neraka, yaitu bagi mereka yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi. 

9. Tidak pernah mati selamanya. (QS. Ibrahim: 17). 

10. Siksaannya tidak pernah berhenti. (QS. Al-Mukmin: 49-50). 

JERITAN, RINTIHAN DAN LOLONGAN PENDUDUK NERAKA 

Di antara kengerian neraka; penduduknya merintih dan menjerit serta melolong seperti keledai yang meringkik keras, yang demikian itu karena saking pedihnya siksa yang dirasakan. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 100, Hud: 106 dan Fathir: 37). 
Penduduk neraka akan menangis sampai air mata mereka habis, sehingga yang keluar dari matanya adalah darah, ya darah!!, bukan air lagi! Mereka merintih dan memohon agar dapat dikeluarkan dari siksa neraka, mereka berjanji akan beramal shalih jika dikembalikan di dunia.?? Namun harapan mereka adalah harapan kosong dan doa mereka adalah doa yang sia-sia. 

Malaikat berkata: “Sesungguhnya kalian akan tetap berada di neraka ini.” (QS. Az-Zukhruf: 77). 

SIAPAKAH PENDUDUK NERAKA ITU ...? 

Dari Al-Qur’an dan Sunnah yang shahih disimpulkan bahwa penduduk neraka adalah orang yang musyrik, kafir, munafik, orang-orang sombong, orang-orang yang tidak mengingkari Thaghut (sesembahan yang disembah selain Allah) dan pemimpin zalim, para pezina dan homoseks, peminum khamer (minuman keras), pemakan riba (seperti bunga Bank), wang judi (seperti togel, sijil Wang, Insurans dll) dan harta anak yatim tanpa alasan yang benar, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang tertindas dan diperangi, orang yang meninggalkan shalat, zakat, dan shaum (puasa), para dayus (orang yang membiarkan perbuatan maksiat terjadi di hadapannya) dan orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dll. Wallahu a’lam. 

ULAR DAN KALAJENGKING JAHANNAM:

 Dalam menjelaskan firman Allah: “Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan.” (QS. An-Nahl: 88). Ibnu Mas’ud berkata: “Yaitu kalajengking yang taringnya seperti pohon kurma yang panjang.” Imam As-Sudi mengatakan : “Bahwa ia adalah ular-ular di dalam neraka. Riwayat tentang ular dan kalajengking di neraka tidak ada yang marfu’ sampai ke Nabi saw, kebanyakan mauquf pada sahabat dan sebagian israiliyat. 
Wallahu a’lam Bissawab......

Jumaat, 9 Mac 2012

Khalifah Ali bin Abi Tali R.A. kehilangan baju besinya.....???...Yahudi peluk islam..........




                                    

DALAM PEPERANGAN SIFFIN, Khalifah Ali bin Abi Tali R.A. kehilangan baju besinya... Beberapa hari kemudian, Ali melihat baju besinya yang hilang itu di tangan seorang Yahudi.. Ali berkata kepada Yahudi itu; " Baju itu adalah kepunyaanku... Aku tidak pernah memberikan atau menjualnya kepada sesiapapun."..

Jawab orang Yahudi itu; " Tidak! Baju ini adalah kepunyaanku sejak dahulu." Baik Ali mahupun orang Yahudi itu masing-masing mempertahankan hak masing-masing... Akhirnya tidak juga dapat penyelesaian, maka keduanya sepakat pergi menemui hakim Syuriah untuk meminta penyelesaian secara jujur dan adil... Di situ, terjadilah dialog antara sang hakim dengan pihak pendakwa dan yang didakwa... Ali berkata: "Baju besi yang ada di tangan orang Yahudi ini adalah kepunyaanku sejak dahulu." .. Hakim Syuriah berkata kepada orang Yahudi itu; "Bagaimana Ali telah menyatakan bahawa baju besi yang ada di tanganmu itu adalah miliknya?" Jawab orang Yahudi itu; "Tidak, baju besi ini adalah kepunyaanku." Hakim Syuriah bertanya kepada Ali; "Apakah ada bukti di tangan Amirul Mukminin yang menunjukkan bahawa baju besi itu kepunyaan engkau?"....

Jawab Ali; "Ada! Puteraku Hassan dan Hussain tahu betul bahawa baju besi itu kepunyaanku sendiri." Hakim Syuriah berkata; " Kesaksian anak sendiri terhadap ayahnya tidak dapat diterima menurut hukum yang berlaku.." Selanjutnya, hakim Syuriah berkata; "Kerana Amirul Mukminin sendiri tidak boleh membuktikan dengan pengakuan dua orang saksi yang sah, maka aku memutuskan bahawa baju besi ini adalah milik orang yang memegang sekarang iaitu Yahudi tersebut." Lalu hakim Syuriah menjatuhkan palunya sebagai tanda persidangan telah selesai...

Sementara Khalifah Ali bin Abi Talib r.a., walaupun sebagai Amirul Mukminin dia boleh mengambil tindakan, atau sekurang-kurangnya memberikan tekanan kepada hakim untuk memenangkannya, tapi beliau tidak menempuh jalan itu... Dia tetap patuh kepada ketentuan hukum yang berlaku... Adapun hakim Syuriah telah menunjukkan satu contoh bagaimana mestinya sikap seorang hakim yang harus mempertahankan keadilan hukum di atas segala-galanya... 



Adapun orang Yahudi tadi yang mempersaksikannya dalam mengalami kejadian tersebut merasa takjub dan hairan sekali melihat kepatuhan seorang pembesar tinggi terhadap ketentuan hukum, ketegasan pendirian seorang hakim dalam menegakkan hukum yang semuanya bersumber kepada unsur-unsur keadilan di dalam Islam... Terpesona dengan kejadian itu, orang Yahudi tersebut lalu memeluk Islam...

Intipati dari kisah Khalifah Ali r.a. ini ialah:

1) Tidak ada keadilan selagi undang-undang manusia (Lord Reid) digunapakai sehingga digantikan dengan undang-undang syariah....

2) Menurut prinsip keadilan: tiada sesiapa mengatasi undang-undang....

3) Racist atau sentimen perkauman tidak ada dalam undang-undang Islam.... Keadilan mesti ditegakkan sebagai satu medan dakwah kepada non-muslim....

HIKMAH BERSUGI (BERSIWAK)....



                             



Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: “Kalaulah tidak memberatkan bagi umatku, maka aku akan menyuruh mereka untuk bersiwak setiap kali ingin mendirikan solat.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)...

Imam Abu Daud, Muslim dan an-Nasai meriwayatkan ayah Miqdam bin Syarih ada mengatakan, yang dia bertanyakan kepada Aisyah r.anha, apakah yang dilakukan Rasulullah pertama sekali jika memasuki rumah: Jawab Aisyah, “Bersugi (bersiwak)”....

Malah, semasa menjalani ibadah puasa Rasulullah sering bersiwak. Ini adalah sunnah yang bukan saja mendapat pahala, malah mendatangkan manfaat besar untuk kesihatan... Imam Ahmad melaporkan berkenaan kerapnya Rasulullah s.a.w. bersiwak walaupun dalam keadaan berpuasa... Daripada Ibnu Amir bin Rabi’ah, “Saya melihat Rasulullah berkali-kali bersiwak dalam keadaan berpuasa tidak dapat saya hitung dan kesan.”...

Ketika berpuasa, mikrobakteria cepat membiak di dalam mulut seseorang. Sebenarnya dalam mulut manusia terdapat cecair ludah melekat di bahagian lelangit dan gigi... Keadaan itu akan menghasilkan satu lapisan yang sangat halus, sehingga mikrobakteria melekat dengan cepat sekali... Oleh itu, lelangit dan gigi sangat perlu kepada penjagaan sempurna setiap hari...

Mulut dan gigi adalah kurniaan Allah yang diciptakan khusus bagi kemudahan hamba-Nya dalam sistem pencernaan... Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud: “Bersiwaklah (dengan berus) sisa-sisa makanan antara gigi-gigi kerana (membersihkan sisa-sisa makanan semacam itu), termasuk kebersihan, dan kebersihan itu membawa kepada iman, dan iman itu bersama-sama pemiliknya di syurga.” (Hadis riwayat at-Tabrani)....


Khamis, 8 Mac 2012

ANTARA 5 KELEBIHAN MEMBACA AL QURAN dan ANTARA 5 WAKTU UTAMA....


                 



BISMILLAHIR ROHMAN NIR ROHIM

1. ‘Uthman bin ‘Affan r.a. meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda, “Yang TERBAIK antara kamu ialah orang yang belajar Al Quran, dan mengajarkannya.” (Hadith Riwayat Bukhari, Abu Daud, Tirmidzi, Nisai dan Ibnu Majah).....

2. 'Abdullah bin 'Amr r.a. meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda, “ (Pada hari pengadilan kelak), akan dikatakan kepada orang Al Quran, ‘Bacalah Al Quran dengan tartil, sebagaimana kamu telah membacanya di dunia, dan naiklah (darjat demi darjat di dalam syurga).. Sesungguhnya tempat (kedudukan) kamu adalah pada ayat terakhir yang kamu baca.” (Hadith riwayat Ahmad, Tirmidzi, Abu Daud, Nisai, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dalam sahihnya)…..

3. ‘Abdullah bin Mas’ud r.a. meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda, “ SESIAPA YANG MEMBACA SATU HURUF DARI KITAB ALLAH, maka untuknya diberi satu ‘hasanah’ (kebaikan), sebagai ganjaran bagi huruf itu, dan SATU HASANAH adalah sama dengan SEPULUH PAHALA… Aku tidak berkata Alif, Lam, Mim, sebagai satu huruf, tetapi ‘Alif’ satu huruf, ‘Lam’ adalah satu huruf, dan ‘Mim’ adalah satu huruf.” (Hadith riwayat Tirmidzi)….

4. ‘Abdullah bin ‘Umar r.anhuma meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda, ”Sesungguhnya HATI-HATI INI AKAN BERKARAT, sebagaimana besi berkarat apabila terkena air.” Baginda ditanya, “ Ya Rasulullah, apakah penggilapnya?” Rasulullah S.A.W. bersabda, “ Banyak ingatkan MATI dan membaca Al Quran.” (Hadith riwayat Baihaqi)….

5. Mu’az al Johani r.a. meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda, “ Sesiapa yang membaca Al Quran dan beramal dengan apa-apa yang terkandung dalamnya, maka kedua IBUBAPANYA akan dipakaikan MAHKOTA pada hari Kiamat, yang sinaran mahkota itu akan melebihi daripada cahaya matahari, sungguhpun matahari itu berada di dalam rumah kamu di dunia ini..Bayangkanlah, bagaimana pula keadaan orang yang dirinya sendiri beramal dengan Al Quran?” (Hadith riwayat Ahmad, Abu Daud)…


WAKTU YANG UTAMA MEMBACA AL QURAN

WALAUPUN pada amnya, kita disunatkan membaca al-Quran tanpa mengira waktu mana sekalipun, (selain waktu haid, junub, hadas besar, ketika khutbah, majlis ilmu dan di tempat-tempat yang tidak sesuai seperti tandas dan sebagainya), namun begitu, menurut Imam Nawawi rahimahullah, antara waktu yang afdhal membaca al-Quran ialah seperti berikut:

1] Di dalam solat, memanjangkan solat kerana membaca al-Quran lebih baik daripada memanjangkan sujud dan rukuk...

2] Membaca al-Quran pada waktu malam...

3] Membaca al-Quran pada separuh atau 1/3 malam, istimewanya ketika waktu solat Tahajjud....

4] Membaca al-Quran ketika di antara Maghrib dengan Isyak... Barangsiapa yang menunggu waktu sembahyang , seolah-olah ia sedang beribadat, lebih-lebih lagi sekiranya mereka membaca al-Quran....

5] Sekiranya dibaca pada waktu siang, maka waktu yang paling afdhal ialah selepas solat subuh....

Apa yang paling penting, disamping membaca al-Quran, fahamilah maknanya, dan amalkan ajarannya, secara istiqamah dan ikhlas kerana Allah s.w.t....
~WAALLAHULLAM 
 JAKSA KOTARAJA
MARILAH KITA BELAJAR AL QURAN... MEMBACANYA....MEMBUDAYAKANNYA...

Rabu, 7 Mac 2012

TANGGUH BERCERAI UNTUK TAMBAH ANAK

                                        

Sepasang suami isteri dari golongan terpelajar, menghadapi krisis rumahtangga yang runcing...mereka sudah berkahwin selama 8 tahun, dan memiliki 3 orang anak... Akhirnya mereka memutuskan untuk bercerai, kerana tidak mahu perselisihan mereka mengganggu kerjaya masing-masing....

Mereka menemui seorang peguam, untuk merunding soal pembahagian harta sepencarian di antara mereka, dan lain-lain... Perundingan berlangsung lancar dan pembahagian harta dapat dilakukan tanpa banyak masaalah... Hanya satu hal tidak ditemukan jalan keluarnya, iaitu mengenai pembahagian 3 orang anak2 mereka... Baik si suami mahupun si isteri, sama-sama ingin mengasuh 2 anak, tidak ada yang mahu mengalah, dan anak tidak mungkin dibelah dua...

Mereka akhirnya menemui seorang tokoh agama, meminta nasihat bagaimana jalan keluar yang sebaiknya... Tokoh agama berkenaan, akhirnya memberikan jalan keluar, iaitu mereka diminta menunda perceraian mereka selama satu tahun, dan mereka hendaklah menambah satu orang lagi anak... Apabila mereka ada 4 orang anak, mudahlah pembahagiannya... Mereka bersetuju dengan cadangan tokoh tersebut... Perlu diingat, mereka adalah dari golongan intelektual...

Setahun kemudian, mereka datang berjumpa dengan tokoh agama berkenaan.. Wajah mereka tidak kelihatan muram lagi... tokoh agama itu pun bertanya : “Apakah kamu sudah berhasil menambah seorang lagi anak supaya kamu dapat bercerai?”.... Si suami lalu menjawab :

“Allah Maha Pengasih dan Penyayang... Dia memberikan kami tambahan anak, tapi juga memberikan isyarat agar kami saling memaafkan dan saling kasih mengasihi... Jadi kami memutuskan untuk tidak bercerai”... Si isteri juga tersenyum... "Bagaimana Allah memberikan isyaratNya itu?”, tanya tokoh agama tersebut....

“Allah memberikan kami tambahan anak, bukan seorang, tapi dua orang.... ANAK KEMBAR!!”....



~ALHAMDULLILLAH.....

PERUMPAMAAN ANTARA RUSA DAN MANUSIA



                                                    
                                                                               Gambar Hiasan..


BISMILLAHIR ROHMAN NIR ROHIM

ADA SEEKOR RUSA JANTAN yang sangat cantik.. Rusa itu berjalan sendirian jauh daripada kelompoknya yang lain... Tatkala tekaknya berasa kering, Rusa pun menghampiri sebatang sungai dan minum air di dalamnya... Rusa tersebut terpandang bayang-bayangnya di permukaan air... “Alangkah cantiknya rupa parasku ini! Aku kagum dengan tandukku yang bercabang-cabang ini. Ia melambangkan kemegahanku,” puji Rusa terhadap dirinya... Rusa kemudian merenung kakinya lantas berkata... “Oh tuhan! Engkau sungguh tidak adil... Setelah engkau ciptakan rupa yang cantik kepadaku, kemudian engkau cacatkan diriku dengan mengurniakan kaki yang kurus dan kecil ini... Alangkah tidak sesuainya ciptaan kaki ini dengan diriku!” rungut Rusa yang jelas tidak menyukai bentuk kakinya itu....

Tiba-tiba Rusa terdengar ngauman harimau di belakangnya... Rusa menoleh dan mendapati Harimau sedang menghampirinya... Tanpa membuang masa, Rusa berlari sepantas yang mungkin... Dengan mudah Harimau jauh ketinggalan di belakang... “Oh Tuhan! Nasib baik kakiku ini kecil.. Mudah untuk aku berlari laju menyelamatkan diri,” bisik Rusa penuh gembira... Harimau itu masih mengejarnya...Kemudian, Rusa tiba di sebuah hutan yang penuh dengan ranting dan dahan pokok yang bercabang-cabang... Rusa cuba untuk menyelit di sebalik dahan-dahan tersebut tetapi malang tidak berbau, bala pula menimpanya... Tanduk yang dibangga-banggakannya itu telah tersangkut pada dahan-dahan tersebut... Lantas, Harimau mengambil peluang itu untuk menerkam mangsanya yang tidak dapat berbuat apa-apa lagi...

Ini merupakan gambaran biasa manusia di zaman moden ini... Tidak menghargai pemberian ALLAH SWT... Rusa itu telah tersalah sangka... Kakinya yang kecil yang membuatnya berasa rendah diri telah menyelamatkan dirinya dari dikejar Harimau... Namun, tanduknya yang bercabang indah itu pula yang mencelakakan dirinya, tersangkut di dahan pokok... Kaki rusa digambarkan sebagai amalan soleh manusia... Solat kita, zikir kita, bacaan Quran kita, sedekah kita, dan banyak lagi amalan soleh yang dipandang ringan di mata kita... Kita menganggap amalan soleh tidak penting... Tetapi ingat! Ingat! Ingat! Amalan soleh itulah yang menyelamatkan kita daripada azab kubur dan azab api neraka kelak....

Adapun tanduk rusa menggambarkan perhiasaan dunia.... Manusia terlalu berbangga dengan perhiasaan dunia (harta, pangkat, dan wanita).... Manusia terlalu leka dengan tipuan dunia sehingga mereka berusaha keras untuk memiliki dunia.... Akhirnya, kelalaian mereka ini menyumbang malapetaka tatkala Malaikat Maut mencabut nyawa mereka.... 


MARI KITA mengambil iktibar dari cerita ini... Jadikanlah amalan soleh sebagai darah daging kita... Jangan kita leka dengan dunia yang sementara ini! Sehingga kita terlupa mengejar kebaikan yang akan menyelamatkan kita di dunia yang kekal abadi di sana....



Firman ALLAH SWT dalam Surah Yunus 10:ayat 88 - " Musa berkata: 'Ya Tuhan Kami sesungguhnya Engkau telah memberi kepada Firaun dan pembesar-pembesar kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia. Ya Tuhan Kami akibatnya mereka menyesatkan manusia dari jalanMu. Ya Tuhan Kami binasakanlah harta-harta benda mereka dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman sehingga mereka melihat seksaan yang pedih.”...

SEBELUM TIDURMU


SEBELUM tidur, Rasulullah S.A.W. pernah berpesan kepada Saidatina Aisyah r.anha:

“Ya Aisyah, jangan engkau tidur, sebelum melakukan 4 perkara iaitu :

1. Khatam Al Qur’an..
2. Membuatkan para nabi memberi syafaat kepadamu di hari akhirat..
3. Membuatkan para muslim meredhai kamu..
4. Melaksanakan ibadat haji dan umrah...

Bertanya Aisyah :
“Ya Rasulullah, bagaimanakah aku dapat melaksanakan 4 perkara dalam satu masa?” ....

Rasulullah S.A.W. tersenyum sambil bersabda :

“Jika engkau tidur bacalah Surah Al -Ikhlas 3 kali, (maka ia seolah-olah kau mengkhatamkan Al Qur’an). Dan Bacalah selawat untukKu dan para nabi sebelumku, (maka kami semua akan memberi syafaat kpdmu di hari kiamat). Dan Beristighfarlah untuk para muslimin (maka mereka semua akan meredhai kamu). Dan perbanyakkanlah bertasbih, bertahmid, bertahlil, dan bertakbir (maka ia seolah-olah kamu telah melaksanakan ibadah haji dan umrah)”....

ALLAH S.W.T. MENJAWAB BACAAN FATIHAH DALAM SOLAT



HADITH riwayat Muslim 3/94, hadis no 904:

« قَالَ اللَّهُ تَعَالَى قَسَمْتُ الصَّلاَةَ بَيْنِى وَبَيْنَ عَبْدِى نِصْفَيْنِ وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ ( الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ). قَالَ اللَّهُ تَعَالَى حَمِدَنِى عَبْدِى وَإِذَا قَالَ (الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ). قَالَ اللَّهُ تَعَالَى أَثْنَى عَلَىَّ عَبْدِى. وَإِذَا قَالَ (مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ). قَالَ مَجَّدَنِى عَبْدِى - وَقَالَ مَرَّةً فَوَّضَ إِلَىَّ عَبْدِى - فَإِذَا قَالَ (إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ). قَالَ هَذَا بَيْنِى وَبَيْنَ عَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ. فَإِذَا قَالَ (اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ ). قَالَ هَذَا لِعَبْدِى وَلِعَبْدِى مَا سَأَلَ »

"Allah SWT berfirman : Aku telah membahagikan solat antaraKu dan hambaKu dua bahagian... Dan bagi hambaKu apa ia pinta... 



Maka apabila hambaKu berkata (Alhamdulillahirabbil alamin), 
Allah Ta'ala menjawab : HambaKu memujiKu...

 Dan apabila ia berkata (Arrahmanirrahim) 
Allah berfirman : HambaKu telah memuja- muji ke atasku.

 Dan apabila ia berkata (Malikiyaumiddin),
 Allah menjawab: hambaKu memuliakan Aku -dan ia berkata hambaKu menyerahkan kepadaKu

 Dan apabila dia berkata (Iyyakana'budu wa iyyakanasta'in) ALLAH berfirman "Ini diantaraKu dan antara hambaKu, dan untuk hambaKu apa yang ia pinta". 

Dan apabila ia membaca (Ihdinassirotolmustaqim..........waladdollin)
 Maka Allah menjawab.. Ini adalah untuk hambaKu, dan baginya apa yang ia minta..."..
OLEH ITU, JANGANLAH KITA MEMBACA AL FATIHAH di dalam solat, dengan laju dan cepat... Berhentilah pada setiap ayat... hayati makna Al Fatihah itu... INSYA ALLAH, KITA AKAN MEMPEROLEHI KEBERKATANNYA....

JADILAH KAMU ORANG YANG BERILMU.....DAN JADILAH SEORANG YANG RAJIN BERDOA

                                  


JADILAH KAMU ORANG YANG BERILMU....

Dari Abu Bakrah r.a., dari Nabi Muhammad s.a.w., sabdanya: "Jadikanlah dirimu orang yang berilmu, atau orang yang menuntut ilmu, atau orang yang selalu mendengar pelajaran agama, atau pun orang yang mencintai (tiga golongan yang tersebut); dan janganlah engkau menjadi (dari) golongan yang kelima, yang dengan sebabnya engkau akan binasa.".. (HR Al-Bazzar)....

Hadis ini menyuruh supaya tiap-tiap seorang MENENTUKAN SIKAPNYA terhadap ilmu agama.... dengan salah satu dari EMPAT CARA, iaitu:

1] Menjadikan dirinya orang yang berilmu (alim), yang mengajar ilmu agama kepada orang lain, atau

2] Orang yang belajar ilmu agama; berusaha mencari ilmu dengan berguru, membaca, 'menadah' kitab, dan lain-lainnya, atau

3] Orang yang mendengar ilmu dan syarahan-syarahan agama; menghadiri kuliah-kuliah agama, atau majlis-majlis ilmu, atau

4] Orang yang mencintai dan menghargai ilmu agama, dan salah satu dari tiga golongan yang tersebut di atas, dengan menurut jejak langkahnya....

5] Golongan orang yang kelima, iaitu yang tidak termasuk dalam salah satu dari empat golongan yang tersebut, maka mereka adalah GOLONGAN YANG BINASA; berilmu pun tidak, belajar ilmu pun tidak, mendengar pun tidak, kasih kepada ilmu pun tidak.... MALAH GOLONGAN INI MEMUSUHI salah satu, atau keempat-empat golongan di atas, mereka tidak ada pimpinan untuk dapat membezakan di antara yang benar dengan yang salah, yang HAQ dan yang BATHIL....

Imam Al-Mawardi menyatakan: Bahawa orang yang menganggap ilmu agama (syarak) itu tidak ada faedahnya dipelajari, dan lebih baik sahaja ditinggalkan, sebenarnya orang itu TENGGELAM DALAM KESESATAN, dan jauh dari mendapat hidayat pertunjuk, serta ia termasuk dalam golongan yang kelima, iaitu yang binasa...




ORANG YANG BERDOA' TIDAK AKAN RUGI...
Sebagai hamba, kita hendaklah sentiasa bergantung dengan Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang... Jangan sekali-kali PUTUS HARAPAN dan berputus asa dengan pertolongan Allah... Berdoalah setiap masa... Kerana orang yang sentiasa berdoa akan mendapat kebaikan sama ada di dunia atau di akhirat... Tidak pernah rugi orang yang tekun berdoa... Namun sesiapa yang malas atau liat untuk berdoa akan menyesal sehabis-habisnya di akhirat nanti....

Sesiapa yang berdoa pasti akan mendapat ganjaran sama ada untuk kehidupan dunianya atau akhiratnya... Dengan syarat dia memenuhi syarat-syarat penerimaan doa tersebut... Antara syarat dan ganjaran doa ialah hadis Nabi S.A.W. dari Abu Sa’id al-Khudri r.a, bahwa Rasulullah S.A.W. bersabda :

“Tiada seorang muslim pun yang memohon (kepada Allah Ta’ala) dengan doa yang tidak mengandung dosa (permintaan yang haram), atau memutus hubungan (baik) dengan keluarga/kerabat, kecuali Allah akan memberikan baginya dengan (sebab) doa, itu salah satu dari tiga perkara: 

[1] boleh jadi akan disegerakan pengabulan doanya,
[2] atau Allah akan menyimpannya untuk kebaikan (pahala) baginya di akhirat,
[3] atau akan dihindarkannya dari keburukan (bencana) yang sesuai dengannya”. Para sahabat Radhiyallahu ‘anhum berkata: Kalau begitu, kami akan memperbanyak (doa kepada Allah)... Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah lebih luas (rahmat dan kurniaanNya)”... ( Imam Ahmad disahihkan oleh al-Hakim, Ibn Hajar dan al-Albaniy)...

Syarat doa diterima antaranya ialah hendak doa itu bukan kearah dosa dan maksiat, serta bukan untuk memutuskan silaturahim sesama muslim... Seseorang yang berdoa akan mendapat salah satu daripada tiga perkara di bawah :

a- Diterima doa serta-merta...
b- Disimpan untuk akhirat dalam bentuk pahala....
c- Diselamatkannya daripada musibah dan bencana....

Alangkah beruntungnya golongan yang banyak berdoa, kerana pasti mereka akan mendapat kebaikan di dunia dan akhirat.... Semoga Allah membimbing kita agar sentiasa berdoa kepadaNya setiap masa....

Isnin, 5 Mac 2012

Khutbah Terakhir Nabi Muhammad



Wahai Manusia,dengarlah baik-baik apa yang hendak ku katakan.Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini.Oleh itu dengarlah dengan teliti kata-kataku dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini.

Wahai manusia,sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci,maka anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak.Janganlah kamu sakiti sesiapa pun agar orang lain tidak menyakiti kamu lagi.Ingatlah bahawa sesungguhnya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan diatas segala amalan kamu.Allah telah mengharamkan riba,oleh itu segala urusan yang melibatkan riba dibatalkan mulai sekarang.

Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu.Dan dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar,maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikuti nya dalam perkara-perkara kecil.

Wahai manusia,sebagaimana kamu mempunyai hak keatas isteri kamu ,mereka juga mempunyai hak di atas kamu.Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka ke atas kamu maka mereka juga berhak untuk diberi makan dan pakaian dalam suasana kasih sayang.Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik,berlemah-lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu yang setia.Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

Wahai manusia ,dengarlah bersungguh-sungguh kata-kata ku ini,Sembahlah Allah,Dirikanlah solat lima kali sehari,Berpuasalah di Bulam Ramadan dan Tunaikanlah Zakat dari harta kekayaan kamu.Kerjakanlah ibadat Haji sekiranya kamu mampu.Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah bersaudara kepada Muslim yang lain.Kamu semua adalah sama,tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam Taqwa dan beramal soleh.

Ingatlah,bahawa kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggungjawabkan diatas segala apa yang telah kamu kerjakan.Oleh itu Awasilah agar jangan sekali-kali terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

Wahai manusia,tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru.Oleh itu wahai manusia,nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu.Sesumgguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara,yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya ,nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya.Itulah Al-Quran dan Sunnahku.
Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku menyampaikan pula kepada orang lain.Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dari ku.Saksikanlah Ya Allah bahawasanya telah aku sampaikan risalah Mu kepada hamba-hamba mu.






KENAPA PERLU INGAT MATI ???...


                      



PERINGATAN DIHENING MALAM.........

SETIAP MUKMIN sepatutnya ingatkan mati pada setiap hari, ini kerana mengikut Ibn Kathir dalam kitabnya al-Bidayah wa an-Nihayah mengatakan bahwa MALAIKAT MAUT akan menjengok manusia itu sebanyak 5 kali sehari iaitu setiap kali selepas sembahyang fardhu... Oleh kerana rahmat Allah s.w.t., maka manusia tidak mampu untuk melihat malaikat maut itu.... Mengingati kematian ada banyak faedahnya kepada manusia. Antaranya ialah:

* Dengan mengingati kematian, hati manusia akan menjadi lembut dan akan menerima segala perintah Allah s.w.t dengan penuh keredhaan dan keikhlasan...

* Dengan mengingati kematian, membuatkan manusia akan rajin beramal di dunia ini, kerana mereka yakin bahawa segala amalan kebaikan mereka akan memberi faedah kepada mereka setelah mereka mati nanti...

* Dengan mengingati kematian, manusia akan meninggalkan segala maksiat, kerena mereka yakin segala maksiat yang dilakukan di dunia, ini akan mendapat pembalasan dari Allah s.w.t di akhirat nanti....

* Dengan mengingati kematian, akan memyebabkan manusia akan segera bertaubat dari segala kesalahan yang telah mereka lakukan.... Ini kerana kita tidak mengetahui bilakah masanya, dan di tempat manakah nyawa kita akan dicabut oleh malaikat maut...

* Dengan mengingati kematian juga manusia akan merasa cukup dan berpuas hati dengan harta atau rezeki yang halal, sambil berusaha lebih untuk mendapat yang lebih baik lagi.... tapi bukan dengan cara yang haram, seperti mengamalkan riba, rasuah, mencuri, merompak, menipu dan berbagai-bagai lagi....

* Dengan mengingati kematian juga, menyebabkan manusia akan RAJIN DAN BERSUNGGUH-SUNGGUH di dalam menjalankan tugas hariannya.... Ini kerana mereka yakin bahawa setiap pekerjaan yang baik dan bersungguh-sungguh adalah merupakan ibadah dan akan mendapat pahala.....

APABILA ROH kita dicabut, tiada guna segala harta dunia , kereta mewah , rumah besar , isteri yang cantik, pangkat yang tinggi, harta bertimbun-timbun tidak lagi memberi manfaat, kecuali AMALAN YANG SOLEH soleh sahaja, yang akan BERSAMA-SAMA kita di dalam kubur yang sempit, sunyi dan gelap... TIDAK ADA RAKAN2 KARIB, TINGGALLAH ISTERI YANG CANTIK, TINGGALLAH ANAK-ANAK,TINGGALLAH FB..SIAPAKAH YANG AKAN MENEMANI KITA.... Fikir-fikirkan lah.........AMALAN ???...


CIRI-CIRI SEORANG ULAMA....



Ibnu Abbas berkata :
Ulama’ ialah orang-orang yang mengetahui bahawa sesungguhnya Allah Maha Berkuasa atas setiap sesuatu. Dan tambahnya lagi : Orang alim tentang Allah Maha Penyayang ialah orang yang tidak melakukan syirik dengan Allah sesuatu pun serta dia menghalalkan apa yang dihalalkan dan mengharamkan apa yang diharamkan. Dia turut memelihara wasiatNya disamping yakin bahawa dia tetap akan menemuiNya dan Dia bakal menghitungkan amalannya.

Manakala Hasan al-Basri pula berkata :
Orang alim ialah orang yang takutkan Allah yang Maha Pemurah semasa dia tidak dilihat orang lain atau semasa dia tidak melihat Allah atau tidak melihat azab Allah serta dia gemarkan perkara yang disukai Allah dan dia menolak perkara yang dimurkai Allah.

Ciri-ciri ulama’ pewaris nabi ialah yang pertama bersifat takutkan Allah sebagaimana Firman Allah dalam ayat 28 surah Fathir :
إنما يخشى الله من عباده العلمــؤا إن الله عزيز غفور
Maksudnya : …..
Sesungguhnya golongan yang paling takut kepada Allah di antara hamba-hambaNya ialah para ulama’. Sesungguhya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun
Ibnu Abbas berkata : Sesiapa yang takutkan Allah maka dia adalah orang alim

Ciri kedua ialah beramal dengan segala ilmunya sebagaimana sebuah hadis dalam Sunan Ad-Darimi : فَإِنَّمَا العَالِم مَنْ عَمِلَ بِمَا عَلِمَ
Maksudnya :

Sesungguhnya orang alim itu adalah orang yang beramal dengan apa yang dia ketahui Sayyidina Ali berkata :

Wahai orang yang mempunyai ilmu! beramallah kamu dengannya kerana sesungguhnya orang yang alim itu adalah orang yang beramal dengan ilmu yang dia ketahui serta selaras antara ilmunya dengan amalannya

Ciri ketiga ialah hatinya bersih daripada syirik dan maksiat serta tidak tamak kepada habuan dunia.
Ibnu Umar berkata : Tiadalah seseorang lelaki itu dianggap alim sehinggalah dia tidak hasad dengki kepada orang yang lebih alim daripadanya dan tidak menghina orang yang kurang daripadanya serta tidak mencari dengan ilmunya upahan kebendaan

Ciri keempat ialah ulama’ ini meneruskan tugas nabi iaitu mengajar, mendidik, membersihkan hati umat daripada syirik dan maksiat serta berdakwah dan memerintah mengikut perundangan Allah sebagaimana kita fahami daripada ayat 2 surah al-Jumaah :
هو الذي بعث فى الأميئن رسولا منهم يتلوا عليهم ءايــته ويزكيهم ويعلمهم الكتب والحكمة وإن كانوا من قبل لفى ضلــل مبين
Maksudnya : Dialah (Allah) yang telah mengutuskan kepada kalangan orang-orang arab yang buta huruf seorang rasul dari bangsa mereka sendiri yang membacakan ayat-ayat Allah yang membuktikan keesaan Allah dan kekuasaanNya. Dan membersihkan mereka daripada aqidah yang sesat serta mengajarkan mereka kitab Allah dan hikmat pengetahuan yang mendalam mengenai hukum-hukum syariat. Dan sesungguhnya mereka sebelum kedatangan nabi Muhammad s.a.w adalah dalam kesesatan yang nyata

Hadis diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim dalam sohih daripada Abdullah bin Umar telah berkata : Aku mendengar Rasulullah s.a.w telah bersabda yang bermaksud : Sesungguhnya Allah tidak menarik ilmu dengan menariknya secara mengejut sebaliknya Allah akan menarik ilmu itu dengan mematikan para ulama’ sehingga tiba suatu masa yang tiada lagi ada ulama’ maka manusia akan memilih ketua-ketua mereka dari kalangan orang jahil lalu apabila mereka ditanya maka dikeluarkan fatwa yang sesat maka sesatlah mereka serta menyesatkan pula orang lain.
Firman Allah dalam ayat 79 surah Ali ‘Imran :
ما كان لبشر أن يؤتيه الله الكتــب والحكم والنبوة ثم يقول للناس كونوا عبادا لي من دون الله ولكن كونوا ربــنيين بما كنتم تعلمون الكتــب وبما كنتم تدرسون
Maksudnya : Tidak sepatutnya seseorang yang Allah anugerahkan kepadanya Kitab, hikmah dan sifat kenabian lalu dia menyeru kepada manusia : “ Kamu hendaklah menjadi penyembahku bukan penyembah Allah”. Sebaliknya dia mesti menyeru : “ Kamu hendaklah menjadi ulama’ rabbani yang benar-benar faham agama serta mengamalkan apa yang kamu sentiasa ajarkan tentang isi Kitab dan dengan apa yang kamu sentiasa mempelajarinya”.

Jumaat, 2 Mac 2012

6 PERKARA MENDORONG PERBUATAN MENGUMPAT...



                                       


BISMILLAHIR ROHMANNIRROHIM.............


SIKAP suka MENGUMPAT atau menceritakan keburukan dan kelemahan orang lain, adalah DILAKNAT ALLAH SWT... Mereka yang bersikap demikian, secara disedari atau tidak mencela dan mengaibkan orang lain yang hukumnya berdosa besar....

Firman Allah S.W.T. bermaksud: "Hai orang yang beriman, kalau datang kepada kamu, orang jahat membawa berita, periksalah dengan saksama, supaya kamu jangan sampai mencelakakan suatu kaum yang tidak diketahui, kemudian kamu menyesal di atas perbuatanmu itu." (Surah al-Hujurat ayat 6)....

Sabda Rasulullah S.A.W. seperti yang diriwayatkan oleh Al-Thabrani daripada Abu Hurairah r.a. bermaksud: "Yang paling dikasihi Allah antara kamu ialah mereka yang baik akhlaknya, merendah diri, suka pada orang dan disukai orang... Dan yang paling dimarahi Allah ialah mereka yang membawa fitnah, mencerai-beraikan di antara sesama saudara, dan mencaci orang yang tidak bersalah."....

Imam al-Ghazali rahimahullahu ta'ala ada menyebut 6 perkara yang mendorong seseorang itu mengumpat:

1. Ingin memuaskan hati, disebabkan kemarahan yang memuncak hingga sanggup mendedahkan keaiban dan kesalahan orang lain... Jika kemarahan tidak dapat dikawal, ia boleh menimbulkan hasad dan dendam;

2. Suka mendengar dan mengikuti perbualan orang yang menyerang peribadi dan kehormatan seseorang;

3. Mahu bersaing dan menonjolkan diri dengan menganggap orang lain bodoh dan rendah;

4. Disebabkan dengki, dia iri hati dengan orang lain yang lebih beruntung dan berjaya, seperti dinaikkan gaji dan pangkat;

5. Secara bergurau mencela dan mengatakan kelemahan dan kecacatan hingga mengaibkan orang lain;

6. Sikap suka mengejek dan mencela disebabkan rasa bongkak dan sombong kerana memandang rendah orang lain..

Imam al-Ghazali juga menyarankan cara2 untuk menghentikan sikap suka mengumpat,antaranya ialah:

1. Harus sedar dan insaf mengumpat dan memburuk-burukkan orang lain itu berdosa besar;

2. Sedar dan membetulkan kesalahan sendiri daripada menyalahkan orang lain;

3. Hendaklah berasa malu apabila memperkatakan hal kecacatan orang lain.... Ini kerana mencela kecacatan fizikal seolah-olah mencerca Tuhan yang menciptakan.....

ANTARA 7 SEBAB KONFLIK RUMAHTANGGA....



                         



BISMILLAHIR ROHMA NIR ROHIM


Antara punca konflik yang timbul dalam keluarga adalah :

1. Kurang kefahaman terhadap tanggungjawab sebagai suami/ayah dan isteri/ ibu dan anak...

Tanggungjawab sebagai suami/ayah, isteri/ibu dan anak adalah mengikut saranan agama, tradisi masyarakat dan peranan-peranan baru yang dipelajari melalui pendidikan formal dan tidak formal... Pendedahan terhadap tanggungjawab ini memerlukan usaha yang berterusan kerana masyarakat masih percaya bahawa apabila berkahwin, telah cukup sempurna kedua-dua mempelai untuk melaksanakan tanggungjawab masing-masing...

2. Kurang bijak menguruskan masa...

Hidup berkeluarga dalam masyarakat yang bekerja, perkara yang menjadi keutamaan ialah bijak menguruskan masa lebih-lebih lagi masa yang berkualiti... Ibu bapa yang kurang mahir menguruskan masa bersama keluarga, akan mengalami kerugian besar. Kemesraan, interaksi dan sentuhan fizikal yang berkurangan akan menghilangkan kasih-sayang, akhirnya anak-anak akan lebih rapat dengan penjaga atau pembantu rumah...

3. Ekonomi keluarga yang kurang mantap....

Kos hidup yang semakin meningkat membuatkan pasangan keluarga mengehadkan perbelanjaan.. Pembelian ke atas barangan yang tidak perlu hanya akan mengurangkan pendapatan keluarga dan menjadikan krisis kewangan lebih rumit. Faktor wang kadangkala menyebabkan pergaduhan di antara suami dan isteri yang menggugat kebahagiaan keluarga. Keluarga yang tidak mempunyai asas perancangan kewangan akan mengalami masalah menguruskan kewangan masing-masing terutama jika pendapatan isi rumah sangat kecil dan terhad...

4. Mengabaikan pendidikan agama....

Kebahagiaan keluarga terletak pada banyak faktor dan yang paling utama ialah beragama. Awal kepada agama ialah mengenal ALLAH SWT (akidah). Mendidik keluarga kepada Tuhan pada hakikatnya ialah usaha menanam keyakinan bahawa hidup adalah untuk mendapat keredhaan Allah swt. Instrumen yang diguna pakai ialah mengerjakan solat lima kali sehari dan yang terbaik ialah solat berjemaah. Pengabaian amalan agama, membentuk keluarga yang pincang, resah, mudah bergelora dan kesan jangka masa panjang yang negatif kepada ibu bapa...

5. Perubahan hidup...

Kenaikan pangkat bererti gaji dan elaun akan naik... Status hidup juga bertambah baik... Keadaan sesebuah keluarga akan lebih malang jika perubahan kerjaya ini membawa sekali perubahan pemikiran, emosi dan tingkah laku seperti anggapan tidak setaraf, membeli jenama pakaian yang mahal dan melihat pengorbanan pasangan sebagai tidak ada harga...

6. Kehadiran Orang Ketiga...

Perubahan hidup juga boleh bererti mengubah pasangan.. Justeru itu, wujudlah orang ketiga yang mengganggu ketenteraman hidup keluarga sedia ada...Jika si suami tidak pandai mengurus keadaan, konflik keluarga akan bertambah parah... Akibatnya anak2 akan menjadi mangsa....

7. Campurtangan Keluarga dan Orang Luar...

Seringkali juga berlaku campurtangan keluarga dan peranan orang luar akan menimbul kegelisahan dalam keluarga.. Ada ibubapa yang masih hendak mengambiltahu (secara keterlaluan) dan cuba mengatur hal ehwal rumahtangga anak mereka....

Sabda Rasulullah s.a.w.: "Dan terimalah pesanku untuk berbuat kebajikan kepada wanita-wanita, kerana mereka itu dijadikan dari tulang rusuk yang paling bengkok, iaitu yang paling atas.... Jika kamu hendak luruskan, nescaya kamu patahkan dia, jika kamu biarkan dia, tetaplah dia bengkok... kerana itu terimalah pesanku untuk berbuat baik kepada wanita." .. (Hadis muttafa'alaihi dari Imam Bukhari)...

KERANA UPAH 2 DINAR




                                        


BISMILLAHIR ROHMA NIR ROHIM.....
KERANA UPAH 2 DINAR  DIA BERPALING TADAH.....
TEWASNYA SYAITAN  KEPADA HAMBA ALLAH YANG IKHLAS...
Di dalam Mikhtashar Minhaj al Qosidhin disebut satu riwayat sebuah kisah, ada sebatang pokok yang sering disembah oleh penduduk kampung... Maka ada seorang lelaki mengatakan, ”Aku akan tebang pokok itu yang telah menyebabkan ramai manusia menjadi syirik”... Lelaki itu pun mengambil kapak dan pergi ke pokok tersebut untuk menebangnya…

Syaitan yang menyerupai manusia, menunggu di pokok itu dan berkata, ”Apa yang kau ingin lakukan ?" Lelaki itu menjawab, "Aku ingin tebang pokok ini... Ramai telah syirik kerana menyembah pokok ini"... Syaitan itu berkata, "Aku akan menghalang kamu... Kamu perlu mengalahkan aku untuk menebang pokok ini"... 



Lalu terjadilah pergelutan, dan lelaki itu berjaya mencekik syaitan yang menyerupai manusia itu... Syaitan berkata, "Aku mengaku kalah dan kau boleh tebang pokok ini… Tetapi dengar dulu cadangan aku... Kau tidak akan dapat apa-apa faedah pun jika kau tebang pokok ini... Orang kampung akan cari pokok lain untuk mereka sembah... Jika kau setuju untuk tidak tebang pokok ini, aku akan berikan dua dinar, di bawah bantal tidurmu, pada setiap pagi." ...Lelaki itu bersetuju dengan tawaran tersebut...

Pada keesokan harinya dia mendapati ada dua dinar dari bawah bantalnya... Kemudian pada esok harinya lagi dia tengok tidak ada dua dinar seperti yang dijanjikan... Lelaki itu merasa marah lalu mengambil kapak dan pergi untuk tebang pokok itu... Setiba di pokok itu, syaitan telah sedia menunggu. ”Apa yang kau ingin lakukan ?". Lelaki itu menjawab, "Aku nak tebang pokok ini.. Hari ini tidak ada 2 dinar seperti yang kau janjikan.. Kau telah tipu aku"... Syaitan itu berkata, "Aku akan menghalang kamu... Kamu perlu mengalahkan aku untuk tebang pokok ini"....

Lalu terjadilah pergelutan, dan kali ini lelaki itu kalah, syaitan telah berjaya mencekik lelaki itu.. Syaitan berkata, ”Tahukah kamu siapa aku?"... Syaitan memberitahu, dia sebenarnya adalah syaitan... Lelaki itu bertanya, " Mengapa hari itu, aku dapat kalahkan kau, tetapi kali ini aku tidak dapat kalahkan kau?".. 
Syaitan menjawab, "Kali pertama kau datang, niat kau IKHLAS semata-mata kerana Allah,sehingga aku tidak berdaya mengalahkan kau... 
''Tetapi kali ini kau datang kerana kau marah, tidak dapat dua dinar dan apabila kau tidak ikhlas kerana Allah, maka aku berjaya mengalahkan kau"....

HATI ANDA DIMANA ??

‎"Dari Abu Abdullah An-Nu'man bin Basyir r.a. katanya : saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda : ' Sesungguhnya yang halal itu terang ( jelas ) dan yang haram itu terang, dan di antara keduanya pula terdapat pekara-pekara yang syubahat ( tidak terang halal atau haramnya ) yang tiada diketahui oleh orang ramai. Orang yang memelihara dirinya dari pekara-pekara yang syubahat itu adalah seperti orang yang melindungi agama dan kehormatan dirinya. Orang yang tergelincir ke dalam pekara syubahat itu akan tergelincir masuk ke dalam pekara haram. Laksana seorang pengembala di pinggir sebuah tempat larangan, yang akhirnya lalai dan masuk ia ke dalam tempat larangan itu. Adapun bagi setiap raja sebuah tempat larangan, dan tempat larangan Allah itu adalah pekara-pekara yang diharamkanNya. dan ketahuilah pada setiap jasad itu seketul daging. Andainya ia baik, baiklah seluruh jasad itu dan sekiranya ia rosak maka rosaklah seluruh jasad itu. Itulah hati. ' 

Rasulullah bersabda :
“Sesungguhnya di dalam diri manusia ada segumpal darah (hati), apabila hati itu baik maka baik pula seluruh diri dan amal perbutan manusia dan apabila hati itu rusak maka rusaklah seluruh diri (amal perbuatan manusia tersebut). Ingatlah,ia adalah hati”.

(Shahih Bukhari dan Shahih Muslim dari Nu’man IbnBasyir ra).


Hati adalah ibarat cermin, setitik embun pun bisa membuatnya kusam, apalagi debu, kotoran dan air bernoda hitam. Hati yang kotor tidak mampu menangkap cahaya kebenaran. Namun cermin yang jernih, tak hanya berfungsi untuk mengenali diri sendiri, namun juga membimbing pada ruh-ruh kebaikan .


”Hati adalah sumber kedamaian. Hati adalah nikmat Ilahi yang harus dirawat tak ubahnya bayi dalam buaian.


Hati adalah karunia yang harus kita pupuk menjadi sejumput bibit kemenangan. Hati adalah anugerah. Gunjingan, hasad, dendam, kebencian dan permusuhan, seluruhnya adalah menjadikan kotoran.


Hati nan jernih adalah hati yang teduh dan pasrah, hati yang selalu basah oleh dzikir dan kalimat-kalimat pengagungan nan indah.


Hati adalah matahari kehidupan. Mungkin bukan sekedar lentera yang hanya menerangi ruang terbatas, bukan sekedar lilin yang menebar cahaya sementara, untuk kemudian cahaya itu padam tak berbekas.”


Hati ini tak ubahnya istana halimun; sebuah keindahan yang tak tampak, sebuah keagungan yang tak terlihat, namun bisa dirasakan.
Akan tetapi bila hati sudah ternoda dosa, gelembung pahitnya tercicipi setiap kalangan, ibarat santapan di sebuah pesta hidangan.



Hati adalah tempat persinggahan petunjuk Allah yang dipahami melalui ajaran Al-Qur’an.

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya” (QS 91 : 9-10)


“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata. Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur'an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorang pun pemberi petunjuk baginya”. (QS Az Zumar : 22-23)



Dengan hati yang bersih , niscaya Hidayah akan semakin bertambah ..

“Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): "Apakah yang dikatakannya tadi?" Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya”. (QS Muhammad : 16-17)



Dan Allah mencintai mereka yang bertakwa dan berhati bersih yaitu hati yang selamat (qalbun salim)... seperti di firmankan Allah dalam Al Qur'an surat Al-Fajr 27-30, yang artinya :

"Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridai-Nya. Maka masuklah ke dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku".

CINTA DAN KASIH SAYANG BOLEH MEMBAWA KE SYURGA ATAU KE NERAKA...



BISMILLAHIROHMANNIRROHIM.... 
PERASAAN KASIH DAN CINTA boleh membawa seseorang itu ke syurga atau ke neraka...bergantung siapa yang dicintai dan dikasihinya itu.. Dari Anas bin Malik r.a dia berkata:
 “Ada seorang lelaki bertanya kepada Nabi saw “ Bilakah hari kiamat akan berlaku wahai Rasulullah?” baginda menjawab, “Apa yang telah kau persiapkan untuknya?” Lelaki itu menjawab, “Aku tidak mempersiapkan banyak solat, puasa, ataupun sedekah. Namun aku mencintai Allah dan RasulNya.” Maka beliau bersabda: “Kamu akan bersama dengan orang yang kamu cintai.” ( Imam al-Bukhari dan Muslim)....

Hadis Nabi saw ini menjelaskan bahawa lelaki tersebut akan bersama Rasulullah saw di syurga lantaran kasih dan cintanya kepada Allah dan Rasul walaupun amal solehnya tidak seberapa....Hadis ini juga memberi isyarat kepada kita agar berhati-hati memilih orang untuk dicintai, dikasihi, dipuja dan dinyatakan taat setia kerana ia boleh membawa kepada kebinasaan di akhirat...

Dalam hadis yang lain riwayat Abdullah bin Mas’ud r.a bahawa dia berkata:
“Seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw lalu bertanya: “Ya Rasulullah, apa pendapat baginda tentang seseorang yang mencintai suatu kaum namun dia tidak mampu menyamai (amalan saleh) mereka?” Maka Rasulullah saw menjawab, “Seseorang itu akan bersama dengan orang yang dia cintai.” ( Imam al-Bukhari dan Muslim)....

Sebagai seorang MUKMIN yang yakin dengan hari akhirat dan yakin dengan sabda Rasulullah S.A.W., kita hendaklah meletakkan rasa cinta dan kasih kita BERTUNJANG KEPADA IMAN DAN ISLAM... Dengan kata lain kita menyintai seseorang kerana agama dan takwanya kepada Allah....

Cinta dan benci hendaklah kerana Allah S.W.T. Kita mencintai seseorang, kerana Allah juga mencintainya lantaran keimanan dan ketaatannya kepada Allah... Kita juga hendaklah membenci seseorang, kerana Allah juga membencinya disebabkan kedurhakaannya kepada Allah S.W.T...

Muhasabahlah diri kita masing-masing... SIAPA YANG KITA SAYANGI, KASIHI, TAATI DAN IDOLA KITA? Adakah mereka golongan yang beriman, mentauhidkan Allah dan mengabdikan diri kepada Allah, atau mereka golongan yang menyekutukan Allah dan mengingkariNya?...

Amat malang sekali sekiranya terdapat orang Islam, tetapi mengasihi dan memuja golongan yang memusuhi Allah, iaitu individu yang menyembah selain dari Allah.... Lebih malang lagi si muslim tersebut akan bersama-sama pujaannya (yang mati dalam syirik) di neraka kelak sebagaimana maksud hadis Nabi saw di atas.....

Kita sepatutnya menyatakan kecintaan kepada golongan yang dicintai dan diredai oleh Allah, iaitu Rasulullah S.A.W., para sahabat, para tabi’in, para ulama dan sesiapa sahaja yang beriman dan beramal soleh.... Mencintai golongan ini akan memberi kebaikan kepada kita iaitu dimasukkan ke dalam syurga disebabkan keimanan dan kesolehan mereka....
Sememangnya kita tidak akan mampu menandingi amalan-amalan mereka, namun disebabkan rasa cinta kepada mereka, Allah dengan kemurahanNya akan menempatkan kita bersama mereka. Subhanallah!

Semoga Allah mencampakkan benih kecintaan dalam hati-hati kita agar mencintai golongan yang dikasihi dan diredai oleh Allah SWT.~ AMIIN YA ALLAH YA HALIM.....

AGIHAN WANG ZAKAT DI ZAMAN KHALIFAH UMAR BIN ABDUL AZIZ



                                             
                                                                                Gambar Hiasan..


Yahya Ibn Said rah. meriwayatkan bahawa Khalifah Umar Ibn Abd.Aziz r.a telah melantiknya memungut zakat di Afrika... Apabila zakat telah dipungut, beliau mencari asnaf (orang yang berhajat kepada zakat), untuk diagihkan wang zakat, tetapi beliau gagal menemui satu orang pun asnaf zakat... Beliau seterusnya berkata bahawa dasar-dasar iqtisad Umar Ibn Abd Aziz r.a telah membuat semua orang cukup keperluannya, dan dengan itu beliau
tidak ada pilihan kecuali membeli beberapa orang hamba sahaya, dan memerdekakannya bagi pihak kaum muslimin amnya....
Seorang lagi meriwayatkan bahawa semasa pemerintahan Umar Abdul Aziz yang amat singkat, orang ramai terdorong mengeluarkan jumlah zakat yang banyak kepada Bendahari Negara untuk diagihkan kepada fakir miskin, tetapi zakat tersebut terpaksa dipulangkan semula kepada mereka, kerana tidak ada asnaf yang ditemui yang berhak menerima zakat tersebut... Beliau berkata bahawa setiap orang telah begitu makmur pada zaman Umar Abdul Aziz, sehingga tidak ada orang yang berada di dalam kesusahan, sehingga memerlukan kepada bantuan zakat....

Selain daripada kemakmuran rakyat, perubahan yang lebih penting yang dicapai oleh Umar Abdul Aziz, ialah perubahan di dalam kecenderungan dan sikap rakyat jelata... Orang-orang sezamannya meriwayatkan bahawa apabila beberapa orang kawan bertemu pada zaman Khalifah Al-Walid, mereka akan berbicara mengenai bangunan dan seni bina, kerana itulah keasyikan Al-Walid..... Khalifah Sulaiman pula berminat kepada perempuan cantik dan majlis makan yang besar-besaran, maka itulah yang menjadi keasyikan rakyat jelata pada zamannya.....

Sebaliknya
di dalam pemerintahan Khalifah Umar Ibn Abd.Aziz, perbualan rakyat jelata berkisar kepada soal solat, munajat, doa dan ibadat.... Hasilnya setiap kali orang-orang berkumpul, mereka akan seringkali bertanyakan persoalan solat-solat sunat yang dikerjakan, untuk menafaat rohaniah, juzuk-juzuk Al-Quran yang telah di baca atau yang telah di hafaz, puasa yang dikerjakan setiap bulan dan lain-lain amal taqwa....Ini disebabkan Khalifah Umar Ibn Abd. Aziz sendiri cenderung dan asyik kepada amalan taqwa....

Bagaimana pula wang zakat kita? Apa pula kecenderungan pemimpin negara kita?..... 
~jaksa kotaraja dari Ramlie Joned


Khamis, 1 Mac 2012

DILARANG MENCUKURI JANGGUT ....



Dalil atau hadis Nabi tentang simpan janggut
Semoga sama-samalah kita beramal dengannya walaupun tampak remeh tapi sangat bermakna . Walau apapun ianya tidak mendatangkan mudarat dan kerugian malah jika bertujuan ikhlas , membolehkan
pahala.

Hadis #1
Aisyah rah meriwayatkan bahawa Rasulullah saw bersabda, "Sepuluh perkara adalah fitrah yang mana mengerat misai dan menumbuhkan janggut itu disebutkan" (dari Abu Daud)

Hadis #2
Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, " Di antara fitrah Islam ialah mengerat misai dan memanjangkan janggut kerana sesungguhnya orang-orang Majusi memanjangkan misai mereka dan mengerat janggut, berbezalah kamu daripada mereka dengan mengerat misai kamu dan memanjangkan janggut-janggut kamu" (Ibnu Hibban)

Hadis #3
Di dalam sebuah hadis yang di petik dari "Musannaf Ibn Abi Sayiban" di beritakan seorang Majusi yang telah mencukur janggutnya dan mempunyai misai yang panjang datang kepada Rasulullah saw. Tatkala melihatkan ini
Rasulullah saw bersabda. " Di dalam agama kami, kami diperintahkan mengerat misai dan memanjangkan janggut"

Hadis #4
Ibn Asaakir dan yang lain-lainnya telah memberitakan bahawa Hasan ra meriwayatkan bahawa Rasulullah saw bersabda, " terdapat sepuluh kebiasaan yang ada di kalangan umat nabi Luth yang menyebabkan punca kebinasaan keatas mereka. Di antara kebiasaan itu di senaraikan juga mengenai
pencukuran janggut dan memanjangkan misai"

Hadis #5
Zaid Ibni Habib ra meriwayatkan bahawa Rasulullah saw tidak tertahan lagi
melihat dua orang utusan yang datang daripada istana Maharaja Kisra kerana mereka telah mencukuri janggut-janggut mereka. Baginda memberitahu kepada mereka; "Binasalah ! Siapakah yang menyuruh kamu supaya menjadikan wajahmu seperti ini?" mereka menjawab, " Tuan kami, Maharaja Kisra memerintahkan kami"
Rasulullah saw bersabda, " Tetapi daku telah diperintahkan oleh Tuhanku Allah supaya memanjangkan janggut dan mengerat misai."

Hadis #6
Zaid bin Arqam ra meriwayatkan bahawa rasulullah saw bersabda, " Barangsiapa tidak mengerat misainya bukanlah daripada kami," ( dari Termizi)

Dan banyak lagi dalil tentang pentingnya menyimpan janggut…. sekarang mari kita lihat apa kata ulamak-ulamak muktabar…

Imam Ahmad bin Hambal rah di dalam kitabnya "Kitabuz Zuhud" meriwayatkan
daripada Aqil ibni Mudrik bahawa Allah telah mewahyukan kepada salah seorang daripada Nabinya daripada kalangan ambya bani israel; bahawa beliau hendaklah memberitahu kaumnya jangan memakan makanan
musuh-musuhku, dan mereka jangan menyerupai wajah-wajah mereka seumpama
musuh-musuhku; jikalau mereka lakukan ini mereka juga akan menjadi musuh-musuhku"

Di dalam kitab Mali Hal, Imam Abu Daud menyatakan,"Inilah sebabnya mencukur janggut adalah haram menurut semua Imam; Imam Abu Hanifah, Imam Syafie, Imam Malik, Imam Ahmad dan yang lain-lainnya"

Di dalam kitab Durri Mansur, " Tidak ada sesiapa pun yang pernah membenarkannya, beliau telah bersetuju bahawa terdapat kata sepakat di dalam pelarangan mencukur janggut"

Daripada Kitab pendapat Imam Syafie " Al Ibaabi", Imam Ibn ArRifah berkata bahawa Imam Syafie rah di dalam kitabnya "Kitabul Um" telah menyatakan dalam pembahagiannya bahawa mencukuri janggut adalah haram.

Daripada mazhab Maliki dalam kitab "Kitabul Ib ‘Daa", " Tanpa ragu-ragu
lagi keempat-empat Mazhab bersetuju bahawa janggut hendaklah dipanjangkan, dan bahawasanya pencukuran terhadapnya adalah haram"

Di dalam kitab Mazhab Hambali " Sharhul Muntahaa" dan " Sharhul Manzumatul Aadab" dinyatakan bahawa " Pendapat yang paling diterima bahawa ianya adalah haram untuk mencukur janggut"

Syaikul Islam Ibn Taimiyah telah menyatakan bahawa mencukur janggut adalah haram. (kitab Al Qasim)

Imam Qurtubi menyatakan, " pencukuran janggut, mencabut keluar semua rambut janggut itu dan mengerat pendek semuanya tidak dibenarkan"

Imam Muhammad Ibn Hazam telah memetik pendapat ijmak para ulamak bahawa
mengerat misai dan memanjangkan janggut adalah fardhu

Selanjutnya Ibn Taimiyah menyenaraikan kesemua hadis-hadis yang memerintahkan kita menentangi yahudi dan nasrani dari segi bentuk luar, kemudian mengulasinya " Syariat mengkhendaki kita menentangi mereka , dan meniru secara luaran akan menimbulkan cinta dan persahabatan terhadap mereka, sepertimana cinta kerohanian memberi kesan kepada kecenderungan dan kelakuan zahir. Ini adalah perkara-prakara yang telah disaksikan dan dialami"

Ibn Umar ra meriwayatkan bahawa, " Dia yang menyerupai orang-orang kafir
dan mati di dalam keadaan itu, dia akan dibangunkan bersama-sama mereka
di hari Qiamah"

Di dalam kitab "Tamheed" yang merupakan ulasan bagi "Muwataa" di sebut, "
Bahawa mencukuri janggut adalah haram, hanya orang yang melakukan ini adalah pondan"

Saidina Umar ra dan Ibn Abi Lailah ra, yang menjadi Qadhi Madinah telah
menolak persaksian orang yang mencabut kesemua rambut janggutnya.

Insyallah semoga dalil-dalil ini cukup untuk kita ambil iktibar. Walaupun perkara membela janggut nampaknya "kecil"atau "mudah" tetapi ia
membawa begitu besar pengertian.

~Wallahu'allam

Gadis Cina 17 Tahun Memeluk Islam...



Loo Jo Yee adalah seorang gadis berusia 18 tahun dari etnik Cina di Malaysia. Keluarga Jo Yee merupakan pengikut agama kristian yang kuat. Dan beliau bakal menjadi seorang paderi di sebuah gereja. Disebabkan itu, keluarga beliau sangat bantah hingga menganggap masuk Islam adalah sangat menghinakan bagi keluarganya.

Loo Jo Yee sebenarnya telah memeluk Islam ketika masih berusia 17 tahun. Disebabkan di Malaysia mempunyai undang-undang untuk memeluk agama Islam bermula umur 18 tahun sahaja, beliau terpaksa menangguhkan dulu permohonan tersebut sehingga umurnya mencecah usia 18 tahun sekarang.

Beliau tiada nama Islam kerana sekarang ini, seseorang muallaf sudah tidak perlu menukar nama kepada nama Islam, dan hanya perlu ber'binti'kan kepada Abdullah serta tak perlu tukar bangsa. Maka namanya kekal Loo Jo Yee binti Abdullah.

Loo Jo Yee mendapat hidayah melalui dua peristiwa yang menarik.

1. Jo Yee mempunyai ramai rakan-rakan yang beragama Islam. Mereka telah berdebat tentang agama masing-masing. Ketika itu, beliau bermatlamat untuk membawa rakan-rakan Islam memeluk agama Kristian. Namun, untuk berdebat dengan rakan-rakan, beliau telah mengkaji Al-Quran, membaca kisah Nabi Muhammad s.a.w dan mengkaji kemunculan Islam untuk mencari kelemahan Islam.

Semakin beliau mengkaji, semakin lama beliau mula tertarik dengan ajaran Islam. Beliau sendiri mengaku bahawa di dalam Bible banyak perkara yang telah diolah hingga menyimpang dari perkara sebenar. Oleh itu, Jo Yee mengkaji Islam dengan lebih mendalam untuk mencari perkara yang sebenar. Dengan itu, beliau telah mendapat ketenangan jiwa ketika membaca Al-Quran. Itu adalah hidayah pertama Loo Jo Yee.

2. Jo Yee pernah disyaki menghidap penyakit thyroid di bahagian leher. Doktor mengesahkan 90% besar kemungkinan adalah penyakit tersebut. Beliau merasakan ini adalah penamat bagi kehidupan beliau walaupun masih muda. Rakan-rakan Islam Jo Yee banyak memberi galakkan kepada beliau untuk cuba memohon doa kepada Allah Taala. Beliau cuba dengan menadah tangan, menangis dan hanya berserah kepada Allah.

Keesokan harinya, ketika beliau menjalani medical check-up, doktor mengesahkan penyakit itu bukan kanser. Disebabkan itu, beliau yakin dengan kuasa Allah taala dan beliau terus mengucap 2 kalimah syahadah serta-merta. Subhanallah.. Allahuakhbar!

*********************************

Selepas bergelar muallaf, banyak dugaan yang Jo Yee terpaksa terima. Beliau dipulau rakan-rakan dan keluarga tercinta. Tapi, beliau sangat bersyukur kerana mendapat keluarga angkat di Ipoh yang mengambil berat terhadap beliau. Beliau juga merasa terharu kerana telah dipilih Allah untuk mendapat hidayah ketika berumur 17 tahun, sedangkan remaja yang seusia beliau sibuk bersuka-ria hingga jauh tersasar. Jo Yee berharap selepas ini dia berpeluang untuk berdakwah kepada remaja-rakan yang seusia dengan cara tersendiri.

IBLIS INGIN BERTAUBAT....



Dalam sebuah kitab diterangkan bahawa sesungguhnya Iblis telah datang berjumpa dengan Nabi Musa a.s. dengan berkata: "Wahai Musa, engkau adalah seorang yang telah diutus oleh Allah s.w.t. dan Dia telah berkata-kata denganmu secara langsung." Kemudian Nabi Musa a.s. berkata: "Memang benar apa yang kamu kata, kamu ini siapa dan apa yang kamu mahu dariku?"...

Lalu berkata Iblis: "Aku adalah Iblis! Wahai Musa, aku mahu kamu tolong katakan kepada Tuhanmu, bahawa seorang makhluk-Nya ingin minta taubat kepadaNya." Lalu Nabi Musa a.s. berdoa kepada Allah s.w.t. dan menyampaikan apa yang diucap oleh Iblis, kemudian Allah s.w.t. pun menurunkan wahyu yang bermaksud: "Wahai Musa, katakan padanya bahawa sesungguhnya Aku berkenan menerima permohonannya itu, dengan syarat mestilah terlebih dahulu dia (Iblis) sujud di kubur Adam, kalau dia mahu sujud, maka aku sedia mengampuni segala dosanya."

Setelah Nabi Musa a.s. menerima wahyu dari Allah s.w.t. maka Nabi Musa a.s. pun terus memberitahu Iblis tentang apa yang telah Allah perintahkan...

Sebaik sahaja selesai Nabi Musa a.s. memberitahu perintah Allah s.w.t., maka dengan sombong dan bongkak Iblis berkata: "Wahai Musa, aku tidak sujud pada Adam ketika ia hidup di syurga, bagaimana aku hendak sujud padanya sesudah dia mati..!!" Begitulah sifat sombong Iblis yang tetap dengan kedegilannya, walaupun dia tahu bahawa api neraka itu akan memakannya tapi dia tetap tidak mahu beriman pada Allah s.w.t...

Dalam sebuah hadis menerangkan bahawa sesungguhnya Allah s.w.t. mengeluarkan Iblis dari neraka, setiap 1,000 tahun sekali, dan mengeluarkan Adam a.s. dari syurga, serta memerintahkan Iblis supaya sujud kepada Adam a.s. Disebabkan sikap angkuhnya dia tetap enggan sujud, maka dikembalikan Iblis ke dalam neraka.....

SIAPAKAH & APAKAH ITU QARIN........ ?

Tahukah apakah itu Qarin yang sentiasa ada bersama kita ?

Qarin adalah jin yang dicipta oleh Allah sebagai pendamping manusia. Boleh dikatakan ia sebagai "kembar" manusia. Setiap manusia yang dilahirkan ke dunia ini pasti ada qarinnya sendiri. Rasulullah s.a.w. sendiri tidak terkecuali. Cuma bezanya, qarin Rasulullah adalah muslim. Manakala yang lainnya adalah kafir.

Pada umumnya qarin yang kafir ini kerjanya mendorong dampingannya membuat kejahatan. Dia membisikkan was-was, melalaikan solat, berat nak baca al-Quran dan sebagainya. Malah ia bekerja sekuat tenaga untuk menghalang dampingannya membuat ibadah dan kebaikan.

Untuk mengimbangi usaha qarin ini Allah utuskan malaikat. Ia akan membisikkan hal-hal kebenaran dan mengajak membuat kebaikan. Maka terpulanglah kepada setiap manusia membuat pilihan mengikut pengaruh mana yang lebih kuat. Walau bagaimanapun orang-orang Islam mampu menguasai dan menjadikan pengaruh qarinnya lemah tidak berdaya.

Caranya dengan membaca "Bismillah" sebelum melakukan sebarang pekerjaan, banyak berzikir, membaca al-Quran dan taat melaksanakan perintah Allah.
Sabda Rasulullah s.a.w. daripada Abdullah Mas'ud r.a. maksudnya: "Setiap kamu ada Qarin daripada bangsa jin, dan juga Qarin daripada bangsa malaikat. Mereka bertanya: "Engkau juga ya Rasulullah." Sabdanya: "Ya aku juga ada, tetapi Allah telah membantu aku sehingga Qarin itu dapat kuislamkan dan hanya menyuruh aku dalam hal kebajikan sahaja."
(Riwayat Ahmad dan Muslim)

Aisyah r.ha. menceritakan bahawa pada suatu malam Rasulullah s.a.w. keluar dari rumahnya (Aisyah), Aisyah berkata: "Aku merasa cemburu." tiba-tiba Baginda berpatah balik dan bertanya: "Wahai Aisyah apa sudah jadi, apakah engkau cemburu?" Aku berkata: "Bagaimana aku tidak cemburu orang yang seumpama engkau ya Rasulullah." Sabda Baginda: "Apakah engkau telah dikuasai oleh syaitan?" Aku bertanya: "Apakah aku ada syaitan?" Sabda Baginda: "Setiap insan ada syaitan, iaitu Qarin." Aku bertanya lagi: "Adakah engkau pun ada syaitan ya Rasulullah?" Jawab Baginda: "Ya, tetapi Allah membantuku sehingga Qarinku telah masuk Islam."
(Riwayat Muslim)

Di dalam hadis lain daripada Ibnu Umar r.a., sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud: "Aku dilebihkan daripada Nabi Adam a.s. dengan dua perkara, iaitu pertama syaitanku kafir lalu Allah menolong aku sehingga dia Islam. Kedua, para isteriku membantu akan daku tetapi syaitan Nabi Adam tetap kafir dan isterinya membantu ia membuat kesalahan."
(Riwayat Baihaqi)

Ibn Muflih al-Muqaddasi menceritakan: Suatu ketika syaitan yang mendampingi oran beriman, bertemankan syaitan yang mendampingi orang kafir. Syaitan yang mengikuti orang beriman itu kurus, sedangkan yang megikuti orang kafir itu gemuk. Maka ditanya mengapa engkau kurus, "Bagaimana aku tidak kurus, apabila tuanku masuk ke rumah dia berzikir, makan dia ingat Allah, apabila minum pun begitu." Sebaliknya syaitan yang mengikuti orang kafir itu pula berkata: "Aku sentiasa makan bersama dengannya dan begitu juga minum."

Qarin akan berpisah dengan "kembar"nya hanya apabila manusia meninggal dunia. Roh manusia akan ditempatkan di alam barzakh, sedangkan qarin terus hidup kerana lazimnya umur jin adalah panjang. Walau bagaimanapun, apabila tiba hari akhirat nanti maka kedua-duanya akan dihadapkan ke hadapan Allah untuk diadili. Tetapi qarin akan berlepas tangan dan tidak bertanggungjawab atas kesesatan atau kederhakaan manusia.

 Lagi informasi ringkas mengenai Qarin.

Qarin adalah sejenis jin yang lahir bersama setiap manusia. Ianya boleh dikatakan sebagai pendamping manusia yang ditugaskan untuk menggoda manusia melakukan perbuatan jahat. Setiap manusia mempunyai Qarin termasuk Rasulullah SAW. Bezanya adalah Qarin Rasulullah SAW adalah Islam dan selain daripadanya adalah kafir.

Tugas utama Qarin adalah membisik kepada manusia untuk melakukan perbuatan yang jahat seperti malas solat, mencuri, berbohong dan sebagainya. Sifat manusia yang sentiasa lemah dan kurang keimanan akan mudah terjerumus kearah bisikan Qarin ini.

Firman Allah yang bermaksud :
"Dan sesiapa yang tidak mengindahkan pengajaran (Al-Quran yang diturunkan oleh Allah) Yang maha Pemurah, Kami akan adakan baginya Syaitan (yang menghasut dan menyesatkannya), lalu menjadilah Syaitan itu temannya yang tidak renggang daripadanya." - 43:36

Untuk mengimbangi perbuatan Qarin ini, Allah telah mengutuskan malaikat untuk memberikan ilham yang baik kepada manusia. Jadi terpulanglah kepada kekuatan iman manusia itu sendiri untuk melawan hasutan Qarin dan juga nafsunya dengan bantuan ilham daripada malaikat. Manusia boleh melawan pengaruh Qarin ini dengan memperbanyakkan zikir dan sentiasa membaca "Bismillah" sebelum memulakan sesuatu kerja dan mengakhirinya dengan "Alhamdulillah".

*Ingatlah ini dan berfikir tentang Apa yang akan kita lakukan.
#Cuba Bayangkan sejenak tentang Kembar kita ini, terutamanya apabila kita terasa ingin melakukan perbuatan Dosa dan Kejahatan.
Sudah Pasti dia Gembira jika kita Tewas dengan Kejahatan dan Sedih jika kita berjaya Menangkis.



JANGAN SEKALI KALI TEWAS DENGAN NYA DAN KEMBALI SETERUSNYA MENUJU DI DALAM JALAN ISLAM YANG SEBENAR !
والله اعلم



HUDUD DARI SEGI SAINS

                                               GAMBAR HIASAN


Hukum Rejam dan Hukum Sebat 100 kali.

Ada hikmahnya daripada sudut kitab Al-Quran dan juga ilmu sains….

Kenapakah terdapat perbezaan di dalam hukuman di atas, padahal kedua-duanya berzina iaitu pihak lelaki mahupun wanita?

Tokoh Islam menggariskan bahawa menghukum mereka yang belum berkahwin jika disabitkan kesalahan dengan 100 rotan adalah wajar sebagai pengajaran bagi mereka yang melakukanya ataupun remaja yang berkeinginan mencubanya.

Hukuman sebat diberikan kerana mereka belum pernah merasa nikmat perkahwinan.

Keinginan mereka adalah disebabkan dorongan nafsu yang kadangkala dapat mengatasi fikiran manusia sehingga menjerumuskanya melakukan kesalahan zina.

Buat penzina yang belum berkahwin, mereka mempunyai antibody T4 Limfosit yang kuat dan masih bertenaga

Jika sekiranya seseorang penzina itu dihinggapi HIV selepas penzinaanya, T4 Limfositnya akan diserang oleh HIV Aids yang akan menyebabkan sel-sel T4 Limfositnya musnah sehingga menyebabkan mati dan akhirnya sel sum-sum tulangnya mengalami kelumpuhan dan fibrosis dan tidak lagi dapat lagi menghasilkan sel-sel T4 yang baru.

Badan akan lemah dan Sindrom Kurang Daya Tahan Penyakit akan menyerang

Pesakit jenis ini juga mempunyai kemungkinan untuk disembuhkan.

Tetapi dengan syarat ia mesti didera dan badannya mesti mengalami kesakitan yang banyak bagi meransang penghasilan sel-sel T4 yang baru serta mengelakkan sum-sum tulang daripada fibrosis.

Cara terbaik adalah dengan menyebat di antara bawah tengkuk dan di atas pinggang di bahagian belakang dengan sebatan yang akan merangsang penghasilan semula antibodi T4 yang baru dan pesakit tersebut boleh sembuh daripada AIDS selepas antibodi sel-sel T4 Limfositnya itu boleh menguasai HIV AIDS

Rejam sampai mati pula adalah hukuman yang dijatuhkan ke atas penzina yang sudah berkahwin kerana penzina jenis ini sudah merasai nikmat perkahwinan dan tidak ada alasan yang boleh diterima sebagai kemaafan kerana dikhuatiri tabiat mereka itu akan merosakkan banyak manusia.

Rejam sampai mati adalah ubat yang paling mujarab bagi manusia jenis ini.

Apabila mereka dihinggapi virus AIDS, sel-sel T4 mereka telah lemah berbanding dengan sel-sel T4 kepunyaan mereka yang belum berkahwin.

Kelemahan ini berpunca daripada sum-sum tulang yang mengalami sedikit hakisan dan kurang menghasilkan antibodi kerana lebih banyak ditumpukan kearah menghasilakan benih-benih bagi tujuan menghasilkan sperma-sperma baru.

Penzina jenis ini tidak akan dapat diselamatkan daripada virus HIV AIDS dan rejam sehingga mati adalah merupakan penyelesaian terbaik bagi mengelakkan jangkitan dan penyebaran penyakit di samping memberikan pengajaran yang menyebabkan orang lain takut untuk melakukan kesalahan yang sama.

WALLAHU A'LAM

TERIMA KASIH WAHAI YANG BERNAMA ISTERI... TERIMA KASIH WAHAI YANG BERNAMA ISTERI... TERIMA KASIH WAHAI YANG BERNAMA ISTERI...


Isteri - Bermulanya dari ikatan sah yang menghancur-lumat keinginan syaitan iblis, yang ingin membawa engkau dan dia ke kancah penzinaan yang dimurkai Allah.

Isteri - Dialah yang membantu dalam urusan rumahtangga... mengemas rumah, membasuh pakaian... dia tempat engkau meluahkan perasaan ... Bila engkau marah - dia mendiamkan diri, menelan bulat apa yang ditegur... Dan apabila suasana kembali aman, dia tetap tersenyum dan berkata dengan baik denganmu..

Isteri - Dia mengingatkan pabila engkau terlupa... Sesekali engkau bosan mendengar bebelannya, tetapi itu untuk kebaikanmu jua....

Isteri - Dia wasilah yang menyambung zuriatmu... Membawa dalam rahimnya anak dengan penuh sabar dan tabah, walaupun payah. Bertarung dengan nyawa untuk melahirkan penyejuk mata, lalu engkau menyambutnya sebagai seorang ayah..

Isteri - Dia tetap meneruskan tugasnya setiap hari.. Air tangannya yang ikhlas, memasak makanan dan minuman, untuk mu, wahai suami...juga anak-anakmu.....

Isteri - Bukankah dia yang selalu risau tentang dirimu? Pasti ditanya khabar di mana engkau berada... Lalu apabila khabarnya dibalas dengan jawapan yang menyenangkan hati... Dia tersenyum lega....

Isteri - Sabarlah menerima teman yang menjadi suamimu, yang tidak lepas dari kesilapan... Yang berusaha menjadi suami yang baik untukmu.

Terima kasih wahai yang bernama isteri..