Jumaat, 5 Julai 2013

PADA HARI KIAMAT DENGAN WAJAH YANG BERSERI DAN BERCAHAYA


“Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Kerana itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu... Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya.”... (Surah Ali Imron : 106-107)...

Wudhu adalah syariat Allah yang sering kita lakukan... walaupun tata caranya sangat ringkas, tetapi di dalamnya terdapat faedah yang besar... Kelak di hari kiamat Rasulullah S.A.W. akan mengenali umatnya dari BEKAS WUDHU' yang terpancar dari wajah dan telapak tangannya, pada hari itu pula orang-orang kafir tertunduk sesal dengan wajah yang hitam legam.... Allah SWT berfirman di dalam Al Qur’an: “Pada hari (kiamat) yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram... Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Kerana itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu... Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (syurga); mereka kekal di dalamnya.”... (Surah Ali Imron : 106-107)...

Rasulullah SAW mengenali umatnya yang putih berseri kerana mereka SELALU MENJAGA WUDHU'... Di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori: “Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti, dalam keadaan dahi dan kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu.” (HR Bukhori).... “Tahukah kamu, bila seseorang memiliki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya di antara kuda-kuda yang berwarna hitam, yang tidak ada warna selainnya, bukankah Ia akan mengenali kudanya? Para sahabat menjawab, Tentu Ya Rasulullah, Rasulullah kemudian bersabda, UMATKU NANTI akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi, kedua tangan dan kaki karena bekas wudhu mereka.”... (HR Muslim)... Berwudhu, selain membersih anggota tubuh kita dari hadath kecil, juga melarutkan dosa-dosa kecil yang telah kita lakukan... Rasulullah SAW bersabda:

“Seseorang berwudhu, pada urutan pertama BERKUMUR dan menghirup air, kemudian mengeluarkannya dari hidungnya melainkan keluar semua dosa-dosa dari mulut dan hidung... Kemudian jika ia MEMBASUH MUKA menurut apa yang diperintahkan Allah, jatuhlah dosa-dosa mukanya dari ujung janggutnya bersama titisan air.. Kemudian bila MEMBASUH KEDUA TANGAN SAMPAI KE SIKU, jatuhlah dosa-dosa dari ujung jari-jarinya bersama tetesan air... Kemudian MENGUSAP KEPALA, maka jatuh semua dosa dari ujung rambut bersama titisan air, kemudian MEMBASUH KEDUA KAKI sampai ke mata kaki, maka jatuhlah semua dosa kakinya dari ujung jari bersama titisan air.. Maka bila ia solat, sambil memuja dan memuji Allah menurut lazimnya, dan membersihkan hati dari segala sesuatu selain Allah, maka keluar darinya, semua dosanya bagaikan lahir dari perut ibunya”... (HR Muslim)....

Sebagai umat Rasulullah SAW, marilah kita berwudhu', dan membiasakan wudhu, tidak hanya ketika hendak solat saja, tetapi juga ketika hendak menuju masjid, ketika menyentuh mushaf Al Qur’an, ataupun ketika hendak masuk tidur... Para alim ulama selalu menjaga wudhu apabila batal, untuk menjaga kesucian dan kebersihannya, dan juga zikirnya kepada Allah SWT..

~wallahullam 
~jaksa kotaraja..

Tiada ulasan:

Catat Ulasan